Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele | paulwriter.com

Nggak bisa ngikutin perkembangan zaman? Kelar udah!

Dunia bisnis memang sarat akan persaingan yang ketat. Siapa yang tidak mampu beradaptasi dengan perubahan, maka merekalah yang akan tersingkir. Setidaknya itu merupakan gambaran kengerian dalam persaingan bisnis saat ini. Tidak percaya? Silakan liat artikel di bawah karena Keepo akan membahas tentang deretan perusahaan besar yang akhirnya bangkrut karena hal sepele.

Salah satunya adalah ketidakmampuan mereka dalam menciptakan sebuah inovasi yang berguna di masyarakat. Penasaran perusahaan besar mana saja yang dimaksud? Berikut ulasannya untuk kamu semua!

1.

Kodak

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
Kodak | www.ethnews.com

Kodak merupakan salah satu perusahaan besar yang pernah berjaya di era 90-an. Banyak orang yang menggunakan produk kamera manual serta film seluloid dari perusahaan yang satu ini.

Berdasarkan catatan sejarah, kamera produksi Kodak menjadi kamera pertama yang digunakan oleh Neil Amstrong, astronot pertama yang berhasil menginjakkan kaki di bulan. Ia menggunakan kamera produksi Kodak untuk memotret berbagai objek yang ada di bulan, tepatnya pada tahun 1969.

Seiring dengan perkembangan teknologi, perusahaan yang didirikan oleh George Eastmen pada tahun 1888 ini kemudian mulai memproduksi kamera digital. Akan tetapi, Kodak tetap mempertahankan dan malah mengembangkan kamera analognya dibandingkan memfokuskan pada kamera digital.

Di saat itulah Kodak dianggap telah melewatkan peluang bisnis arena yang sangat besar. Padahal, Kodak memiliki fasilitas yang mumpuni untuk dapat memproduksi dan mengembangkan kamera digital. Karena Kodak tidak siap mengantisipasi perkembangan teknologi, mereka pun akhirnya tidak mampu bersaing dengan perusahaan baru lainnya.

2.

Chrysler

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
Chrysler | fortune.com

Perusahaan yang berfokus pada bidang otomotif ini termasuk ke dalam perusahaan terbesar ketiga di Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Walter P. Chrysler pada tahun 1925. Meski sempat menduduki posisi tiga besar, namun nyatanya hal itu tidak membuat Chrysler bertahan lama.

Produk-produk yang dikeluarkan oleh perusahaan ini dianggap tidak mampu bersaing dengan perusahaan otomotif lainnya. Bahkan beberapa orang mulai menganggap bahwa kualitas produk yang dikeluarkan Chrysler lebih buruk dari perusahaan lainnya sehingga orang-orang mulai enggan memilih produk dari perusahaan ini.

Perusahaan Chrysler sempat mendaftarkan diri untuk mendapatkan perlindungan dari kebangkrutan. Akan tetapi, pada akhirnya perusahaan ini dinyatakan bangkrut dan mengalami kerugian sebesar 8 miliar dollar AS.

Menurut survey yang dilakukan pada Maret 2009 yang lalu, penjualannya pun dinyatakan turun sebesar 46%. Meskipun telah melakukan berbagai usaha untuk mendapatkan perlindungan, namun tetap saja perusahaan ini mengalami kebangkrutan.

3.

MGM Studios Inc

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
MGM Studios Inc | variety.com

Ketika masih kecil kamu pasti sering melihat seekor singa yang mengaung di sebuah lingkaran sebelum menonton film favoritmu bukan? Nah, cuplikan tersebut merupakan produksi dari Metro Goldwyn Mayer (MGM) Studios Inc, guys. Meski telah memproduksi berbagai film terkenal, seperti James Bond, perusahaan ini ternyata telah dinyatakan bangkrut, lho.

Sejak tahun 2005, MGM memang tercatat telah memiliki hutan sebesar 2,8 miliar US Dollar. Selain itu, turunnya penjualan DVD yang ditawarkan pada Providence Equity Partners, Texas Pacific Grup, Sony Corp, hingga Comcast Corpda serta hutang lainnya sebesar 5 triliun US Dollar semakin memperburuk keadaan perusahaan ini. Sayang banget padahal MGM merupakan salah satu perusahaan terbaik dalam industi perfilman dunia.

4.

Lehman Brothers

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
Lehman Brothers | edition.cnn.com

Lehman Brothers merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Perusahaan ini didirikan oleh Henry Lehman dan sempat dianggap sebagai bank investasi terbesar keempat di Amerika Serikat. Meski begitu, perusahaan ini telah menyatakan bangkrut pada tanggal 15 September 2008.

Pada saat itu, nilai aset yang dimiliki sebesar 691 miliar US Dollar. Pernyataan tersebut membuat beberapa pihak terkejut. Banyak yang tidak menyangka kalau Lehman Brothers akan bangkrut mengingat bank tersebut dianggap telah teruji selama 158 tahun.

Kebangkrutan yang dialami oleh Lehman Brothers dinilai sebagai salah satu kebangkrutan terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Perusahaan ini mencatat kerugian sebesar 3, 9 miliar US Dollar pada bulan ketiga tahun 2008.

Salah satu penyebab utama dari kebangkrutan Lehman Brothers adalah memburuknya kredit perumahan di Amerika Serikat serta adanya dugaan manipulasi tentang laporan keuangan. Selain itu, Lehman Brothers juga telah gagal menggaet pembeli sebagai investor mereka.

Artikel Lainnya
5.

Worldcom Inc

Deretan Perusahaan Besar yang Bangkrut Karena Hal Sepele
Worldcom Inc | topyaps.com

Worldcom Inc adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Perusahaan ini menempati posisi kedua sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Amerika. Perusahaan ini juga menjadi penyedia layanan telepon jarak jauh serta memiliki backbone jaringan internet terbesar.

Pada tahun 1990-an, Worldcom Inc telah mengakuisisi beberapa perusahaan telekomunikasi lainnya sehingga pendapatan mereka meningkat dari 152 juta dollar AS pada tahun 1990 menjadi 392 juta dollar AS pada tahun 2001.

Akuisisi terbesar mereka terjadi pada tahun 1998 saat mereka mengambil kemudi perusahaan MCI yang mana merupakan perusahaan terbesar kedua di bidang telekomunikasi jarak jauh di Amerika Serikat.

Di tahun yang sama, WorldCom Inc juga membeli perusahaan UUNet, Compuserve, serta jaringan data AOL (American Online) sehingga membuatnya menjadi perusahaan operator nomor satu dalam segi infrastruktur.

Namun, kejayaan tersebut menjadi runtuh ketika Amerika mengalami resesi ekonomi pada tahun 1998. Hal itu membuat permintaan terhadap infrastruktur internet menjadi berkuran drastis.

Pendapatan dari perusahaan ini pun menurun drastis dari yang diharapkan sebelumnya hingga membuat WorldCom kebingungan karena harus membiayai investasi infrastruktur yang mana menggunakan sumber pendanaan dari luar. Pada akhirnya perusahaan ini menyatakan bangkrut dengan nilai aset sebesar 103,9 miliar US Dollar.

Itu dia beberapa perusahaan besar yang bangkrut karena hal sepele. Fakta di atas menunjukkan betapa pentingnya inovasi serta kesiapan dalam menghadapi segala kemungkinan yang bakal terjadi. Adaptasi, inovasi, dan evaluasi menjadi kunci penting dalam menghadapi persaingan bisnis saat ini.

Tags :