Salut! Pelajar Ini Rela Bantu Ibu Kantin Berjualan Tanpa Imbalan!

Pelajar bantu ibu kantin
Pelajar bantu ibu kantin | facebook.com

Gini dong yang harus ditiru, bukan malah menipu ibu kantin saat bayar makanan

Bersekolah adalah salah satu upaya agar kamu bisa mendapatkan ilmu pengetahuan, mendapatkan teman-teman baru, dan juga mendapatkan pengalaman baru. Namun, setelah berkonsentrasi selama beberapa jam mata pelajaran, kamu tentu perlu istirahat juga, dong. Perlu makan untuk mengisi kembali tenaga agar siap belajar lagi nanti. Makanya, tak heran kalau kantin adalah salah satu spot favorit para pelajar.

Namun, berbeda dengan siswa asal Malaysia yang bernama Hau ini. Bukannya menikmati waktu istirahat seperti para pelajar lain, dia justru meluangkan waktunya untuk membantu ibu kantin. Hal ini diketahui dari unggahan seorang pembicara motivasi yang bernama Redzwan Azizan saat berkunjung ke SMK Seri Bintang Utara, Malaysia. Kala itu, dia tergerak untuk mengetahui lebih kisah pelajar ini.

Di saat teman-temannya yang lain makan atau bermain, dia justru sibuk melayani para pembeli yang datang silih berganti. Hau cukup tangkas membantu ibu kantin tersebut sambil memakai sarung tangan agar kebersihan tetap terjaga. Rupanya, Hau melakukan ini untuk mendapatkan ilmu mengenai wirausaha. Ditambah lagi ayahnya adalah seorang wirausahawan dan dia ingin menekuni bisnis kelak.

baca juga: Supaya nggak Perlu Bolak-Balik ke Kantin, Siswa Ini Memodifikasi Meja Kelas Supaya Bisa Menampung Banyak Camilan

Hau sendiri tidak meminta bayaran atas jasanya membantu ibu kantin. Oleh karena itu, si ibu kantin membebaskan Hau untuk makan apa saja yang dia sukai di kantin tersebut tanpa harus membayar. Ini dianggap sebagai barter kerjasama yang saling menguntungkan. Redzwan pun merasa terharu dengan hal ini dan memutuskan untuk mengunggah kisah Hau di media sosial.

Menurutnya, ini adalah tindakan yang sangat patut untuk dicontoh oleh setiap pelajar dimanapun. Hau dan si ibu kantin juga mengajarkan toleransi dalam perbedaan. Hau adalah ras China, sementara si ibu kantin adalah ras melayu. Namun, perbedaan ras ini tidak menjadi penghalang di antara mereka berdua untuk saling membantu satu sama lain.

Mulai bekerja di usia yang begitu muda memberi Hau banyak keuntungan. Tidak hanya bisa bertemu dengan berbagai macam pembeli dan mengasah skill komunikasi, dia juga belajar mengenai manajemen waktu, keterampilan interpersonal, dan pengetahuan bisnis. Pengetahuan seperti ini memang akan kamu dapatkan di bangku sekolah, tapi pengetahuan prakteknya tentu saja akan jauh berbeda.

baca juga: Yang Bikin Kangen Sekolah Itu Bukan Cuma Kenangan, Tapi Juga Kantin Sekolah yang Jadi Tongkrongan Favorit

Redzwan yang merupakan pembicara motivasi
Redzwan yang merupakan pembicara motivasi | facebook.com
Artikel Lainnya

Salut banget, kan? Perilaku Hau ini bisa loh kamu contoh dan terapkan di sekolah masing-masing. Lumayan kan kamu bisa mendapat pengalaman praktek langsung dan juga mendapat makanan gratis dari ibu kantin. Gimana menurutmu?

Tags :