Bukannya Ditakuti, Pandemi Corona Malah Munculkan Tren Rambut Baru!

ilustrasi
ilustrasi | nypost.com

Tren Rambut Ini Mengingatkan Betapa Berbahaya Wabah Corona Ke Semua Orang

Virus Corona yang telah menelan banyak korban jiwa di berbagai negara dan menimbulkan kekhawatiran banyak orang ini masih mengalami penyebaran di seluruh negara.

Meski jumlah kasus baru yang terkonfirmasi telah dilaporkan melambat di sebagian negara, tetapi secara umum masih terus bertambah dan masih menjadi momok yang menakutkan bagi seluruh masyarakat di dunia.

Namun ditengah-tengah pandemi ini, warga Kenya justru menjadikan virus corona sebagai tren baru model rambut yang paling diminati.

Dilansir dari nypost, warga Kibera, daerah kumuh terbesar Kenya, mencoba mengulik gaya rambut baru berdasarkan bentuk virus corona ketika dilihat menggunakan miskroskop.

Yang membuat gaya rambut unik ini menjadi tren di sana karena harga yang ditawarkan untuk membentuk rambut mirip bentuk virus corona cukup terjangkau.

Baca Juga : Romantis! Kakek Cat Rambut Nenek Saat Karantina Corona di Rumah

ilustrasi
rambut model corona | nypost.com

Untuk menciptakan tampilan rambut runcing ini, sang penata rambut membagi rambut menjadi beberapa bagian diawalnya. Setelah itu, rambut akan dipuntir dan dibungkus dengan benang hitam sehingga harganya jauh lebih murah bila dibandingakan dengan mengepang dengan rambut sintesis.

Hasilnya yaitu bentuk rambut yang menantang gravitasi, mirip dengan virus yang membuka sel tubuh manusia dan mulai bereplikasi.

Menurut salah satu penata rambut di Kenya, Sharon Refa dan pihaknya mempunyai tujuan lain munculnya tren gaya rambut ini. Terlepas agar dirinya tetap menerima pemasukan di masa-masa sulit, Refa menuturkan banyak orang dewasa di tempatnya yang tidak percaya jika wabah yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, Tiongkok, itu benar-benar nyata.

Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak cenderung lebih teredukasi dengan mencuci tangan dan mengenakan masker ketika mereka berada di luar.

Banyak orang dewasa tak melakukan hidup bersih. Karena itu, kami muncul dengan ide membentuk model rambut corona, ujar Refa.

Lewat model rambut virus corona, mereka ingin mengingatkan akan betapa berbahayanya wabah tersebut ke semua orang.

Baca Juga : Bikin Ngakak! Begini Tingkah Konyol Orang Saat Gabut Akibat Karantina Corona

pose dengan model rambut corona
pose dengan model rambut corona | nypost.com

Menurut Margaret Andeya, seorang ibu yang mengalami kesulitan selama pandemi ini, mengatakan bahwa gaya rambut virus corona ini sangat cocok untuk anaknya, juga untuk keuangannya.

Pembatasan yang diterapkan akibat virus ini telah ‘melumpuhkan’ orang-orang yang mengadalkan kehidupan pada pekerjaan harian.

“Gaya rambut ini jauh lebih terjangkau untuk orang-orang seperti saya yang tidak mampu membayar lebih, tapi tetap ingin anak kami terlihat bergaya,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan gaya rambut coronavirus, hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp7 ribu. Sementara, model rambut umumnya memerlukan biaya Rp45 ribu hingga Rp75 ribu. Kebanyakan warga Kibera tidak bisa mengeluarkan uang sebanyak itu saat ini.

Margaret Andeya dengan kedua anaknya yang memiliki rambut coronavirus.
Margaret Andeya dengan kedua anaknya yang memiliki rambut coronavirus. | nypost.com

Hal senada pun dilontarkan oleh Miriam Rashid, salah satu ibu di Kibera ini

COVID-19 telah menghancurkan ekonomi, mengambil pekerjaan kami sehingga uang sangat langka. Saya memutuskan memilih gaya rambut ini untuk anak saya karena harganya murah. Di saat yang bersama, membantu mengomunikasikan tentang virus corona pada masyarakat umum.

Para penata rambut sedang membuat gaya rambut virus corona.
Para penata rambut sedang membuat gaya rambut virus corona. | nypost.com
Artikel Lainnya

Sejauh ini Kenya telah mendeteksi 715 kasus virus corona, dan dari jumlah tersebut, 36 pasien dinyatakan meninggal dunia, dengan 259 lainnya yang dikonfirmasi pulih. Hingga kini, Kenya memiliki kasus aktif COVID-19 sebanyak 420 pasien.

Tags :