Guru Honorer di Manokwari Tewas Dipanah, Isu "Suanggi" atau Ilmu Sihir Muncul!

Ilustrasi
Ilustrasi | www.arrow.com

Pelaku masih menjadi misteri

Seorang guru yang masih berstatus honorer di Manokwari ditemukan tewas dalam kondisi yang menyedihkan. Pria yang diketahui bernama Yurmianus Wonggor itu, ditemukan tewas di belakang rumahnya di Kampung Hink, Distrik Manokwari Selatan, Papua Barat.

Korban tewas dengan kondisi tertancap 2 anak panah di tubuhnya. Tak hanya itu tangannya juga terluka akibat ada yang membacok. Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP Mathias Krey, korban meninggal lantaran dianiaya oleh orang.

1.

Polisi masih berusaha mengungkap kasus ini

Ilustrasi
Polisi masih berusaha mengungkap kasus ini | www.kabariku.com

Dilansir dari Tribunnews, tewasnya guru honorer dengan kondisi tubuh yang tertancap 2 anak panah ini, masih menjadi misteri. Sampai sat ini polisi masih berusaha untuk mengungkap kasus ini. Polisi juga masih berusaha untuk mencari tersangka atau pelaku dalam pembunuhan tersebut.

"Tim Reserse dan Kriminal sedang bekerja mengungkap kasus ini. Kami sudah melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari kerabat dan keluarga korban," ujar Mathias.

Kapolres Manokwari AKBP Adam Erwindi juga menambahkan jika pihaknya akan berusaha menyelesaikan kasus penganiayan yang berakhir pada pembunuhan guru honorer tersebut.

"Kami akan berupaya maksimal mengungkap pelaku. Beberapa saksi sudah memberikan keterangan, kami masih dalami," bebernya.

Baca juga: Menyedihkan, Guru Honorer Di Garut Sebulan Digaji 200 Ribu

2.

Ditemukan tiga buah panah

Ilustrasi
Ditemukan tiga buah panah | www.arrow.com

Menurut keterangan Adam, dirinya menemukan 2 buah anak panah menancap di tubuh korban. Selain itu kondisi tangan kanan korban hampir putus akibat luka bacok.

"Di TKP kami temukan tiga buah anak panah, dua tertancap di tubuh korban dan satu lainnya berada di samping jasad korban. Kami juga temukan satu buah 'handphone' serta parang," beber korban.

3.

Beredar isu "suanggi"

Ilustrasi
Beredar isu "suanggi" | halopolisi.com

Walaupun polisi sudah melakukan investagasi terhadap kasus ini, banyak masyarakat sekitar yang menganggap jika korban terbunuh karena "suanggi" atau ilmu sihir.

Menurut keyakinan beberapa masyarakat di sana "suanggi" merupakan keyakinan masyarakat lokal terhadap adanya manusia dengan ilmu tertentu yang membunuh seseorang. Diduga ada unsur balas dendam di kasus tersebut.

Namun polisi akan terus berupaya untuk menyelesaikan kasus ini sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku.

"Ini kasus hukum ya, tentu harus dilakukan pembuktian melalui hukum positif. Yang pasti ada korban, ada barang bukti dan sekarang kita sedang menggali keterangan saksi untuk mengungkap siapa pelakunya," imbuh Adam.

Artikel Lainnya

Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai guru honorer ditemukan tewas dengan kondisi 2 anak panah menancap di tubuhnya. Tak hanya itu kondisi tangannya juga hampir terputus akibat luka bacok. Sampai saat ini polisi masih berusaha untuk menginvestigasi kasus ini dan mencari pelaku atas pembunuhan tersebut.

Tags :