Dear Ladies, Ini Cara Menghitung Masa Subur dengan Kalender yang Akurat

cara menghitung masa subur dengan kalender
Cara Hitung Masa Subur | keepo.me

cara menghitung masa subur wanita untuk rencanakan kehamilan

Bagi yang sudah mulai membina rumah tangga dan sedang mempertimbangkan untuk memiliki anak, cara menghitung masa subur dengan kalender menjadi salah satu rutinitas yang sering kamu kalkulasi. Kamu juga jadi lebih memperhatikan tanggal menstruasi setiap bulannya.

Hal ini dulu sering diremehkan ketika kegiatan seksual masih belum aktif. Tetapi kini, masa subur jadi hal yang menjadi prioritas dan mendapat perhatian lebih darimu.

Tips jitu dan cara menghitung masa subur dengan kalender

Untuk bisa berhasil merencanakan kehamilan, kamu perlu memahami beberapa hal soal alat reproduksi. Termasuk dari cara menghitung masa subur dengan kalender. Supaya lebih jelas, simak penjelasan dan detailnya dalam ulasan di bawah ini.

Apakah itu masa subur?

cara menghitung masa subur dengan kalender
Definisi masa subur | unsplash.com

Sebelum mulai mencari cara menghitung masa subur wanita, kamu perlu tahu tentang apa itu masa subur atau fertile window. Masa subur adalah waktu di mana sel telur yang telah matang dilepaskan dari ovarium. Proses ini dinamakan ovulasi. Ketika terjadi ovulasi, sel telur itu siap untuk dibuahi.

Masa ini menjadi krusial jika kamu sedang merencanakan kehamilan. Di momen ini, kamu disarankan untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan. Masa subur biasanya terjadi selama lima hari berturut-turut sebelum proses ovulasi.

Baca juga: Aplikasi Haid dan Masa Subur yang Bisa Diunduh Gratis

Korelasi masa subur dengan siklus haid

cara menghitung masa subur dengan kalender
Masa subur dan siklus haid | unsplash.com

Sebelum mempraktikkan cara menghitung masa subur wanita, kamu juga perlu paham tentang siklus haid. Haid atau menstruasi sendiri terjadi karena adanya sel telur matang yang gagal atau tidak dibuahi. Hal itu membuat lapisan terdalam dinding rahim atau endometrium melepaskan sel pelindungnya.

Endometrium dan sel telur yang tak dibuahi dan yang rusak dikeluarkan lewat proses menstruasi. Biasanya siklus haid terjadi 21-35 hari dari menstruasi sebelumnya. Keakuratannya bisa kurang atau lebih, tergantung kondisi fisik masing-masing perempuan. Namun, untuk kamu mengalami datang bulan tidak teratur, tak perlu khawatir. Karena ada berbagai cara melancarkan haid yang ampuh. Salah satunya adalah jangan stres.

Balik lagi ke pembahasan awal. Cara menghitung siklus haid juga terbilang mudah. Ingat-ingat tanggal kamu mengalami haid hari pertama di bulan tertentu. Tanggal tersebut jadi hari siklus pertamamu. Setelah itu, tinggal hitung selisih dengan hari pertama haidmu di bulan depan.

Misalnya kamu mengalami pendarahan haid pertama kali di 4 Januari. Berarti, tanggal 4 adalah hari siklus pertamamu. Hitung terus hingga mengalami haid lagi bulan depan. Misalnya kamu menstruasi pada 2 Februari, berarti siklus haidmu adalah 28 hari.

Rentang waktu ovulasi atau masa subur ini biasanya terjadi 14 hari sebelum mengalami haid lagi. Masa puncak subur sering terjadi pada 3-5 hari sebelum ovulasi. Untuk itu, kamu perlu mencatat baik-baik pola siklus menstruasi ini ketika merencanakan kehamilan. Di bawah ini, ada metode dan cara menghitung masa subur setelah haid yang mudah.

Baca juga: Cara Melancarkan Haid secara Alami

Cara menghitung masa subur dengan kalender yang akurat

cara menghitung masa subur dengan kalender
Hitung masa subur dengan kalender | unsplash.com

Cara menghitung masa subur dengan kalender tidak serta-merta dikalkulasi dari satu siklus haid saja. Kamu perlu menghitung rata-rata siklus haid. Cara adalah dengan mencatat siklus haid paling tidak selama 3 bulan berturut-turut. 

Begini cara menghitung masa subur setelah haid. Misalnya siklus haidmu selama 3 bulan berturut-turut adalah 28, 30, 27. Maka, tinggal jumlah dan hitung rata-ratanya.

(28 + 30 + 26) : 3 = 28

Ketika sudah dapat angka rata-rata siklus menstruasi, kamu bisa menghitung rentang masa suburmu. Jika rerata siklus haidmu 28, kemungkinan kamu mengalami ovulasi di hari siklus ke-14 atau 15. Dengan begitu, masa suburmu adalah tiga hari sebelum ovulasi yaitu hari siklus ke-12 hingga ke-14.

Kamu bisa pula menggunakan bantuan aplikasi menghitung masa subur di ponsel yang bisa membantu mencatat siklus ini tiap bulannya. Biasanya, di apps ini dilengkapi reminder saat masa ovulasi akan segera tiba. Cara menghitung masa subur yang benar pun jadi makin terbantu dan mudah, 'kan?

Baca juga: Penyebab Siklus Menstruasi Jadi Tidak Teratur

Hitung masa subur jika haid tidak teratur

cara menghitung masa subur dengan kalender
Haid tidak teratur | unsplash.com

Pertanyaan yang cukup sering muncul adalah bagaimana jika siklus haid seorang wanita tidak teratur setiap bulannya. Jangan putus asa dulu, masih ada cara menghitung masa subur jika haid tidak teratur yang bisa kamu praktikkan.

Sebelumnya, kamu perlu menyamakan persepsi bahwa siklus haid yang tidak teratur terjadi jika angkanya kurang dari 21 hari dan lebih dari 35 hari. Ketidakteraturan ini memiliki arti dan alasan yang luas.

Kamu bisa saja mengalami ovulasi, tetapi tidak pula mengalami haid. Hal sebaliknya juga bisa terjadi. Kamu bisa mengalami pendarahan haid padahal sel telur masih belum berovulasi.

Bila kasusnya seperti itu, kecil kemungkinan kamu bisa menggunakan cara menghitung masa subur dengan kalender. Sebagai gantinya, pakai cara menghitung masa subur jika haid tidak teratur ini saja!

  1. Cek cairan vagina atau yang disebut mucus. Beberapa hari sebelum ovulasi, biasanya mucus akan berwarna jernih dan licin. Konsistensinya mirip dengan putih telur ayam
  2. Hitung basal body temperature atau suhu tubuh saat tidak beraktivitas. Lakukan pengukuran suhu saat baru bangun tidur selama sebulan penuh. Jika ada peningkatan sekitar 1/2 hingga 1 derajat Celcius, bisa jadi sudah mendekati waktunya ovulasi
  3. Jika ingin lebih mudah, sebenarnya kamu bisa menggunakan alat uji ovulasi yang dijual di pasaran. Ia akan menghitung hormon yang ada di dalam tubuhmu dan memprediksi waktu yang tepat bagimu dan pasangan untuk berhubungan intim

Baca juga: Mitos Haid Ini Sering Beredar di Kalangan Cewek

Mitos tentang masa subur wanita

cara menghitung masa subur dengan kalender
Mitos tentang masa subur | www.instagram.com

Masa subur seringkali jadi perdebatan sengit di keluarga dan lingkungan pertemanan. Topik ini terkesan makin alot jika sudah menyenggol soal perencanaan kehamilan. Ada banyak sekali mitos yang berkembang di masyarakat soal hal ini.

Banyak dari kamu yang mungkin iri dengan teman yang bisa dengan cepat memiliki anak di tahun pertama pernikahan. Nyatanya, masa subur bukan satu-satunya faktor yang memungkingkan usahamu berhasil.

Berikut beberapa mitos yang tentang masa subur dan perencanaan kehamilan layak untuk diketahui.

Mitos pertama, pasti hamil ketika melakukan hubungan intim di masa subur. Nyatanya, ada banyak faktor yang harus diperhatikan. Pertama, sel telur hanya bisa dibuahi sebelum hingga maksimal 24 jam pasca ovulasi. Setelah 24 jam, sel telur sudah tak bisa dibuahi.

Kedua, sperma hanya bisa hidup dalam waktu lima hari maksimal. Artinya, faktor usia sperma dan sel telur juga berpengaruh dalam keberhasilan perencanaan kehamilan.

Mitos kedua, tidak mungkin hamil saat sudah haid. Padahal, bisa saja itu terjadi jika siklus haid seseorang cukup pendek. Artinya, ada kemungkinan jadwal ovulasi dan haid hari pertama terjadi secara bersamaan. Kemungkinannya kecil, tetapi itu pernah terjadi dalam dunia medis.

Mitos ketiga, makanan rendah lemak dan sehat bisa meningkatkan kesuburan seseorang. Kenyataannya, semua makanan mengandung nutrisi yang beragam. Kamu memang disarankan untuk makan makanan kaya serat, tetapi bukan berarti diet ketat tanpa karbohidrat dan lemak sama sekali.

Baca juga: Manfaat Tersembunyi Menstruasi yang Belum Banyak Diketahui Orang

Untuk menambah kesuburan, perempuan justru disarankan mengonsumsi makanan kaya protein dan Omega 3. Kafein juga disarankan untuk dihindari. Lain halnya dengan laki-laki. Kafein dalam jumlah wajar malah dipercaya bisa meningkatkan kualitas sperma. Cek makanan apa saja yang disarankan dan tidak oleh para ahli agar tidak salah kaprah.

Artikel Lainnya

Cara menghitung masa subur dengan kalender memang terkesan mudah. Namun, tak jarang dalam praktiknya usaha yang sudah dilakukan sesuai dengan angka yang didapat belum membuahkan hasil.

Perlu diingat bahwa dengan perhitungan masa subur tersebut, seseorang hanya punya 10-30% kemungkinan untuk bisa hamil. Artinya, banyak faktor lain yang mempengaruhi. Jadi jangan putus asa dulu dan jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kandungann untuk saran yang terbukti aman.

Tags :