Daftar Beasiswa S2 Dalam Negeri Terkini dan Universitas Prestisius

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa s2 dalam negeri | wisuda.ugm.ac.id

Ingin sekolah pascasarjana gratis? cobain berbagai program beasiswa S2 dalam negeri ini!

Setelah lulus S1, kita akan dihadapkan dengan berbagai pilihan langkah yang akan diambil. Pertama dan yang paling umum untuk dilakukan, tentu saja bekerja. Setelah lulus kuliah, banyak dari kita yang langsung bergelut dalam angkatan kerja.

Pilihan lain yang juga banyak diambil adalah mengambil studi lagi. Banyak juga lulusan S1 yang lantas berbondong mencari beasiswa S2 dalam negeri maupun luar negeri. Pilihan ini masuk akal mengingat pasar tenaga kerja kini semakin kompetitif dan memiliki pendidikan S2 tentu membantu di pekerjaan tertentu.

Daftar beasiswa S2 dalam negeri yang bisa dicoba

Sebenarnya ada banyak beasiswa S2 dalam negeri yang ditawarkan, baik oleh pemerintah maupun swasta. Namun informasinya sering kali kurang beredar luas sehingga para pencari beasiswa pun kebingungan. Berikut beberapa beasiswa S2 dalam negeri yang ditawarkan

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa s2 LPDP | aktaindonesia.com

1. Beasiswa S2 LPDP

Siapa sih yang belum pernah mendengar tentang beasiswa S2 LPDP? Beasiswa yang satu ini memang salah satu yang paling besar dan terkenal karena dikelola oleh pemerintah sendiri sehingga penerima beasiswa bisa merasa lebih tenang.

Meski terkenal dengan beasiswa luar negerinya, sebenarnya LPDP juga menyediakan beasiswa S2 dalam negeri. Jumlah kuota penerima beasiswanya pun lebih besar dari beasiswa dengan tujuan luar negeri. Tapi pesaing untuk LPDP tentu saja sangat banyak. Persyaratan dan tesnya pun juga panjang.

Untuk mendapatkan beasiswa S2 LPDP, pendaftar harus melewati setidaknya 3 tahapan seleksi dengan jenis tes yang beragam. Mulai dari tes administratif hingga tes Leaderless Group Discussion serta tes wawancara dengan psikolog.

Tentu saja besaran beasiswa yang ditawarkan pun nggak main-main. LPDP memberikan beasiswa full yang meng-cover biaya kuliah, biaya hidup hingga biaya ekstra seperti buku dan perjalanan.

Beasiswa S2 LPDP ini berlaku di seluruh perguruan tinggi negeri yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) dan perguruan tinggi kedinasan dalam negeri. Jadi, pilihannya sangat banyak dan kita bisa mencari universitas yang sesuai dengan minat kita.

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa Bidikmisi | blog.danadidik.id

2. Beasiswa Bidik Misi

Beasiswa Bidik Misi ditawarkan bagi lulusan S1 yang berasal dari keluarga kurang mampu namun berprestasi dan ingin melanjutkan studi ke jenjang S2. Sama seperti beasiswa S2 LPDP, Bidik Misi pun diberikan oleh pemerintah Indonesia. Bedanya, Bidik Misi dikhususkan bagi mahasiswa yang kurang mampu.

Beasiswa S2 dalam negeri Bidik Misi ini merupakan program Kemristekdikti dan berlaku bagi mereka yang saat S1 sudah menerima Bidik Misi (Beasiswa Alumi Bidik Misi) dan bagi mereka yang belum pernah menerima Bidik Misi (Beasiswa Prasejahtera Berprestasi). Kedua program ini berada dalam cakupan Beasiswa Afirmasi LPDP.

Sama juga seperti LPDP, Beasiswa S2 Bidik Misi merupakan beasiswa full di mana penerimanya akan ditanggung biaya sepenuhnya mulai dari biaya kuliah hingga biaya pendukung seperti biaya hidup, tunjangan kedatangan, dana darurat dan sebagainya.

Namun program beasiswa ini mengharuskan pendaftarnya untuk memiliki IPK di atas 3.5 dan menempuh masa studi S2 paling lama 24 bulan atau dua tahun. Baik di dalam maupun di luar negeri. Pelamar juga dapat memilih tiga perguruan tinggi tujuan baik di dalam maupun di luar negeri namun untuk program studi yang linear.

Persyaratan untuk beasiswa Bidik Misi ini juga mirip dengan LPDP. Pilihan perguruan tinggi tujuannya pun sama. Kalau ingin mendaftar beasiswa Bidik Misi, jangan lupa siapkan surat keterangan sehat dan bebas narkoba serta TBC dari jauh-jauh hari ya.

Baca Juga: Mirisnya Pendidikan di Indonesia! Penerima Beasiswa Bidikmisi Ini Ternyata Berasal dari Keluarga Mampu!

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa UGM | www.cnnindonesia.com

3. Beasiswa S2 UGM

Tahukah kamu kalau tiap universitas biasanya memiliki program beasiswa pascasarjana sendiri? Universitas Gadjah Mada atau biasa disebut UGM pun memiliki beasiswa S2 UGM yang dikhususkan bagi para pelamar di universitasnya.

Program beasiswa S2 UGM ini dinamai Beasiswa Pendidikan Sekolah Pascasarjana UGM dan diberikan tiap tahunnya bagi lulusan S1 dalam negeri. Pelamar beasiswa ini tak harus menempuh jenjang S1 di UGM, selama pelamar lulus dalam 3 tahun terakhir dan berasal dari PTN yang terakreditasi A, mereka dapat mendaftar beasiswa satu ini.

Namun ada beberapa hal yang perlu dicermati, beasiswa pascasarjana UGM ini hanya menanggung potongan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama empat semester atau dua tahun. Besar potongan pun beragam, dari 50 persen, 75 persen hingga 100 persen bergantung pada hasil tes.

Selain itu, pelamar juga harus bersedia membantu tugas-tugas akademik yang diberikan oleh Sekolah Pascasarjana UGM selama menjadi penerima beasiswa. Atau dengan kata lain, mereka harus mau terlibat dalam penelitian kampus yang diminta oleh UGM.

Limitasi lain yang diberikan oleh beasiswa S2 UGM ini terletak pada pilihan jurusannya. Tidak semua fakultas dan jurusan di UGM bisa dimasuki oleh pelamar, beasiswa ini hanya dialokasikan untuk pelamar dengan program studi/minat studi sebagai berikut (diambil dari persyaratan periode 2019-2020):

  1. Agama dan Lintas Budaya

Minat Ekonomi Islam

  1. Bioteknologi

Minat Rekayasa Biomedis

  1. Ilmu Lingkungan

Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana

Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan

  1. Kajian Budaya dan Media

Minat Manajemen Informasi dan Perpustakaan

  1. Kajian Pariwisata
  2. Kependudukan
  3. Ketahanan Nasional

Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik

  1. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
  2. Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan
  3. Magister Manajemen Bencana
  4. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi
  5. Bioetika
  6. Magister Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan

Jika program studi favoritmu ada di atas, coba saja peruntungan dengan mendaftar beasiswa S2 UGM ini.

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa UI | kampusaja.com

4. Beasiswa S2 UI

Informasi mengenai Beasiswa S2 UI memang belum banyak. Namun salah satu yang cukup terkenal adalah program Beasiswa Dana Abadi yang disediakan bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan biaya. Beasiswa ini diambil dari pengelolaan dana abadi Universitas Indonesia dan sumbangan para alumni UI.

Beasiswa ini tidak seperti beasiswa lainnya di atas, hanya bersifat sebagai dana bantuan dari UI untuk mahasiswa penerimanya. Besarannya pun beragam tiap tahun, mulai dari Rp 7.500.000 hingga Rp 12.000.000. Dana ini bisa diberikan pada mahasiswa S2 maupun S1.

Beasiswa S2 UI selain yang berasal dari kampus juga berasal dari sponsor. Ada beberapa sponsor beasiswa yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa UI untuk meringankan biaya studi. Pertama dari Tanoto Foundation, Panasonic atau PT Hino. Informasi ini bisa didapat di beasiswa.ui.ac.id

Baca Juga: 5 Tips Sederhana untuk Mendapatkan Beasiswa di Universitas!

Beasiswa s2 dalam negeri
Beasiswa ITB | style.tribunnews.com

5. Beasiswa S2 ITB

Ingin kuliah magister di Institut Teknologi Bandung? Tenang, ada beragam beasiswa S2 ITB yang bisa dicoba kok. Salah satu yang paling terkenal untuk program S2 ITB adalah Beasiswa Voucher.

Beasiswa Voucher ini bisa diajukan oleh mahasiswa yang akan menjalani masa studi maupun yang sedang menjalani masa studi. Beasiswa ini hanya menanggung Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP), dengan ketentuan besaran seberti BPP mahasiswa SBM terlepas dari penerima merupakan mahasiswa SBM mau pun non SBM.

Beasiswa juga hanya diberikan selama maksimal empat semester bagi mahasiswa regular dan dua semester bagi mahasiswa fast track.

Meski terbatas, namun program studi yang diberikan cukup bervariasi. Tiap fakultas memiliki kuota beasiswa Voucher bagi mahasiswanya. Jadi jika kamu sudah diterima di sekolah pascasarjana ITB, coba deh ikut mendaftar beasiswa voucher.

Artikel Lainnya

Sebenarnya ada banyak sekali beasiswa S2 dalam negeri yang tersedia dari berbagai instansi atau sponsor. Tinggal kembali kepada kita apakah mau mencari informasi yang mayoritas sudah tersedia di internet atau tidak.

Selain itu, perjuangan untuk mendapatkan beasiswa S2 dalam negeri maupun luar negeri juga tak mudah, dibutuhkan persistensi dan upaya yang besar untuk melengkapi persyaratan dan melewati berbagai proses seleksi. Tapi, apa salahnya berjuang bagi masa depan yang lebih terjamin?

Jadi, sudah siap melamar beasiswa S2 dalam negeri?

Tags :