Hendak Tolong Kuda Delman yang Terjatuh, Reza Arap Malah Dikeroyok Massa!

Reza Arap mencoba selamatkan kuda delman
Reza Arap mencoba selamatkan kuda delman | twitter.com

Orang zaman sekarang kok mudah banget menghakimi

Selain kerbau, hewan lainnya yang masih dimanfaatkan tenaganya di era modern seperti sekarang ini adalah kuda. Di Indonesia, kuda biasanya dijadikan alat pengangkut turis di lokasi-lokasi wisata. Sayangnya, perawatan kuda tidak sebanding dengan rasa lelah yang harus dialaminya karena bekerja seharian. Tak jarang, kuda terjatuh lemas karena kelelahan.

Baru-baru, Reza Arap membagikan pengalaman mirisnya ketika hendak menyelamatkan seekor kuda yang kelelahan. Kuda itu lelah karena harus menarik delman di tengah banjir. Padahal, sebenarnya kuda tidak dirancang untuk transportasi semacam ini. Saat hendak menyelamatkan kuda delman itu, Reza malah hampir dikeroyok oleh warga sekitar.

Gua barusan hampir digebukin massa gara-gara mau nolongin kuda delman yang kecapekan sampai jatuh. Orang-orang amukin gua karena gua berhentiin mobil tepat di sebelahnya dan berpikir gua cuma mau foto," tulisnya di akun Twitter menceritakan kronologi.

Padahal, Reza sebenarnya mau menolong dan bukan cuma memotret doang. Apalagi saat itu warga hanya menonton dan tidak mau membantu. Setelah Reza ngamuk, barulah beberapa orang membantu kuda tersebut. Kala itu, kuda tersebut mengamuk di pinggir jalan saat beberapa warga berusaha melepaskan tali pengait dengan delman.

Baca Juga: Resmi Hilangkan Muhammad dari Nama Depannya, Reza Arap Berencana Anut Agama Ini

Lalu gua masuk mobil, depan gua truk, mereka teriak "tabrak aja tabrak". gua jalan maju sampe truk bisa jalan. lalu gua mundur lg ke mereka. gua turun mobil. gua suru semua ngomong depan gua jangan pas gua jalan. nga ada yang berani. ampas lo semua." tulis Reza penuh amarah.

Reza menyayangkan sikap warga yang malah memanas-manasin situasi, alih-alih membantu kuda tersebut. Seandainya saat itu dia membawa uang cash dalam jumlah banyak, Reza mengaku ingin membeli kuda tersebut. Dia berharap dengan uang itu, sang pemilik delman tidak perlu harus mempekerjakan kudanya sampai kelelahan begitu.

Yang gua sesalkan cuma satu. Gua enggak bawa cash [uang tunai-red]. Andai gua bawa cash dan banyak, gua akan kasih ke yang punya kudanya buat enggak narik lagi or at least I buy his horse," kata Reza Arap melalui akun Twitter.

Baca Juga: Sempet Tak Percaya Diri, Reza β€˜Arap’ Oktavian Dikontrak Anak Perusahaan YG Entertainment

Reza pun mengimbau kepada pengikutnya untuk tidak menaiki delman di tempat yang bukan lokasi wisata. Janganlah memaksakan naik kuda delman di tempat yang tidak wajar, seperti pada saat banjir.

You all please don't ride delman. I mean, it's okay to ride delman but in the right places like holiday spots/whatever except floods. Horses need double or maybe triple energy to run on floods."

Unggahannya ini pun mendapatkan beragam respons dari netizen. Mereka bersyukur Reza mau bertindak menolong kuda tersebut. Beberapa netizen mengakui bahwa pemanfaatan kuda sebenarnya sudah sangat ketinggalan zaman.

@sonzzzmymomx: Orang indo kebanyakan mah gitu, giliran ada yg mau baek,malah dipikir macem2

@djamtjoek: Thank you for standing up for the poor horse. Semoga dengan ini setidaknya eksploitasi kuda saat tjd ny banjir dpt berkurang Folded hands

@syahriells: Kronloginya, jadi kudanya itu ngamuk menurut gua itu kecapekan, karna dari pagi itu terus terusan narik, nah kenapa bisa jatoh, itu kaki belakang yg kanan itu nyangkut ama yg ngiket dia,

@iam_nurul: Nih yaa, gua malu bgt emang ama orng orang kita sendiri kadang kalo soal di jalanan, egonya pada gede gede bgt, punya kendaraan bagus bagus tapi pada ngga punya otak :"( sedih. Kalo dikasih tau dibilang "sok ngatur lo, kaya gapernah ngelanggar aja" . Malah cari kesalahan orang

Artikel Lainnya

Naik delman mungkin sekilas terlihat seru. Tapi, kalau kudanya sudah memperlihatkan tanda kelelahan, sebaiknya kamu tidak memaksakan diri naik delman, ya, apalagi kalau harus mengangkut banyak penumpang. Mending kasih aja uangnya kepada Pak Kusir sebagai biaya beli makan kudanya.

Tags :