Mutilasi Napi Secara Sadis dalam Penjara, Napi Berparas Seram Ini Terancam Hukuman Mati

Pembunuh sadis nan kejam ini sedang ada diadili | www.kget.com

Sebelumnya dia telah membunuh dengan sadis seorang ibu yang mempunyai enam anak

Sungguh sadis. Napi ini bahkan bisa-bisanya melakukan pembunuhan di dalam penjara. Padahal dia dihukum untuk masuk dalam jeruji besi karena di luar dia telah membunuh seseorang. Napi yang wajahnya dipenuhi dengan tato tersebut, bahkan diduga melakukan tindakannya dengan sangat kejam terhadap korbannya yang sama-sama napi.

Dilaporkan Kompas.com, napi tersebut bernama Osuna. Dia telah membunuh seorang napi lain berusia 44 tahun di penjara dekat Sacramento, Amerika Serikat (AS). Napi yang menjadi korban kekerasannya adalah Luis Romero. Sipir menemukan jenazah Luis pada 9 Maret lalu di Penjara Negara Bagian Corcoran pada 9 Maret. Bahkan, Luis sepertinya disiksa sebelum dibunuh oleh Osuna.

Pembunuh ini diduga telah menyiksa korbannya terlebih dulu | internasional.kompas.com

Dari pemeriksaan yang ada, Luis dimutilasi dengan trauma luka karena benda tajam. Dilansir Sky News Sabtu, Jaime Osuna napi si kejam itu diduga menyiksa terlebih dahulu Luis sebelum akhirnya memenggal dan memotong jenazahnya.

Bahkan, penyelidik yakin bahwasanya Luis masih hidup ketika Osuna menyiksanya. Jaksa Penuntut Phil Esbenshade pun menyebut bahwa kasus yang paling mengerikan dibandingkan kasus-kasus lain yang telah dia tangani.

Akibat tindakannya, Osuna yang kini berusia 31 tahun tersebut dijerat dengan tuduhan pembunuhan, penyiksaan, penganiayaan hingga pembunuhan. Selain itu, dia juga memiliki senjata. Dari tuduhan yang ada, Osuna diduga telah memberikan rasa sakit kepada Luis dalam rangka pembalasannya. Saat ini, Osuna terancam dihukum mati.

Pembunuh ini terancam hukuman mati | www.bakersfield.com
Artikel Lainnya

Saat ini, Departemen Pembetulan dan Rehabilitas Negara Bagian California kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif Osuna yang secara sadis dan mengerikan telah membunuh Luis.

Ketika napi kejam ini dihadirkan ke persidangan, dia mengelak kalau telah melakukan tindakan itu. Osuna kini dikabarkan sudah dipindahkan ke Penjara Stockton. Penjara itu adalah tempat bagi napi yang sedang memerlukan perawatan gangguan kejiwaan.

Sebelumnya, Osuna ditangkap karena terbukti bersalah membunuh perempuan bernama Yvette Vena pada 2011 dan dia mendapat hukuman seumur hidup tanpa ada kemungkinan pembebasan.

Dia membunuh seorang ibu berusia 37 tahun di motel di Bakersfield. Ibu yang mempunyai enam anak tersebut ditemukan tewas dengan pisau yang menancap di tubuhnya.

Pada tahun 2017 dikutip Daily Mirror, sesungguhnya Osuna terancam dengan hukuman mati. Akan tetapi, nasib baik masih melingkupinya setelah memutuskan bekerja sama dengan jaksa penuntut. Lantas, kali ini mungkin saja Osuna tidak bisa menghindar lagi dengan ancaman hukuman mati atas perbuatan sadisnya.

Tags :