Gini nih Kalau Lulusan S3 Marketing Bikin Usaha Ayam Goreng, Promosinya Sangat Memikat!

Promosi ayam goreng 1
Promosi ayam goreng | twitter.com

Jualan ayam goreng dengan promosi memikat tapi bikin rugi pelanggan

Saat hendak membeli makanan, kita pasti memikirkan dua faktor. Yang pertama adalah rasanya. Kita pasti pengen makanan yang rasanya nikmat dan bisa memberikan kepuasan tersendiri saat disantap.

Yang kedua adalah harganya. Harga makanan yang murah tentu akan menarik minat kita semua sebagai sobat misqueen. Sayangnya, makanan dengan harga murah sering kali mengecewakan pelanggan.

Seperti yang terlihat dalam foto yang tengah viral belakangan ini. Akun Twitter bernama @depresioninstaa mengunggah tiga foto yang menunjukkan dagangan ayam goreng.

Pedagang ayam goreng itu menjual dengan harga yang murah banget yaitu hanya Rp 2.500. Menariknya, ada promosi yang ditawarkan oleh penjual tersebut yaitu setiap pembelian 3 potong ayam goreng, cukup membayar Rp 10.000 saja.

Sampai di sini kamu mungkin udah mengerti kenapa penjualnya dijuluki sebagai S3 marketing. Masa dia menjual ayam goreng dengan harga Rp 2.500 per potong, tapi per paketnya malah Rp 10.000.

Padahal, kalau dibeli satuan, Rp 10.000 itu bisa mendapatkan 4 potong ayam goreng. Ngeselin banget, kan? Sepertinya dia sengaja menarik minat para emak-emak yang langsung gelap mata melihat promo.

Promosi ayam goreng 1
Promosi ayam goreng | twitter.com

Dan ada fakta lainnya yang akan bikin kamu semakin kesal. Seorang pembeli yang merasa penasaran dengan ayam goreng tersebut, kemudian melakukan "unboxing". Rupanya, ayam goreng ini dihargai murah banget karena emang nggak berkualitas. Potongan ayam goreng itu sama sekali tak memiliki daging ayam alias kopong. Yang ada cuma tepung yang sudah digoreng membentuk ayam doang.

Jadi, kalau memakan ayam goreng ini, bisa dipastikan kamu tak akan mendapatkan nutrisi sama sekali. Yang ada malah jadi penyakit karena cuma memakan tepung goreng. Hingga saat ini, penjual tersebut belum diketahui berjualan di daerah mana.

Soalnya, sekarang dia sedang menjadi buruan netizen yang merasa geram dengan teknik marketing dan cara berjualan yang dilakukannya. Namun, ada juga netizen yang menanggapi dengan santai dan candaan.

"Saya malah tertarik bikin ayam goreng begini, dijamin diet bakal berhasil," kata satu netizen. "Lah ini mah bukan ayam goreng tapi tepung goreng, wkwkwkwk," sahut netizen lain.

"lah kalo satunya Rp 2.500, Rp 10 ribu harusnya bisa dapat 4, kenapa malah cuma dapet 3, bambankkk," kesal @dimasriat.

Promosi ayam goreng 3
Promosi ayam goreng | twitter.com
Artikel Lainnya

"Dagingnya dijual terpisah," kata @TitinDwia.

"Kan enak tuh kulit doang," papar @cheers4Tiara.

"Cocok untuk pencinta kulit predciken wakawkakwkak," tulis @rilanazilaa_.

"Isinya angin :( dipompa dulu baru digoreng," celetuk @bacabioo.

Tapi, mungkin ini sih namanya penipuan publik, ya. Udah promosinya membuat rugi, eh ternyata ayam gorengnya nggak mempunyai daging sama sekali. Kalau kamu sendiri gimana? Masih tertarik membeli tepung goreng berbentuk ayam ini atau tidak?

Tags :