Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun

Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun
Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun | kumparan.com

Memang terlihat meyakinkan dan banyak yang percaya.

Wabah virus corona yang telah melanda belahan dunia. Bahkan badan kesehatan dunia, WHO, telah menetapkan situasi saat ini sebagai kondisi darurat global. Berbagai upaya juga telah dilakukan sejumlah negara untuk mencegah penyebaran virus lebih luas lagi, mulai dari memperketat aturan keluar masuk, sampai mengisolasi orang yang dicurigai terinfeksi.

Siapa sangka jika wabah virus yang memiliki nama resmi covid-19 ini ternyata sudah diramalkan sebelumnya?

Dilansir dari Kumparan (10/03/2020), seorang netizen membuat heboh dunia maya dengan status yang dikirimkan di Facebook pada tahun 2016. Status tersebut diduga merupakan ramalan tentang wabah virus corona saat ini.

Padahal virus yang bernama resmi covid-19 ini baru mulai mewabah di Wuhan, China pada akhir Desember 2019, sebelum akhirnya menyebar ke negara lainnya di awal tahun 2020.

Baca juga: Tak Kebagian Masker, Wanita Ini Kenakan Kostum Jerapah untuk Cegah Virus Corona

Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun
Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun | blue.kumparan.com

Status yang menghebohkan itu diunggah oleh seorang pengguna Facebook bernama Eka Pras. Meski tidak menyebut nama virus corona secara spesifik, namun status Facebook yang diunggahnya pada 31 Desember 2016 seolah memperingatkan tentang wabah yang melanda dunia saat ini.

"Awal tahun 2020 nanti akan ada virus dari china, menyerang hampir 1/3 manusia di bumi. Mau percaya silahkan. Tidak juga gapapa," tulisnya.

Baca juga: Setelah Kerja Keras Rawat Pasien Corona, Perawat Cantik Ini Minta Dicarikan Pacar

Sekarang, status tersebut telah ramai dikunjungi netizen yang penasaran. Bahkan status tersebut telah dibagikan lebih dari tujuh ratus kali. Tidak sedikit warganet yang terkejut, karena apa yang dikatakan Eka memiliki banyak kecocokan dengan situasi sekarang.

Banyak orang percaya bahwa wabah virus corona yang terjadi saat ini memang sudah diramalkan empat tahun sebelumnya, hingga akhirnya benar-benar menyebar di berbagai belahan dunia.

Baca juga: Viral Ojol Pakai Masker Khusus Pelindung Radiasi, Netizen: Slipknot Sepi Job

Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun
Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun | blue.kumparan.com

Namun belum lama ini Eka Pras akhirnya membeberkan mengenai kebenaran status tersebut. Ternyata status yang meramalkan wabah virus corona ternyata adalah status lama yang telah diedit.

Hal itu diakui Eka Pras dalam statusnya pada Selasa (10/3/2020). Ia juga meminta maaf atas kehebohan yang dia perbuat. Eka Pras sengaja mengedit status lamanya dengan maksud bercanda.

Baca juga: Warga Lagi Panik Virus Corona, Ada Oknum Nakal yang Jual Masker Rp31 Juta

"Maaf untuk semua teman facebook dan penggemar facebook saya, postingan viral/trending saya sebenarnya hanya editan, bukan ramalan maupun terawangan. Saya juga masih belajar. Niat saya untuk mengedit status tersebut nantinya hanya akan saya screenshoot dan diunggah sebagai status WA. Tidak ada niatan lain. Saya minta maaf. Saya bukan orang hebat, atau orang sakti. Saya pun masih bisa lapar dan haus. Sekali lagi saya minta maaf. Salam rahayu," tulisnya.

Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun
Geger! Status Facebook Ini Ramal Virus Corona Sejak 4 Tahun Lalu, Ini Kata Pemilik Akun | blue.kumparan.com
Artikel Lainnya

Sebenarnya sebuah status Facebook itu asli atau tidak, bisa diketahui dengan melihat riwayat penyuntingannya. Status tahun 2016 yang menyebut soal virus corona buatan Eka Pras itu memang terbukti hasil suntingan. Status asli sebenarnya berbunyi, "jenenge tulisan i tergantung seng moco.. kari temu nalare po ra di knekne."

Tags :