Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Ayahnya Gunakan Uang Pengobatan untuk Foya-foya

Joao Miguel Alves hanya sempat merasakan keindahan dunia dalam waktu singkat karena ditelantarkan ayahnya.
Joao Miguel Alves hanya sempat merasakan keindahan dunia dalam waktu singkat karena ditelantarkan ayahnya. | nypost.com

Pakai uang pengobatan anak untuk foya-foya, pria ini rupanya bermaksud untuk membuang keluarganya.

Keluarga merupakan kelompok sosial pertama yang seharusnya bisa dimiliki semua orang. Namun pada kenyataannya, sesuatu yang ideal tidak selalu selaras dengan kenyataan. Kamu mungkin sudah sering sekali mendengar berita tentang anak-anak yang ditelantarkan oleh keluarganya.

Dalam kasus-kasus semacam itu membuat sang anak mendapatkan prakondisi yang normal untuk menghadapi masyarakat. Namun bukan berarti orang yang tidak memiliki hubungan baik dengan orangtua tidak akan bisa beradaptasi bersama orang-orang lainnya. Akan tetapi, penelantaran anak merupakan perbuatan yang tetap tidak bisa dibenarkan.

Joao Miguel Alves hanya sempat merasakan keindahan dunia dalam waktu singkat karena ditelantarkan ayahnya.
Sudah capek-capek mengumpulkan uang, ujung-ujungnya malah dipakai foya-foya. | au.news.yahoo.com

Dilansir dari Intisari.grid.id (24/10/19), seorang anak yang baru berusia 2 tahun telah meninggal dunia karena dirinya mengidap kelainan genetik neuromuskuler. Joao Miguel Alves meninggal dunia sekitar tiga minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 17 Oktober 2019 di Brasil.

Baca juga: Bikin Merinding! Mantan Pegawai Area 51 Ini Ungkap Rahasia Tentang Alien

Mirisnya, ayahnya sendiri terkesan tidak peduli dengan kesehatan anaknya. Padahal sebenarnya anak itu bisa disembuhkan seandainya sang ayah tidak menyelewengkan uang yang semestinya bisa digunakan untuk anaknya berobat.

Joao Miguel Alves hanya sempat merasakan keindahan dunia dalam waktu singkat karena ditelantarkan ayahnya.
Sang ayah ditangkap di hotel mewah dan diketahui telah menghabiskan uang dalam jumlah banyak. | www.thetrentonline.com

Ayah Joao, Mateus Henrique Leroy Alves (37), ditangkap pada bulan Juli oleh kepolisian setelah istrinya melaporkan dia ke polisi. Dia ditangkap di sebuah hotel mewah yang sudah dia tinggali hampir selama dua bulan.

Dirinya diketahui telah menghabiskan uang sekitar 150.000 dolar atau setara dengan 2 miliar rupiah. Uang itu merupakan uang yang dikumpulkan dari hasil usaha penggalangan dana yang diinisiasi oleh dia dan istrinya untuk pengobatan anak mereka.

Baca juga: Tak Punya Alat Rekaman, Cewek ini Harus Rela Diganggu Suara Ayam Berkokok Saat Rekam Video

Namun, bukannya digunakan untuk pengobatan anaknya, uang yang sudah mereka kumpulkan selama setahun malah digunakan oleh Mateus untuk membeli pakaian-pakaian bagus, menginap di hotel, obat-obatan terlarang, membayar prostitusi, dan minuman keras. Saat ditangkap, Mateus membela dirinya dengan mengatakan bahwa dia adalah korban penipuan.

Artikel Lainnya

Pada awalnya istrinya, Rodriguez, percaya-percaya saja saat suaminya mengatakan dia akan mengikuti pelatihan untuk bekerja sebagai petugas keamanan. Namun, istrinya mulai curiga karena suaminya sangat jarang pulang ke rumah.

Uangnya pun berkurang drastis di rekening yang mereka gunakan untuk menyimpan uang pengobatan anaknya. Nahasnya, sang anak berakhir meninggal karena tidak sempat mendapatkan perawatan yang semestinya.

Tags :