Rumah Hanya dari Triplek, Kuli Bangunan Ini Kaget Disodori Tunggakan Pajak Mobil Rp 20 Miliar

Kuli bangunan ditagih bayar pajak mobil mewah
Kuli bangunan ditagih bayar pajak mobil mewah | www.liputan6.com

Ditagih pajak Rp 200 juta

Seorang pekerja kuli bangunan kaget saat petugas pajak datang ke rumahnya yang bertujuan untuk menagih uang tunggakan pajak sebesar Rp 200 juta. Tentu saja hal ini membuat pria bernama Dimas Agung itu merasa kaget dengan tagihan tersebut.

Agung dituduh telah mengemplang pajak mobil mewah Roll Royce Phantom seharga Rp 20 miliar. Kondisi Agung yang serba pas-pasan dan hanya tinggal di sebuah rumah triplek tentu saja mustahil jika Agung memiliki mobil mahal tersebut.

1.

Didatangi petugas pajak

Kuli bangunan ditagih bayar pajak mobil mewah
Agung saat menemui petugas pajak | www.tribunnews.com

Dilansir dari Merdeka.com, Rabu (20/11/9), Dimas Agung heran bukan kepalang saat kemarin rumahnya disambangi petugas dari badan retribusi pajak kendaraan DKI dan Samsat Polda Metro Jaya. Pemuda berusia 21 tahun pun bertanya, pajak apa yang sebenarnya telah ia kemplang.

Agung mengaku jika dirinya kerap dikirimi tagihan pajak mobil mewah, namun dirinya tak menyangka jika ia akan didatangi petugas pajak kendaraan. Agung yang tinggal di kawasan gang sempit di Jalan Mangga Besar IV Jakarta Barat itu masih merasa kesulitan untuk mengganti dinding rumahnya yang terbuat dari triplek, apalagi untuk membeli mobil seharga Rp 20 miliar.

Baca juga: Tak Mau Bayar Pajak, Pemilik Warung Bakso Granat Lempar Gelas ke Petugas!

"Saya kaget, hah? Mobil mewah, mobil darimana pak? Mau ditaruh di mana juga mobilnya? Di sumur?" kata dia mengingat kejadian kemarin dan menuturkannya ulang kepada Liputan6.com, Rabu (20/11/2019).

2.

Curiga KTP disalahgunakan

Kuli bangunan ditagih bayar pajak mobil mewah
Ilustrasi mobil Roll Royce | www.dream.co.id

Melihat kondisi Agung yang serba kekurangan itu membuat petugas pajak yakin dengan penjelasannya. Petugas memberikan sebuah surat yang harus ditandatangani Agung untuk membersihkan namanya dari pengemplang pajak.

"Jadi ya semoga sekarang kalau ngurus apa-apa gitu sudah bisa, nama saya udah diblokir dari yang tertera di pajak mobil mewah itu bukan jadi data saya lagi," tutur Agung.

Baca juga: Kepergok Ngobrol Saat Kapolri Beri Arahan, Kapolres Kampar Dicopot dari Jabatan

Agung kini sadar mengapa dirinya tak bisa membuat Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan BPJS. Agung yang beberapa waktu lalu mendatangi kantor BPJS hendak membuat kartu kesehatan itu ditolak karena tertulis di data diri memiliki mobil mewah.

"Oh jadi ini maksudnya, dari situ saya baru nyambung yang dikatakan petugas BPJS itu, tapi ya saya diemin aja itu surat karena ya saya pikir bukan punya saya juga," jelas dia.

3.

Tak bisa buat BPJS

Kuli bangunan ditagih bayar pajak mobil mewah
Agung saat ditemui di kediamannya | www.liputan6.com

Agung mengaku pada tahun 2017 lalu, KTP miliknya pernah dipinjam seorang rekannya untuk membeli motor. Rekannya itu tak punya KTP sehingga Agung meminjamkan miliknya.

Baca juga: Admin Twitter Ditjen Pajak Diisengin Netizen, Eh Malah Ngasih 10 Balasan Kocak Kayak Gini

“Teman saya tidak punya KTP, minta tolong pinjem ke saya, saya kasih," kata dia.

Agung juga menduga jika KTP miliknya telah disalahgunakan oleh mantan bos tempat ia pernah bekerja. Dalam surat pajak tersebut tertulis mobil Roll Royce bernopol B 5 ARI atas nama Ari. Agung mengaku mantan bosnya itu pernah meminjam KTP miliknya namun tak dikembalikan.

“Mungkin dipakai untuk kepemilikan itu. Terakhir ketemu bos saya itu tahun 2018, sekarang perusahaannya sudah tutup,” imbuh Agung dilansir dari Tribunnews.com.

Artikel Lainnya

Petugas retribusi pajak mengatakan jika peristiwa ini bukanlah pertama kali terjadi. Para pemilik mobil mewah tak jarang memanfaatkan warga sebagai atas nama kepemilikan. Warga dihimbau untuk berhati-hati dalam meminjamkan KTP untuk menghindari penyalahgunaan.

Tags :