Ustaz Tengku Zulkarnain Tolak Keras RUU PKS, Pernyataannya Bikin Netizen Kebat-Kebit!

Ustaz Tengku Zulkarnain
Ustaz Tengku Zulkarnain Kembali Ciptakan Kontroversi |

"Kalau udah hasrat ya mesti..."

Nama Ustaz Tengku Zulkarnain sedang naik beberapa hari terakhir. Pasalnya, Ustaz yang satu ini sempat mengemukakan keberatannya terkait RUU PKS yang saat ini sedang menjadi polemik di DPR dan masyarakat.

Awalnya, sempat beredar video viral yang menunjukkan ceramah Ustaz Tengku Zulkarnain yang menyatakan bahwa MUI menolak RUU PKS. Dalam video tersebut ia menjelaskan lebih lanjut bahwa isi pasal dalam RUU PKS mengerikan.

Lebih lanjut ia mengatakan salah satu pasalnya akan mengharuskan pemerintah untuk memberikan alat kontrasepsi pada pelajar dan muda-mudi yang ingin melakukan hubungan seksual namun belum menikah.

Karena pernyataannya tersebut, Ustaz Tengku Zulkarnain dilibatkan dalam diskusi pro kontra RUU PKS oleh Inews Sore. Hadir juga di diskusi tersebut, Ace Hasan Szadzily selaku wakil ketua komisi 8 DPR dan Jumisih selaku aktivis perempuan.

Dalam diskusi tersebut, warganet menyoroti persepsi Ustaz Tengku Zulkarnain terkait pemerkosaan dalam rumah tangga. Menurutnya, dalam video Inews yang ditayangkan Jumat (8/3), pemerkosaan dalam rumah tangga itu hal yang aneh.

Ustaz Tengku Zulkarnain
Pernyataan Ustaz Tengku Zulkarnain di Inews Sore, Jumat (8/3) |

Pasalnya hubungan seks dalam rumah tangga adalah wajar dan sudah kewajiban perempuan untuk melayani suaminya sehingga suami yang memaksa istrinya untuk melayaninya itu merupakan sesuatu yang boleh dilakukan dan tidak boleh dipidanakan.

Selanjutnya, Ustaz Tengku Zulkarnain berkeras bahwa jika pemerkosaan dalam rumah tangga dimasukkan dalam RUU PKS, maka akan ada banyak suami yang dipenjara.

Hingga kini pro kontra RUU PKS ini masih terus bergulir dengan dukungan serta penolakan yang hadir dari berbagai kalangan. MUI sendiri menyatakan pernyataan Ustaz Tengku Zulkarnain itu sebagai pernyataan pribadi dan bukan berasal dari organisasi.

Ustaz Tengku Zulkarnain pun telah meminta maaf dan mencabut pernyataan ceramahnya bahwa RUU PKS akan membuat pemerintah mengizinkan perzinahan dan menyediakan kontrasepsi.

“Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yg salah,” cuitnya pada Selasa (12/3).

Artikel Lainnya

RUU PKS sendiri dimaksudkan untuk melindungi perempuan, anak-anak dan disabilitas dari kekerasan seksual.

UU yang ada untuk memproses kasus pemerkosaan saat ini dianggap belum bisa memberi perlindungan dengan baik. Karena itu RUU PKS ini dianggap menjadi salah satu tindakan yang diperlukan untuk Indonesia yang sudah darurat kekerasan seksual.

Sudahkah kamu paham mengenai RUU PKS dan polemiknya? Bagaimana pendapatmu?

Tags :