Niat Sembuhkan Pasien Covid-19 Dengan Hirup Nafasnya, Pakar Terapi Ini Malah Tewas

Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19
Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19 | hits.suara.com

Semoga bisa menjadi pembelajaran yang berharga untuk semua

Tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa orang tidak percaya mengenai adanya penyakit Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona. Bahkan ada juga yang sampai nekat ingin membuktikannya sendiri dengan cara menghirup nafas penderitanya secara langsung. Sejumlah orang lainnya juga malas memakai masker atau mematuhi protokol kesehatan.

Mengutip Suara.com (16/7/2021), sempat beredar aksi dari dua pria berpeci hitam yang menghirup nafas seorang pasien diduga Covid-19. Pria tersebut terlihat mendekati pasien yang tengah berbaring dengan santai.

BACA JUGA: Beredar Foto Lawas Wanita 70-an Mandi Di Sungai, Warganet: Nenek Buyut Kami

Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19
Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19 | hits.suara.com

Pria yang menghampiri itu diduga sebagai pakar terapi saraf yang berniat menyembuhkan pasien. Videonya dengan seorang rekan yang menghirup nafas pasien Covid-19 menjadi viral di media sosial.

Naas, setelah kejadian itu, pria yang menghirup nafas pasien Covid-19 tersebut dinyatakan meninggal dunia. " KH Sami'an. Detik detik virus corona nampak jelas, 17-4-2021 pukul 22.00 WIB..., tulis keterangan dalam video sebagaimana dikutip dari Suata.com (16/7/2021).

Di dalam video, terlihat salah satu pria meminta pasien Covid-19 untuk menarik nafas dan mengembuskannya. Lalu ia meminta rekannya untuk maju dan menghirup nafas yang dihembuskan pasien tersebut.

Setelah rekannya melakukannya, pakar terapi tersebut melakukan hal serupa, yaitu menghirup nafas dari pasien dengan dalam-dalam.

BACA JUGA: Rumah Paku di Dunia yang Gigih Tolak Penggusuran oleh Pihak Pemerintah

Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19
Ilustrasi virus corona | www.istockphoto.com

Waktu itu beliau sakit, saya mau bertamu akhirnya pulang, biar istirahat dulu. Itu terakhir kali saya bertemu, setelah itu saya terima kabar duka Mr. Masudin meninggal, antara kaget dan tidak percaya, ungkap Rony, rekannya yang merupakan seorang jurnalis.

Pakar yang bernama Masudin tersebut meninggal pada Selasa, 13 Juli 2021.

Di sisi lain, seornag dokter dan influencer Makassar, Bambang Budiono menyebutkan bahwa aksi menghitup nafas pasien Covid-19 itu sebagai tindakan COVIDIOT.

Ia menyatakan bahwa sosok COVIDIOT biasanya merupakan sahabat terbaik virus corona yang berkembang biak. Tetapi, biasanya COVIDIOT akan berakhir di liang lahat.

BACA JUGA: Viral Pekerja Ogah Pakai Masker Karena Tak Percaya Covid-19: Hidup Mati Saya Allah yang Tahu

Pakar terapi hirup nafas pasien Covid-19
Ilustrasi tenaga medis | www.istockphoto.com

Takabur dan kesombongan akan membawa petaka, tanpa pandang bulu dari rakyat jelata hingga orang ternama. Para COVIDIOT adalah sahabat terbaik virus corona, karena ia akan menjadi tempat berkembang biak dan penebar virus kemana-mana, sebelum ia tertimbun tanah di liang kubur, ungkap Bambang.

Lebih lanjut lagi, ia menuturkan bahwa COVIDIOT adalah salah satu penyebab tingginya kasus virus corona di Indonesia.

Artikel Lainnya

Hal-hal seperti ini yang menyebabkan negeri +62 telah meraih peringkta pertama kasus baru di dunia, menjadi episentrum Asia. Bahkan bisa menjadi episentrum Covid-19 dunia yanga akan terisolir dari seluruh negara di dunia. Menyedihkan, tutupnya.

Tags :