Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya

Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya
Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya | www.worldofbuzz.com

Semua itu agar dapat menghemat waktu saat melepas dan mengenakan pakaian pelindung.

Di tengah-tengah kekacauan yang ditimbulkan oleh wabah virus corona di Wuhan, pastinya banyak dokter dan tenaga medis yang berjuang keras untuk memberikan yang terbaik kepada setiap pasien yang terinfeksi. Apalagi jumlah pasien semakin hari semakin bertambah, yang tidak dibarengi dengan bertambahnya fasilitas kesehatan dan tenaga medis.

Alhasil beban kerja para tenaga medis akhirnya juga bertambah, karena jumlah mereka tampaknya memang tidak cukup untuk menangani banyaknya pasien yang terinfeksi.

Selain bertugas menangani pasien terinfeksi virus corona, ada tugas lain yang tak kalah penting bagi setiap petugas medis, yakni menjaga kesehatan diri mereka sendiri. Artinya, mereka juga harus meluangkan waktu di sela jadwal yang padat untuk memastikan telah mengenakan proteksi secara benar dan menjaga kebersihan diri mereka.

Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya
Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya | www.worldofbuzz.com

Sayangnya untuk bisa memastikan semua itu dengan baik di sela jadwal yang padat rasanya agak sulit. Apalagi bagi perempuan yang dikenal membutuhkan waktu yang relatif lama untuk merawat diri. Namun sepertinya hal itu tidak berlaku lagi bagi Shan Xia (30), salah seorang perawat yang bertugas menangani pasien terinfeksi virus corona di Wuhan.

Baca juga: Agar Tak Tertular Virus Corona, Wanita Ini Kenakan Botol Besar di Kepalanya

Melansir The Star via World of Buzz, melaporakan bahwa pada hari Senin (27/1/2020), perawat cantik itu memutuskan untuk mencukur rambutnya sampai botak. Hal itu Shan Xia lakukan agar memudahkan dirinya saat merawat pasien terinfeksi virus corona.

Ibu dua anak yang bekerja di Rumah Sakit Renmin Universitas Wuhan itu mengatakan bahwa dirinya memotong rambutnya untuk menghindari infeksi. Selain itu, dengan kepalanya yang botak sekarang, dia bisa menghemat waktu saat mengenakan dan melepas pakaian pelindung.

Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya
Demi Rawat Penderita Virus Corona, Perawat Cantik Ini Rela Botaki Kepalanya | www.worldofbuzz.com

Sementara itu, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan pada Senin (27/1/2020) bahwa pihaknya telah mengerahkan tim yang terdiri dari 959 petugas medis dari tujuh provinsi dan kota di China. Langkah itu mereka ambil untuk membantu mencegah dan menahan penyebaran virus semakin meluas.

Baca juga: Viral Video Warga Wuhan Berteriak Saling Menguatkan Akibat Virus Corona

Anggota dari tim medis tersebut berasal dari provinsi Henan, Jilin, Liaoning, Shanxi, dan Shaanxi, serta kota-kota di Tianjin dan Chongqing.

Selain itu, tujuh kelompok penyuluh kesehatan juga telah dikirim ke Beijing, Hebei, Shanghai, Henan, Hunan, Guangdong dan Sichuan untuk memantau epidemi, perawatan medis, pencegahan dan pengendalian epidemi oleh masyarakat dan lembaga medis lain.

Artikel Lainnya

Tentunya apresiasi tertinggi perlu kita sampaikan kepada para petugas medis yang rela menghadapi risiko infeksi, demi membantu pasien terinfeksi, serta mencegah penyebaran virus semakin meluas. Semoga wabah virus ini bisa segera teratasi.

Tags :