Seorang Tukang Pijat Dihabisi Oleh Konsumennya Karena Pijatannya Terlalu Keras

ilustrasi
ilustrasi | apahabar.com

korban dibunuh oleh pemuda berumur 18 tahun

Seorang tukang pijat bernama bernama Arma (56) di Dusun VII, Tanjung Pama, Desa Namo Rube Julu, Kutalimbaru, Deliserdang dibunuh oleh konsumennya sendiri lantaran hal yang sepele.

Dilansir dari tribunnews.com, pria paruh baya tersebut dibunuh oleh seorang pemuda bernama Gio Ardinata Gurusinga (18) warga Dusun VII, Tanjung Pama karena pijatannya dianggap terlalu keras.

Mayat tukan pijat tersebut diketahui ditemukan oleh seorang warga bernama Ulani Sembiring yang uga sempat mengunjungi rumah korban untuk meminta anaknya dipijat.

1.

Ulani langsung menghubungi warga sekitar

ilustrasi
ilustrasi | apahabar.com

Saat sampai di rumah korban, Ulani langsung memanggil nama korban namun tidak ada respon. Karena emrasa penasaran dan pintu rumah korban tidak terkunci, ia pun kemudian langsung memasuki rumah korban. Namu siapa sangka dirinya justru menemukan korba dalam kondisi tidak bernyawa.

Karena penemuannya tersebut, Ulani kemudian langsung menghubungi warga sekitar dan meminta bantuan kepada kepala dusun (Kadus) VII, Jumino (62).

Artikel Lainnya
2.

Korban dipukul dengan kayu alu

ilustrasi
ilustrasi | space.com

Setelah emndapatkan informasi dari kadus, polisi pun langsung datang menuju TKP. Pihak kepolisian menemukan korban sudah dalam kondisi kaku telentang.

"Kami mendapat informasi dari Kadus dan menurunkan anggota ke lokasi. Saat ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan kaku terlentang," ungkap Kapolsek Kutalimbaru, AKP Bitler Sitanggang, pada hari Kamis 20 Juni 2019.

Polisi menemukan adanya ember berwarna hitam yang berisi kayu alu disebelah jasad korban. Polisi menduga kayu tersebut digunakan untuk memukul korban.

3.

Pelaku marah karena pijitan terlalu kuat

ilustrasi
ilustrasi | liputan6.com

Tidak lama setelah polisi datang, keluarga pelaku bernama gio langsung menyerahkannya ke polisi. Saat diinterogasi Gio mengaku marah lantaran korban memijatnya terlalu keras.

"Sekitar pukul 19.00 WIB, Kadus menghubungi kami agar menjemput pelaku. Dia kemudian kami boyong ke Polsek untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Bitler.

"Jadi tersangka saat itu lagi kusuk (pijat). Kata dia karena terlalu kuat dikusuk oleh korban, dia terus ngamuk dan seketika refleks dipukulnya korban. Terus dibunuhnya korban pakai alu," imbuhnya.

Seorang tukang pijat harus kehilangan nyawanya lantaran dibunuh oleh konsumennya sendiri. Tukang pijat asal Deliserdang tersebut pasalnya dipukul menggunakan kayu alu oleh konsumennya lantaran pijitannya terlalu keras. Atas perbuatannya tersebut, pelaku yang baru berumur 18 taun itu harus ditahan oleh pihak kepolisian.

Tags :