Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih

Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih
Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih | internasional.kompas.com

Padahal baru mulai kerja Desember kemarin.

Faktor ekonomi menjadi salah satu faktor yang mendorong seseorang untuk pergi merantau, karena di tempat asalnya sudah sedikit sekali lapangan pekerjaan yang tersedia. Di sisi lain, perantauan sayangnya juga bukan hal mudah untuk ditinggalkan. Apalagi sang perantau sendiri meninggalkan keluarga, anak, suami atau istri dalam jangka waktu yang lama.

Perasaan rindu ingin bertemu sanak saudara pastinya selalu ada di benak para perantau, tidak terkecuali pembantu di Singapura ini. Sayangnya, pembantu yang satu ini melakukan hal yang di luar dugaan hanya agar dapat pulang ke kampung halaman untuk menjumpai keluarganya.

Melansir Daily Mirror via Kompas.com (23/01/2020), melaporkan bahwa ada seorang pembantu di Singapura yang 'merebus' tangan majikannya agar bisa pulang ke Myanmar. Hal itu tidak hanya terjadi sekali, bahkan berulang kali. Akibat perbuatannya itu, bayi yang masih berusia 16 bulan itu mengalami luka bakar yang sangat parah.

Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih
Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih | internasional.kompas.com

Sekarang wanita berusia 30 tahun itu telah diamankan oleh pihak kepolisian setempat. Sementara itu, sang majikan, Amy Low mengatakan bahwa kejadian mengerikan itu terjadi pada 14 Januari lalu. Pada saat itu dia meninggalkan bayi dan putrinya yang berusia delapan tahun bersama pembantunya.

Baca juga: Miris! Bertahun-tahun Mengurung Diri, Rambut Gembel Wanita Ini Jadi Sarang Tikus

Saat ditinggalkan bersama pembantunya, anak sulung majikan menyadari bahwa adiknya terluka. Hal itu kemudian ia laporkan kepada ayahnya. Ketika ditanya tentang luka yang dialami oleh sang bayi, si pembantu semula mengatakan bahwa itu karena tidak sengaja memegang panci panas. Pernyataan itu pun dipercayai oleh Low.

Setelah itu, pelaku mengepak tasnya dan bersikukuh ingin pulang. Karena penasaran, akuntan berumur 40 tahun itu lantas memeriksa rekaman CCTV yang ada di rumahnya.

"Tubuh saya bergetar saat melihatnya," ujar Low.

Baca juga: Gara-Gara Kentut Sembarangan, Pria di Padang Bacok Tetangga Pakai Parang

Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih
Agar Bisa Pulang Kampung, Pembantu Ini Tega 'Rebus' Tangan Anak Majikan di Air Mendidih | cdn.popmama.com

Ketika diperlihatkan rekaman tersebut, barulah pembantu itu mengaku bahwa dia sengaja melukai sang bayi agar bisa pulang. Tak terima dengan apa yang dilakukan pembantunya, Low pun akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Pelaku pun akhirnya diamankan.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Ini Lumpuh hingga Hilang Ingatan, Diduga Dianiaya Orangtua Kandung

Melansir The Straits Times, melaporkan bahwa Low telah mempekerjakan pembatunya itu sejak 7 Desember tahun lalu. Lalu, karena kejadian ini agensi tempat perempuan itu dipekerjakan bersedia menerimanya kembali, dan mengembalikan sejumlah uang kepada Low.

"Sejak kejadian itu, putri saya terus menangis. Dia masih terlalu muda. Jadi kami tak tahu seperti apa penderitaannya," kata Low.

Artikel Lainnya

Menanggapi kasus tersebut, Menteri Ketenagakerjaan Singapura (MOM) dalam penjelasnnya di Facebook mengaku sudah mendapat kabar soal kejadian itu.

"Saat ini, kementerian tengah menyelidiki apakah agensi si pembantu sudah melanggar UU Ketenagakerjaan," ujar MOM.

Tags :