Kesepian Membunuh, Tapi Seberapa Waktu yang Kita Berikan Untuk Orang Tua?

Ilustrasi orang tua dan anak
Seberapa waktu yang kita dedikasikan untuk orang tua? |

Nggak kasihan kalau mereka kesepian?

Sebagai anak yang baru mendapatkan kebebasannya, main menjadi salah satu kegiatan paling menyenangkan yang ingin kita lakukan terus-terusan. Kalau menuruti keinginan diri, mungkin kita bisa nggak pulang beberapa hari hanya karena main sama teman-teman. Hal ini nyatanya nggak jarang pula dilakukan anak muda Indonesia masa kini.

Seringkali waktu kita seharian habis di luar rumah. Dari pagi kita pergi kuliah atau kerja, lalu pulangnya pun kita merasa butuh bersenang-senang maka kita pergi nongkrong, nonton, atau sekadar nonton film di bioskop bersama teman-teman untuk menghibur diri. Sayangnya, ritual ini terjadi hampir setiap hari sehingga kita nggak pernah benar-benar berada di rumah dan mengobrol dengan orang tua.

Ilustrasi orang tua dan anak
Baru sampai di rumah, sudah mau pergi lagi |

Pernah nggak kita bayangin gimana rindunya orang tua sama kita? Mereka hanya bisa melihat kelebatan punggung kita saat hendak pergi menjumpai teman-teman atau kekasih. Di pagi hari, kita pun biasanya sudah terlalu terburu-buru untuk bisa bercengkrama terlebih dahulu dengan orang tua. Bayangin deh bagaimana rasa kehilangan yang dialami kedua orang tua kita?

Keluarga dan orang tua juga membutuhkan kehadiran kita di rumah untuk mereka. Menjadi teman mereka mengobrol dan menceritakan harinya. Apalagi jika orang tua kita sering sendirian di rumah, kehadiran kita menjadi sangat berarti bagi mereka. Pasalnya, kesepian merupakan pembunuh nomor 1 bagi mereka yang sudah lanjut usia.

Artikel Lainnya

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of California, kesepian memiliki dampak pada penurunan kesehatan yang cukup drastis. Apa kita tega melakukan itu pada orang tua kita? Yuk coba kita perbaiki lagi manajemen waktu dan pastikan keluarga kita mendapatkan waktu yang cukup banyak dari kita.

Tags :