4 Penumpang Mobil Tewas Tertindih Truk, Fatmawati Merintih: "Selamatkan Anakku"
02 Agustus 2019 by Dea Dezellynda
Seorang balita berhasil diselamatkan dari kecelakaan maut
Peristiwa kecelakaan di Jalan Imam Bonjol, Panunggangan Barat, Cibodas, kota Tangerang pada hari Kamis (1/8) menyisakan duka mendalam. Mobil Daihatsu Sigra yang dikendarai oleh seorang driver taksi online, Edy (45) tertimpa truk yang mengangkut tanah. Edy membawa 4 penumpang yaitu Fatmawati (40), seorang balita bernama Aisyah berumur 11 bulan, Wandi (22) dan Nanda (24).
Kisah mengharukan Fatmawati saat selamatkan anaknya membuat terenyuh masyarakat. Sang bayi berhasil selamat setelah dikeluarkan oleh Fatmawati melalui jendela mobil. Sedangkan Fatmawati, kedua adiknya dan sopir taksi online tewas terjepit badan truk.
Tertimpa truk bermuatan tanah

Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Panunggangan Barat, Cibodas, kota Tangerang memakan 4 korban. Sopir driver online bersama 3 penumpangnya tewas di tempat kejadian.
Dalam sebuah foto memperlihatkan mobil Daihatsu Sigra bernopol B 1932 COE itu ringsek tertimpa bak truk yang berisi tanah.
Dilansir dari Tribunnews.com, Edy (45) diketahui sebagai sopir Grab yang hendak mengantar penumpangnya Fatmawati (40) dan dua adiknya Wandi (22) dan Nanda (24) belanja ke Tanah Abang.
Korban tewas terdiri dari 3 laki-laki dewasa dan 1 orang perempuan, sedangkan seorang balita bernama Aisyah berhasil diselamatkan. Aisyah langsung dibawa ke klinik untuk mendapat perawatan.
“Satu orang korban selamat, yaitu balita langsung dirawat di Klinik Rani,” ujar Kanit Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori.
Baca juga: 4 Kecelakaan Maut yang Pernah Terjadi di Disney Land
Fatmawati sempat selamatkan sang anak

Berdasarkan kesaksian seorang saksi mata yang ada di lokasi kejadian, salah satu korban, Fatmawati, yang membawa seorang balita sempat menyelamatkan sang anak yang masih berusia 11 bulan.
Dalam keadaan merintih kesakitan, Fatmawati meminta warga di sekitar kejadian untuk membawa anaknya keluar.
Seorang warga bernama Ade mengatakan Fatmawati masih sempat bernapas dan bergerak. Dalam kondisi mobil yang tertimpa badan truk dan juga tanah, Fatmawati membuka jendela sebelah kiri dan meminta pertolongan Ade.
“Waktu sekitar jam 6 pagi itu ibunya masih bergerak masih hidup. Soalnya dia (Fatmawati) nyerahin anaknya ke warga lewat jendela mobil sebelah kiri,” ujar Ade.
Fatmawati saat itu duduk di belakang sopir di mana posisi tersebut merupakan yang terparah saat tertimpa truk. Sambil menggendong anaknya, Fatmawati merintih dan meminta warga untuk menyelamatkan sang anak.
“Posisi si ibu itu ada di kanan belakang sopir. Itu ketimpa paling parah sama truk. Tapi sempat ngasih anaknya, ngomong tolong selamatkan anak saya mas. Berulang kali ngomong gitu terus,” ujar Ade seraya menirukan suara Fatmawati.
Tangis anak sulung Fatmawati

Jenazah Fatmawati tiba di kediamannya di Jalan Karet, Cibodas Sari, kota Tangerang pada Kamis (1/8). Seorang bocah perempuan berusia 5 tahun menarik perhatian para pelayat.
Bocah tersebut adalah anak sulung Fatmawati yang bernama Kayla. Ia berlari dan menangis saat mobil ambulans berhenti di depan rumah.
“Itu anaknya yang pertama, yang kedua kan yang selamat itu, Aisyah. Ini dia (Kayla) umur 5 tahun,” kata salah seorang tetangga Fatmawati.
Saat jenazah dibawa masuk ke dalam rumah, Kayla menangisi tak karuan melihat peti ibunya.
“Mama jangan tinggalin Kayla, jangan cepet-cepet pergi,” teriak Kayla saat mencoba mendekati peti ibunya.
Keluarga dan pelayat tak tega melihat situasi menyedihkan bahkan banyak di antara pelayat yang ikut menangis.
Saat ini kondisi Aisyah dalam keadaan baik-baik saja. Aisyah masih sering menangis mencari sang ibu yang kini telah tiada sehingga harus diungsikan ke rumah saudara karena suasana rumah yang masih dipenuhi pelayat.