Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia, Sang Istri Bicara Pemakaman

Sutopo meninggal dunia | www.instagram.com

Sutopo meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker paru-paru

Kepala Pusat Badan Informasi dan Humas Badan Penangggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia dini hari tadi di Guangzhou, China. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh istrinya, Retno Yulianingsih. Sang istri belum bisa menyampaikan kapan jenazah Sutopo dipulangkan ke Indonesia.

Sutopo terbang ke Guangzhou pada tanggal 15 Juni 2019 untuk pengobatan kanker paru-paru yang pada saat itu semakin parah. Sutopo bertahan melawan kanker yang menggerogoti tubuhnya sejak tahun 2017.

Sutopo yang aktif menggunakan media sosial ini juga terlihat membagikan perjuangannya selama melawan kanker di Instagram maupun Twitter pribadinya.

1.

Meninggal dunia di Guangzhou

Meninggal dunia di Guangzhou | news.detik.com

Kabar duka disampaikan oleh istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih, melalui sekretaris Sutopo. Sutopo dikabarkan sudah tak ada respon pada pukul 01.35 waktu setempat. Kondisi Sutopo semakin menurun hingga pukul 02.20 waktu Guangzhou hingga akhirnya Sutopo menghembuskan napas terakhirnya.

“Secara resmi di dokumen tadi (meninggalnya) ditulis jam 02.20 waktu Guangzhou,” kata Retno lewat pesan pendek kepada sekretaris Sutopo, Fitri, yang ditunjukkan kepada Tempo.

Saat dikonfirmasi, Retno mengaku belum mengetahui kapan jenazah Sutopo akan dibawa pulang ke Indonesia. Disinggung mengenai lokasi pemakaman, Retno menyampaikan bahwa Sutopo pernah meminta untuk dimakamkan di Pondok Rangon, Jakarta Timur. Namun ayah Sutopo ingin anaknya dimakamkan di tempat kelahirannya di Boyolali.

“Tapi ayahnya Pak Topo sepertinya inginnya di Boyolali,” ujar Retno.

Baca juga: Momen Bahagia Pertemuan Sutopo Purwo Nugroho dan Raisa Andriana

2.

Sempat keluhkan penyakitnya

Sutopo sempat keluhkan penyakitnya | www.instagram.com

Dikenal sebagai pribadi yang ramah dan pantang menyerah, Sutopo tetap manusia biasa yang mengeluh atas penyakit yang dideritanya. Dalam unggahan sebuah foto di Instagram miliknya pada tanggal 9 Juni 2019 Sutopo menyampaikan bahwa ia merasakan rasa nyeri yang terus menerus hingga ke sendi-sendi. Bahkan Sutopo telah diberi morfin oleh dokter namun rasa sakitnya tak berkurang.

Dalam foto tersebut, Sutopo tidak sendiri. Sutopo ditemani ibunya yang tanpa lelah memijit sendi-sendinya yang terasa sakit.

“Sakit kanker yang sudah metastase ke tulang itu sakitnya luar biasa. Nyeri terus menerus dan di banyak sendi. Diberi morfin tidak mempan menahan sakit.

Alhamdulillah Ibuku masih sehat. Setiap merawatku. Tanpa kenal kenal lelah memijit sendi-sendi yang sakit.

Meski selesai dipijit langsung sakit lagi. Mendoakankanku tanpa kenal lelah agar anaknya sembuh dari penderitaan sakit yang terus mendera anaknya.

Doa ibu semoga di ijabah Allah YMK. Mohon doanya semua netizen dan sahabatku semua,” tulisnya.

3.

Sutopo idap kanker stadium akhir

Sutopo divonis kanker stadium akhir | news.detik.com

Sutopo menceritakan awal ia divonis kanker melalui media sosial Twitter. Sutopo divonis kanker paru-paru pada tanggal 17 Januari 2018 lalu. Menurut medis, kanker ditubuh Sutopo sudah berkembang sejak lama.

Awalnya Sutopo merasakan nyeri di pinggang kirinya. Sutopo juga menderita batuk yang tak kunjung sembuh. Pada saat itu bulan Desember 2017 Sutopo merasakan ada yang tidak beres dengan tubuhnya. Padahal Sutopo harus mengurusi lalu lintas seputar meletusnya Gunung Agung.

Sutopo mengira sakit yang dirasakannya adalah gejala penyakit jantung, namun saat melakukan pemeriksaan jantung, dokter menyatakan jantung Sutopo sehat. Dokter akhirnya merujuk Sutopo ke dokter spesialis penyakit dalam karena mengira lambung Sutopo yang bermasalah.

Dokter kembali menyatakan lambung Sutopo baik-baik saja. Lalu Sutopo mulai melakukan pemeriksaan sinar X, cek darah, hingga CT-Scan. Dari hasil pemeriksaan Sutopo divonis kanker paru-paru yang sudah menjalar ke organ lain

"Dokter bilang kanker sudah stadium empat dan menyebar ke organ lain. Saya sempat terkejut. Kanker pasti hal yang menakutkan di bayangan," ujarnya.

Sutopo kaget karena ia merasa bukan perokok aktif. Menurut dokter penyakitnya bisa disebabkan oleh asap rokok yang ia hirup di lingkungannya.

Artikel Lainnya

Sutopo yang dikenal sebagai sosok yang ramah dan gigih dalam bekerja kini telah pergi menghadap Sang Pencipta. Tak hanya keluarga Sutopo, tapi masyarakat Indonesia pun ikut merasakan kesedihan yang mendalam atas kepergian ayah empat anak tersebut.

Tags :