Masalah Radikalisme, Fachrul Razi Diminta Belajar Agama Lagi

Fachrul Razi
Fachrul Razi | minews.id

Pernyataan Fachrul Razi soal radikalisme menuai kontroversi

Menteri Agama Jenderal TNI (Purnawirawan) Fachrul Razi mengikuti rapat dengan Komisi VIII DPR RI pada Kamis, 7 November 2019, lalu.

Saat itu, Fachrul dicecar dengan puluhan pertanyaan. Bahkan, anggota Komisi VIII Ali Taher memberikan ceramah mengenai perbedaan agama dan iman kepada Fachrul.

1.

Fachrul Razi Diminta Belajar Agama

Fachrul Razi
Fachrul Razi | aceh.antaranews.com

Ali Taher yang merupakan politikus senior dari PAN ini meminta agar Fachrul belajar lagi tentang agama sebelum ia berbicara radikalisme. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi kegaduhan di tengah masyarakat karena pernyataan Fachrul yang kontroversial.

“Pak Menteri, belajarlah tentang apa itu agama dan apa itu iman. Agama itu bicara organisasi, mengatur, bukan isi dalam iman. Dan iman itu tidak boleh diganggu,” kata Ali Taher saat rapat anggota Komisi VIII DPR RI, dikutip dari Tempo.co.

Baca Juga: Direkomendasikan Presiden Jokowi Jadi Bos BUMN, Ahok Akan Pimpin Pertamina?

Urusan agama, kata Ali, membicarakan soal fungsi, anggaran, pendidikan agama, kerukunan antaragama, dan hubungan antar umat beragama.

“Tetapi begitu bicara soal salat, zakat, dan lain sebagainya itu adalah iman. Anda tidak boleh masuk wilayah itu,” kata Ali

2.

Mengingatkan tugas Menteri Agama

Fachrul Razi
Fachrul Razi | nasional.tempo.co

Oleh sebab itu, Ali meminta agar Fachrul Razi yang berlatar belakang militer ini mau belajari lagi soal agama. Sebab menurut Ali, tanpa ada agama, tidak akan pernah ada kata “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur,” sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945.

Baca Juga: Tolak MUI Jatim Soal Pejabat Muslim Tak Pakai Salam Agama Lain, Risma: Wargaku Beragam!

“Bung Karno melahirkan kemerdekaan ini dengan kata atas nama bangsa. Artinya, menghimpun bangsa dan seluruh kekuatan. Oleh karena itu, belajarlah bijak dalam perjalanan ke pelabuhan Nusantara ini,”.

Ali Taher pun menegaskan bahwa tugas Fachrul Razi sebagai menteri agama adalah menjadi wasit. Oleh sebab itu, ia tidak boleh masuk dalam “permainan”. Menurut Ali, jika wasit masuk dalam permainan, maka ia akan kehilangan pemain.

“Akhirnya, Anda berjalan sendirian. Anda bisa ditinggalkan umat. Saya sayang pada Anda, maka saya bicara apa adanya,” ucap Ali.

Baca Juga: Rombak Buku Pelajaran Agama Bermuatan Khilafah, Menag: Yang Tidak Diperlukan Dihilangkan

3.

Fachrul Razi diminta stop beri pernyataan kontroversial

Fachrul Razi
Fachrul Razi | www.merdeka.com

Sementara itu, anggota DPR RI lainnya pun meminta agar Fachrul Razi berhenti mengeluarkan pernyataan yang kontroversial.

“Stop pernyataan kontroversi, Menteri Agama jangan masuk terlalu dalam, dalam penasifran beragama.” kata Ihsan Qolba Lubis dari Komisi VIII Fraksi PKS, dikutip dari Tempo.co.

Selain itu, anggota Komisi VIII dari Fraksi Golkar Endang Maria mengatakan bahwa ia kecewa dengan pernyataan Fachrul. Hal yang sama pun diungkapkan oleh Maman Imanulhaq, anggota Komisi VIII Fraksi PKB.

Satu-satunya yang mendukung pernyataan Fachrul mengenai cadar dan celana cingkrang adalah Samsu Niang, anggota Komisi VIII Fraksi PDIP. Menurut Samsu, ucapan Fachrul hanya meramaikan diskusi mengenai radikalisme.

Artikel Lainnya

Fachrul Razi pun sudah meminta maaf atas pernyataanya terkait cadar dan celana cingkrang. Ia merasa sebenarnya tidak ada yang salah hanya ia merasa pernyataannya terlalu dini. Fachrul juga menegaskan bahwa aturan itu hanya akan berlaku di lingkungan Kementerian Agama.

Tags :