Pemerintah Kazakhstan Jadi Bulan-Bulanan Netizen Setelah Ketahuan Ngedit Foto Presidennya Supaya Lebih Mulus

Wajah presiden diedit
Wajah presiden diedit |

Nggak sekalian pake beauty camera aja, pak?

Biasanya, editing foto dilakukan oleh orang-orang yang tidak percaya diri dengan penampilannya yang sebenarnya. Kontur wajah dibikin lebih lembut, mata dibikin lebih besar, pipi dibuat tirus, dll. Tujuannya tentu saja orang-orang terkesan dengan penampilannya, meskipun ketika bertemu secara langsung akan terkejut. Namun, siapa sangka kalau seorang presiden juga butuh Photoshop untuk menaikkan citranya.

Baru-baru ini, pemerintahan Kazakhstan menjadi bulan-bulan netizen di media sosial. Penyebabnya adalah karena negara ini terciuk mengedit foto presidennya supaya lebih mulus dan awet muda. Kalau editannya cuma sebatas pencahayaan doang, mungkin nggak masalah. Tapi, ini benar-benar niat banget ngedit wajahnya. Kerutan di wajah presiden baru ini sampai menghilang berkat editan Photoshop.

Tindakan editing Photoshop ini dibongkar oleh Situs Radio Free Europe/Radio Liberty. Mereka awalnya membandingkan foto-foto resmi yang dirilis oleh kepresidenan, dengan foto yang diambil oleh jurnalis lain di waktu dan tempat yang sama. Perbedaannya begitu kontras. Wajah presiden bernama Kassym-Jomart Tokayev itu terlihat sangat mulus di foto yang dirilis oleh pemerintahan.

Wajah presiden diedit
Wajah presiden diedit |

Salah seorang pakar Photoshop dengan tegas mengatakan bahwa foto-foto tersebut 100% memang telah diedit. Wajah presiden itu begitu mulus hingga lebih mirip dengan efek-efek yang dihasilkan dari kamera selfie smartphone sekarang.

Salah satu retoucher terkemuka dunia, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan ia percaya bahwa gambar telah diubah 'terutama menggunakan efek buram untuk meratakan permukaan kulit wajah," tulis artikel RFE/RL.

Foto yang telah melalui proses editing bukan hanya saat satu kunjungan kenegaraan saja, tapi hampir di semua kunjungan Kassym-Jomart Tokayev ke berbagai negara. Mulai dari saat ia bertemu Presiden Vladimir Putin di Moscow pada bulan April, lalu Presiden Moon Jae-in dari Korea Selatan, juga Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban. Seluruh wajahnya terlihat tanpa keriput dan nampak awet muda.

Tentu saja hal ini membuat netizen melontarkan berbagai komentar bernada sarkas. Mereka tidak habis pikir seorang presiden juga membutuhkan editan semacam ini demi menaikkan citranya di masyarakat.

"Dia kan kaya. Lebih baik dia melakukan operasi plastik saja," ujar salah satunya.

"Bahkan rambutnya ikut jadi buram," tambah yang lain.

"Editor telah melakukan pekerjaan yang hebat," timpal lainnya.

Wajah presiden diedit
Wajah presiden diedit |
Artikel Lainnya

Kassym-Jomart Tokayev sendiri menggantikan presiden sebelumnya, Nursultan Nazarbaev yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah 29 tahun. Mantan diplomat yang berusia 65 tahun itu terpilih menjadi Presiden Kazakhstan pada 20 Maret 2019.

Meskipun masih baru menjadi presiden, rasanya janggal aja melihat wajahnya harus diedit. Kenapa tidak tampil apa adanya saja? Kan rakyat memilih dia bukan berdasarkan tampang, tapi karena kinerja. Kalau menurut kamu gimana?

Tags :