Suka Kumpul Kebo dan Hidup Mewah, Kekayaan Selebgram ini Akhirnya Terungkap, Mengejutkan!

ilustrasi | google.com

Mending miskin tapi halal!

Malang benar nasib selebgram asal California, Negeri Paman Sam (AS), ini. Bagaimana tidak kehidupannya sebelumnya yang dikenal glamor, bermewah-mewah, dan kumpul kebo dengan wanita seksi, ini mendadak berubah manakala pemerintah setempat menjatuhi hukuman penjara, karena ditengarai terjerat narkoba.

Pria yang diketahui bernama Wyatt Pasek ini awalnya hanya orang biasa saja, hidupnya di Getho, sebuah perkampungan kumuh di pinggiran kota.

Namun semenjak dia mengenal jejaring sosial berbagi foto Instagram, lambat laun Wyatt mulai dikenal orang, bahkan setiap hari ratusan hingga ribuan akun mulai mengikutinya dan memanggilnya dengan sebutan "Oxygod" atau Tuhan, sebutan dari penggemar kepadanya.

Pundi-pundi uang pun mulai mengucur deras, tak berhenti sampai disitu saja, nama Wyatt Pasek kian melambung tinggi manakala ia sering memposting kehidupan dirinya yang glamor, mulai mandi dengan tumpukan uang, hingga berpesta seks dengan sejumlah wanita seksi.

Gilanya lagi, pria berusia 22 tahun ini juga kerap berpose dengan memengang gagang senjata otomatis yang menurut aturan pemerintah AS sangat dilarang.

Kemewahan rontok dalam semalam

Namun kehidupan bak "Raja Midas" berubah seketika manakala pihak kepolisian AS, mulai mencurigai gelagat tak biasa dari Wyatt, khususnya dari mana ia dapatkan sumber kekayaan tersebut.

Setelah penyelidikan yang memakan waktu beberapa bulan, pihak kepolisian AS akhirnya menemukan bukti kuat, ternyata Pasek membuat kekayaannya dengan menjual narkoba.

Narkoba yang menjadi ladang basah Pasek ternyata sejenis pil palsu yang dibubuhi fentanyl. Tak hanya itu saja pihak kepolisian juga mengunkap sindikat dilingkaran Pasek, yakni Duc Cao (22) dan Isaiah Suarez (23), Pasek dan menjalankan sebuah laboratorium rahasia di Semenanjung Balboa di California.

Di lab miliknya itulah ia memproses ribuan pil yang dibelinya dari pemasok Cina, obat-obatan terlarang itu sengaja dirancang agar terlihat seperti obat biasa, sejenis obat penghilang rasa sakit yang sudah biasa dikonsumsi warga AS

Baca juga : Mau Jadi Selebgram Dadakan? 5 Aplikasi Ini Bisa Bantu Buat Nambahin Followers Instagram-mu

Wyatt Pasek | google.com

Menelan banyak korban

Kabar mengejutkan berikutnya adalah, ternyata obat racikan Pasek itu telah menelan ribuan jiwa milenial di AS pada 2016. Salah satu hal inilah yang kemudian menimbulkan kecurigaan pemerintah terhadapnya.

Pasek ditangkap di Apartemen Santa Ana pada Senin (26/8), dan sejak saat itu pula statusnya berubah menjadi tersangka dengan ganjaran hukuman 17,5 tahun penjara. Komplotannya lainnya masing-masing dijatuhi tujuh dan tiga tahun penjara.

Para terdakwa dalam kasus ini menjalankan peran mereka secara langsung dalam memicu krisis opioid negara ini, kata Jaksa Nick Hanna.

Penggunaan obat-obatan kuat seperti fentanyl dalam pil palsu yang sengaja dibuat agar terlihat seperti opioid yang meiliki dosis kecil menunjukkan rasa tidak hormat mereka terhadap kehidupan konsumennya.

Ratusan ribu pil diamankan

Saat penggledahan, pihak kepolisian berhasil menemukan mesin pencetak pil dan ratusan ribu pil oxycodone palsu. Dari hasil jualannya ini, Pasek berhasil mengumpulkan uang tunai setiap bulannya sebesar 21 ribu dollar AS atau jika dirupiahkan sekitar Rp 298 juta.

Baca juga : Enaknya Jadi Selebgram, Udah Dapat Endorse Biaya Travelling Juga Dibiayain Oleh Fansnya

Wyatt Pasek | google.com
Artikel Lainnya

Dari usahanya itu pula, Pasek kedapatan membeli jam tangan super mewah Royal Offshore berlapis berlian, kalung dan berlian Bitcoin, serta dua batang emas dan uang cryptocurrency.

Tags :