Sempat Jatuh Cinta Pada Ketua BEM UGM, Awkarin Kini Mundur Setelah Tahu Fakta Sebenarnya!

Awkarin dan Fathur
Awkarin dan Fathur | instagram.com

Itu cinta apa make up, cepat amat lunturnya

Belakangan ini, aksi demonstrasi yang dimotori oleh para mahasiswa menjadi perhatian serius. Mereka berhasil membuat pemerintah akhirnya menunda pengesahan RKUHP dan beberapa RUU yang dinilai kontroversial dan tidak memihak rakyat.

Para ketua BEM beberapa universitas juga menjadi sorotan karena ucapan-ucapan tegas mereka dan orasi yang membakar semangat.

Salah satunya adalah Muhammad Atiatul Muqtadir atau yang akrab disapa Fathur. Fathur adalah Ketua BEM UGM yang membuat banyak wanita kesemsem dengan pesonanya saat berbicara menghadapi sejumlah politikus tanah air.

Salah satu yang terpikat dengannya adalah Karin Novilda atau Awkarin. Awkarin bahkan membuat unggahan yang mengatakan dia "jatuh cinta" kepada Fathur.

Namun, cuma dalam beberapa hari saja, cinta itu langsung luntur tak bersisa. Awkarin mengetahui kalau ternyata Fathur adalah seorang yang anti terhadap LGBT.

Dia menegaskan lewat unggahan di akun Instagramnya bahwa LGBT itu salah. Ada pula kalimatnya yang mendukung kriminalisasi terhadap LGBT. Entah kalimat itu typo atau memang dia ingin menegaskan soal itu.

Hal ini membuat Awkarin yang dikenal sebagai pembela hak LGBT, memutuskan untuk mundur teratur. Dia mengungkapkan hal ini lewat unggahan di akun Twitternya yang menyertakan screenshot unggahan Fathur di Instagram.

Namun, unggahan Fathur ini sudah tidak bisa lagi ditemukan karena sudah dihapus dari akunnya.

Baca juga: Terpukau Aksi Ketua BEM UGM, Awkarin Ungkap Perasaan Lewat Instagram Story

LSM atau lembaga apapun yang mengatasnamakan HAM untuk mendukung perilaku LGBT harus bertanggung jawab karena telah mengelus-elus kepala sembari menyanyikan nina bobo bagi mereka yang LGBT, membuat mereka lelap dalam kehinaan dan penyimpangan.

Alih-alih memberi motivasi dan menyadarkan untuk berubah, kau jusrtru terus mendongengkan pada mereka LGBT adalah HAM, dan ini sudah menjadi takdirmu. Sungguh dzolim, kau biarkan mereka menari di atas murka Tuhan.” tulis Fathur kala itu.

Cuitan Awkarin ini lantas ditanggapi beragam oleh netizen. Ada yang setuju dengan pendapat Awkarin dan ada pula yang membela Fathur. Menurut mereka, Fathur hanya mengungkapkan opininya dan kebebasan berpendapat adalah salah satu hak yang dijamin oleh UU.

Hehe Karin kan dukung LGBT, gue pun pribadi juga, karena itu hak pribadi setiap orang. Gak usah ngomongin masalah dosa,urus saja dulu dosa masing-masing, ucap @yoongmino yang sependapat dengan Awkarin.

Malah gue makin jatuh cinta dengan ketaatan dia (Fathur) sebagai seorang muslim dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan norma agama Islam. I’m really in love with his mind, ucap @khumairahnatsir.

Baca juga: A Team Awkarin Pengen Make Tempat untuk Promosi Lagu, Tapi Bayarannya Lagi-Lagi Cuma Exposure IG

Artikel Lainnya

Yah, begitulah jadinya kalau jatuh cinta cuma dengan "permukaan" saja. Alhasil, cepat terkikis dan hilang begitu saja. Kalau kamu sendiri, mendukung Awkarin, Fathur, atau malah masa bodo dengan LGBT?

Tags :