Bikin Adem! TNI Bagikan Takjil untuk Buka Puasa, Massa 22 Mei: "Hidup TNI"
23 Mei 2019 by Dea Dezellynda
Para anggota TNI terlihat membagikan takjil dan makanan berbuka kepada massa 22 Mei
Pasca pengumuman hasil rekapitulasi pemilu oleh KPU yang dimenangkan oleh paslon 01 Jokowi-Ma’ruf pada Selasa dini hari (21/5), menimbulkan aksi people power 22 Mei di berbagai titik di ibukota Jakarta. Massa menolak hasil Pemilu 2019 karena menilai banyak terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif. Massa berunjuk rasa di depan gedung Bawaslu dan KPU hingga bentrokan pun tak dapat dihindarkan.
TNI dan Polri diturunkan untuk mengamankan aksi 22 Mei. Di tengah ketegangan yang terjadi, Anggota TNI tertangkap kamera sedang membagikan takjil dan makanan berbuka bagi massa aksi 22 Mei. Mendadak suasana menjadi kondusif dan sejuk. Sontak aksi TNI tersebut menuai kekaguman bagi para netizen dan viral di media sosial.
TNI bagikan takjil kepada massa aksi 22 Mei

Suasana yang menegangkan sangat terasa saat berada di tengah aksi 22 Mei. Meski begitu tak mengurungkan niat para anggota TNI untuk tetap berbagi kebaikan kepada massa 22 Mei.
Suasana mendadak tenang dan sejuk. Pada pukul 18.40 WIB, TNI membagikan makanan dan takjil kepada massa demonstran. Massa aksi 22 Mei pun terlihat teratur dan tidak berebut makanan.
Suasana yang menegangkan tersebut langsung berubah menjadi sejuk. Aksi TNI tersebut mendapat teriakan pujian dari massa aksi 22 Mei.
“Hidup TNI, Hidup TNI, Terimakasih pak,” teriak sejumlah demonstran dilansir dari Tribunnews.com (22/5).
Pujian para massa 22 Mei itu pun langsung dibalas dengan senyuman dari para anggota TNI.
Baca juga: Begini Reaksi Netizen Terhadap Aksi 22 Mei
Polisi berbuka puasa bersama massa aksi 22 Mei

Dilansir dari Kompas, selain TNI yang berbagi takjil, pemandangan yang membuat banyak orang terkagum adalah saat polisi sempat berbuka puasa bersama massa aksi 22 Mei.
Meskipun tidak berbaur menjadi satu, tetapi tampak tidak ada ketegangan di antara polisi dan massa. Bahkan tak jarang massa demonstran mengucapkan berbuka puasa kepada para anggota Brimob.
“Selamat berbuka pak,” ujar salah satu massa demonstran.
“Trimakasih bu,” sahut anggota polisi.
Sebanyak 257 provokator sudah diamankan polisi

Suasana kondusif aksi 22 Mei berubah ricuh setelah muncul para provokator yang membuat suasana menjadi panas. Bentrokan pun tak terhindarkan antara massa demonstran dengan polisi.
Dilansir dari Detik.com, sebanyak 257 provokator diamankan polisi. Dari semua provokasi tersebut mempunyai peran yang berbeda-beda. Dan kini semuanya telah ditetapkan menjadi tersangka oleh kepolisian.
"Di Bawaslu ada 72 tersangka. Kemudian di petamburan ada 156 tersangka. Kemudian di Gambir ada 29 tersangka. Jadi keseluruhannya ada 257 tersangka," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (22/5/2019).
Hingga saat ini, suasana di Jakarta sudah mulai kodusif dan masyarakat mulai beraktivitas normal. Namun selain itu, pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat agar tidak ikut terprovokasi oleh berita-berita hoax yang tersebar luas di media sosial. Semoga setelah ini keadaan semakin damai sehingga masyarakat merasa aman.