Status Siaga Corona, Pejabat BUMD Cianjur Diduga Malah Jalan-jalan ke Eropa!
19 Maret 2020 by Ike DewiSudah dihimbau untuk tidak jalan-jalan dulu, tapi malah sampai ke Eropa
Virus corona yang pertama kali muncul di Wuhan, kini telah berkembang di berbagai negara. Bahkan beberapa negara telah mengambil kebijakan unntuk Lockdown. Tempt-tempat tertentu di Indonesiapun mulai ditutup sementara. Di tengah usaha pemerintah untuk menganjurkan Social Distancing bagi masyarakat, para pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cianjur, Jawa Barat malah dikabarkan sedang berjalan-jalan di Eropa.
Dilansir dari mediaindonesia.com (17/03/2020),para pejabat tersebut awalnya berniat untuk melangsungkan umrah. Tetapi karena sementara ini Arab Saudi masih melarang pelaksanaan umrah, mereka memutuskan untuk menggantinya dengan berjalan-jalan di Eropa.
Baca Juga : Andien Malah Liburan ke Hongkong Saat Ramai Virus Corona, Netizen: Katanya Pinter?
Disisi lain, Syamsul Hadi selaku Direktur Teknik Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur mengaku jika ia tidak mengetahui perihal cuti tersebut. Ia menuturkan bahwa proses cuti seluruh pegawai BUMD harus atas izin kepala daerah maupun dewan pengawas. Cuti memang diberikan selama 14 hari tiap tahunnya, namun kabarnya mereka hanya mengambil cuti selama 9 hari.
Para pejabat BUMD yang tengah mengambil cuti tersebut diantaranya adalah Direktur Utama, Direktur Umum, Kepala Bagian Produksi, Kasubbag Kas dan juga salah satu staf bagian produksi.
Mengenai kepastian negara mana saja yang dikunjungi di Eropa, Hadi mengatakan bahwa ia tidak mengetahuinya.
Iya, memang sedang cuti. Perkara berangkat kemananya, saya tidak tahu persis, ungkap Hadi
Baca Juga : Solo KLB Corona, Wali Kota Liburkan Sekolah dan Larang Warga Cipika-Cipiki!
Para pejabat teras lingkungan Perumdam Tirta Mukti itu awalnya dikbarkan akan tiba di Indonesia pada tanggal 23 Maret mendatang, sebab mereka telah berangkat semenjak tanggal 13 Maret lalu. Namun sepertinya ada perubahan rencana karena kabar terbaru mengatakan bahwa mereka akan kembali tanggal 19 Maret.
Tapi kabarnya akan dipercepat kepulangan ke Indonesia. Kabarnya akan pulang pada tanggal 19 Maret, tambah Hadi.
Sedangkan menurut Suherman, selaku Plt Bupati Cianjur mereka memang berangkat ke Eropa tpi sebelum virus corona tersebar di Indonesia.
Jadi, itu kan sebelum ada kejadian luar biasa seperti ini. Mulai sekarang hingga ke depan, sebelum ada pemberitahuan kondisinya seperti apadari pemerintah pust, saya imbau agar para pejabat diam di tempat saja, ungkap Herman
Sebelumnya, Herman sendiri telah mengimbau para pejabat di lingkungn Pembkab Cianjur untuk tidak bepergian ke luar daerah maupun ke luar negeri.