Ketika Hendak Ditangkap, Mantan Presiden Peru Nekat Tembak Kepalanya Sendiri

mantan presiden
Alan Garcia menembak kepalanya sendiri ketika hendak ditangkap | internasional.kompas.com

Ada 4 mantan presiden Peru yang juga terjerat kasus serupa

Apa yang sebenarnya berkecamuk di dalam kepala mantan presiden Peru ini? Mungkinkah dia malu luar biasa atas apa yang telah dilakukannya selama ini? Kalau di Indonesia saja para koruptor masih bisa tertawa dan senyum ketika memakai rompi orange, mantan presiden Peru ini lebih memilih melakukan bunuh diri karena korupsi. Mungkin lebih tepatnya, karena saat itu hendak ditangkap.

Entah karena dia malu atau tak punya pilihan lain seandainya tertangkap. Namun, dia telah tahu bahwa dia bersalah. Rasa bersalah seperti inilah yang sekiranya jarang kita jumpai. Tidak perlulah sampai bunuh diri, namun tidak perlu juga seakan terlihat 'bangga' saat mengenakan rompi orange itu.

mantan presiden
Alan Garcia adalah mantan presiden Peru yang terkena kasus suap | news.harianjogja.com

Diwartakan oleh Kompas.com, Alan Garcia mantan presiden Peru ini diduga menembak kepalanya sendiri lantaran polisi hendak menangkapnya pada Rabu (17/4/2019). Alan Garcia yang saat itu berumur 69 tahun itu sampai harus dilarikan ke rumah sakit di Lima. Akan tetapi dia tidak tertolong setelah menjalani operasi darurat dan sempat melewati masa kritis.

"Kondisinya sangat serius dan kritis. Dokter sampai harus menyadarkannya sebanyak tiga kali setelah dia mengalami gagal jantung," ujar Tomas, dilansir AFP.

Tomas mengatakan kalau peluru yang ditembakkan itu langsung menembus kepala Garcia. Walau sempat ditangani intensif di Rumah Sakit Darurat Casimiro Ulloa di Lima, Garcia akhirnya meninggal.

"Pagi ini terjadi kecelakaan yang patut disesalkan. (Mantan) presiden mengambil keputusan untuk menembak dirinya sendiri," ucap pengacara Garcia, Erasmo Reyna, kepada wartawan yang saat itu berada di luar rumah sakit tempat mantan presiden menjalani operasi.

Alan Garcia
Alan Garcia sempat kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal | internasional.republika.co.id
Artikel Lainnya

Garcia sendiri adalah presiden Peru untuk masa jabatan 1985-1990 dan 2006-2011. Dia diduga telah menerima suap dari Odebrecht, raksasa konstruksi Brasil. Suap tersebut adalah imbalan atas kontrak pekerjaan umum skala besar.

Garcia bukan mantan presiden satu-satunya yang menerima suap. Ada empat mantan presiden Peru yang dilaporkan terlibat kasus korupsi. Pedro Pablo Kuczynski, Ollanta Humala, dan Alejandro Toledo juga dilaporkan.

Di sisi lain, perusahaan Odebrecht mengakui bahwasanya pihaknya membayar suap sebesar 29 juta dollar AS. Suap itu ditujukan kepada pejabat Peru untuk tiga kontrak pekerjaan.

Di zaman Garcia, suap itu dilakukan untuk mengamankan kontrak pekerjaan pembangunan metro di Lima kala itu. Bahkan, dari laporan pers di Peru, mantan presiden yang menembak kepalanya sendiri ini menerima pembayaran sebesar 100.000 dollar atau dalam rupiah kisaran 1,4 miliar. Dana ilegal dari Odebrecht itu diberikan atas pidato kepada para pemimpin bisnis asal Brasil pada Mei 2012 lalu di Sao Paulo.

Tags :