Bawa Uang Receh Sekarung ke Konter, Kakek Pemulung Ini Beli HP Untuk Cucunya!

ilustrasi kakek beli HP pakai uang receh!
ilustrasi kakek beli HP pakai uang receh! | www.instagram.com

Pemandangan yang bikin haru!

Sebuah video yang merekam seorang kakek hendak membeli ponsel viral di dunia maya, alasan video tersebut banyak menyedot perhatian netizen adalah, karena si kakek membeli ponsel dengan uang koin sekarung.

Kakek yang diketahui bernama Yatmin, warga Damanhuri, Gang 5, Samarinda itu mendadak menarik simpati netizen karena sehari-hari berprofesi sebagai pemulung, dan saat membeli ponsel kakek yang terlihat memakai baju lusuh itu menghampiri sebuah konter dengan membawa uang sekarung.

Dari penelusuran Kompas.com, kejadian tersebut diduga terjadi pada Sabtu (20/6/20), di salah satu konter ponsel di Samarinda, Kalimantan Timur.

Saat kakek tersebut menghampiri toko, beberapa karyawan toko mengira kalau kakek itu hanya sekedar berteduh, karena kondisi kala itu lagi hujan, namun apa yang dipikirkan salah, kakek tersebut malah masuk dan mencoba melihat satu per satu HP yang terpajang di etalase.

Salah seorang karyawan kemudian melaporkan kepada si bos, dan reaksi si bos sungguh kaget manaka mendengar kalau seorang kakek datang ke konternya dengan membawa sekarung uang koin.

Saya awalnya kaget, pegawai saya panggil katanya ada kakek datang bawa uang recehan mau beli ponsel, ungkap pemilik konter Rahman (26).

Mendengar hal tersebut, Rahman merasa iba atas usaha kakek tersebut, terlebih karena membeli ponsel buat cucunya bermodal uang receh sekarung.

Setelah dihitung ulang, uang receh yang dibawa kakek itu diperkirakan sebanyak Rp600 ribu, namun, oleh Rahman, kakek tersebut malah diberikan ponsel seharga Rp1,9 juta. Tak cuma itu saja, Rahman juga masih memberikan uang saku senilai Rp200 ribu kepada Yatmin.

ilustrasi kakek beli HP pakai uang receh!
Tangkapan layar kakek beli HP pakai uang receh | www.instagram.com

Saya bilang ya sudah enggak masalah, terima saja. Terus kami kasih ponsel baru dan uang Rp 200.000, kata dia.

Di tempat terpisah, Yatmin saat dihubungi awak media, membenarkan jika kakek di dalam video yang viral itu adalah dirina, Yatmin mengatakan jika uang receh di dalam karung untuk membeli ponsel itu dari tabungan cucunya.

Jauh sebelum viralnya video tersebut, Yatmin menjelaskan jika cucunya memang sudah sejak lama menginginkan sebuah ponsel, karena tidak memiliki cukup uang, ia lantas meminta cucunya untuk menabung setiap hari.

Setiap hari dia (cucu) tabung Rp 1.000, Rp 2.000, sampai Rp 3.000, sisa jajannya, ungkap Yatmin.

Awalnya saya berniat kalau kurang nanti saya tambah, kata Yatmin.

Baca juga : The Power of Uang Receh! Pria Ini Mampu Membeli Rumah Idaman Setelah Menabung Uang Koin Selama 10 Tahun

Tangkapan layar kakek beli HP pakai uang receh
Tangkapan layar kakek beli HP pakai uang receh | www.instagram.com
ilustrasi kakek beli HP pakai uang receh!
Tangkapan layar kakek beli HP pakai uang receh | www.instagram.com

Kisah serupa juga sempat terjadi di negeri gajah putih Thailand, seorang gadis kecil mendadak hebohkan warga setempat karena datang membawa uang receh. Gadis yang diperkirakan masih duduk di bangku SD ini rela membongkar celengan demi membeli sebuah ponsel.

Saat ditanya oleh salah satu pramuniaga, gadis itu berdalih jika ponsel yang ia beri nanti untuk dipakai belajar online.

Saya ingin membeli telepon baru, katanya dengan sopan.

Pramuniaga itu awalnya sempat bingung, namun akhirnya ia tahu maksud dari gadis tersebut, terlebih lagi ia ditemani kakeknya yang kemudian memperjelas maksud dari cucunya tersebut.

Baca juga : Demi Anaknya, Pria Ini Kerja Keras Tiap Hari Agar Bisa Membelikan Ponsel. Bayarnya Pakai Uang Receh

Artikel Lainnya

Kakeknya kemudian menanyakan apakah toko tersebut menerima pembayaran dengan uang cash atau lewat kartu ATM saja.

Unggahan salah seorang netizen di Facebook itu kemudian viral dan mengundang simpati dari berbagai kalangan, banyak netizen yang menyoroti jika tidak semua anak bisa mendapatkan fasilitas memadai, apalagi di tengah pendemi Covid-19.

Tags :