Keterlaluan! Pencopet Ini Tega Rampas Uang Seorang Kakek yang Lagi Tidur di Emperan Toko

Kakek dicopet | wiken.grid.id

Kakek ini viral di media sosial dan menjadi incaran kejahatan para pelaku.

Kejahatan memang dapat terjadi di mana saja dan tidak memandang bulu. Seperti yang terjadi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, sekomplotan pencuri tega mengambil barang berharga milik kakek tunawisma yang sedang beristirahat di emperan sebuah toko.

Dilansir dari, Koran Kaltara, aksi pencurian ini terjadi pada Selasa, (9/7) lalu. Pencuri mengambil uang dan telepon genggam milik Kakek Ahmad, korban pencurian, yang ditaruh di bantal.

Kakek Ahmad | www.grid.id

Padahal uang tersebut Kakek Ahmad kumpulkan dari penjualan barang rongsokan dan uang pemberian masyarakat yang berbaik hati ingin membantu Kakek Ahmad.

Baca juga: Rumah dan Tabungan Ludes Terbakar, Kakek Arsyad Malah Ketiban Rezeki

“Uang itu aku kumpul aku dorong gerobak, untuk makan kadang dikasi Rp100 ribu kadang Rp50 ribu tidak tentu juga orang kasi kita kadang juga Rp20 ribu,” ujar Kakek Ahmad.

Rencananya, uang tersebut akan ia berikan kepada keluarganya ketika ia pulang ke Sulawesi. Kakek Ahmad lalu melaporkan kejadian ini ke Polres Tarakan. Beruntung CCTV toko di jalan Gajah Mada tersebut berhasil merekam pelaku pencurian sehingga polisi dapat mengusut kasus ini dengan mudah.

CCTV yang merekam kejadian pencurian | www.grid.id

“Dari CCTV diperoleh visual dari pelaku ini dengan ciri-ciri menggunakan baju dan tampilan wajah pelaku terekam dengan CCTV. Karena pelaku merasa terekam video dan mereka viral jadi para pelaku ini bersembunyi,” jelas Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Ganda Patria Swastika.

Rekaman CCTV tersebut memperlihatkan gerak gerik pelaku yang mengecek gerobak milik Kakek Ahmad. Karena tidak menemukan barang berharga di dalam gerobak tersebut, pelaku kemudian mendekati Kakek Ahmad yang sedang tertidur.

Mereka menemukan uang Rp 5 juta dan telepon genggam di dalam bantal korban. Mereka lantas merebut bantal tersebut dan melarikan diri menggunakan motor.

Baca juga: Kasihan, Kakek Tua ini Pilih Jadi Pemulung Padahal Sandang Gelar Doktor Lulusan Rusia

Ilustrasi narapidana | www.ngopibareng.id

Pencarian pelaku pencurian pun membuahkan hasil. Tidak sampai 24 jam, para pelaku yang berjumlah dua orang itu berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Kedua pelaku ini adalah RY (21) dan AD (35). RY menjadi eksekutor pencurian. Diketahui selanjutnya bahwa AD merupakan residivis kasus narkoba.

Sebelumnya, pelaku telah mengintai korban karena Kakek Ahmad ternyata viral di YouTube. Banyak masyarakat yang peduli dan memberikan bantuan berupa materi kepada kakek tunawisma ini. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh RY dan AD dengan menjadikan Kakek Ahmad sebagai target kejahatan.

Baca juga: Awalnya Kakek Ini Bahagia Dagangannya Diborong, Tapi Ternyata Dibeli dengan Uang Palsu

Ilustrasi narapidana | www.gatra.com

Barang curian tersebut kemudian dipakai pelaku untuk bersenang-senang. Dari total Rp 5 juta, uang yang tersisa hanya Rp 350 ribu.

“Uangnya untuk foya-foya dan hp masih sempat kita amankan, apakah dipakai untuk beli sabu itu masih kita dalami,” ujar AKP Ganda.

Pelaku sendiri terancam mendapatkan hukuman maksimal 5 tahun penjara akibat perbuatannya tersebut.

Artikel Lainnya

Kakek Ahmad sendiri sebenarnya masih memiliki keluarga di Tarakan. Namun ia tidak ingin diatur oleh keluarganya sehingga ia memilih menjadi tunawisma dan bekerja di jalanan selama 10 tahun lamanya.

Banyak pihak yang ingin membantu Kakek Ahmad mulai dari keluarga, Baznas, hingga pemerintah. Namun semuanya harus berkoordinasi dengan baik terutama setelah ada dugaan bahwa Kakek Ahmad mengalami gangguan psikologi yang perlu diobati.

Tags :