Gaza Kembali Jadi Medan Perang, Ini Kronologi Meningkatnya Tensi Israel dan Palestina Jelang Ramadan!

Konflik Gaza
Fakta Serangan terbaru di Jalur Gaza |

Israel dan Palestina terlibat baku senjata kembali di jalur Gaza

Kabar sedih kembali terdengar dari jalur Gaza. Eskalasi konflik bersenjata di zona tersebut kembali terjadi. Kali ini, Milisi Palestina dan tentara Israel saling berbalas pukulan menggunakan roket, rudal dan serangan udara.

Korban jiwa pun berguguran dengan cepat. 3 hari konflik berlangsung, jumlah warga Palestina yang harus meregang nyawa mencapai 23 jiwa dan warga Israel sebanyak empat orang terbunuh.

Aksi saling serang ini pun segera diakhiri dengan gencatan senjata setelah PM Israel, Benjamin Netanyahu bersumpah akan membalas dengan serangan massif di jalur Gaza. Kesepakatan untuk gencatan senjata dicapai oleh Israel dan Palestina setelah dimediasi Mesir.

Gencatan senjata pun berlaku sejak pukul 04.30 pagi tadi dan diharapkan akan membawa ketenangan di antara kedua negara yang berkonflik tersebut.

Konflik Gaza
Kronologi ketegangan di jalur Gaza jelang Ramadan |

Rangkaian penyerangan ini bermula dari acara protes yang dilangsungkan secara mingguan di perbatasan Gaza. Aksi itu namun tak berjalan mulus seperti biasanya dan diwarnai penembakan dua tentara Israel oleh sniper Palestina.

Israel merespon penembakan itu dengan serangan udara ke jalur Gaza yang menewaskan 2 orang milisi Palestina. Konflik pun tereskalasi dengan cepat. Hamas di Palestina mengirimkan ratusan roket dan rudal ke wilayah Israel dan menyebabkan korban.

Tak terima, Israel membalas dengan serangan udara di ratusan titik di Jalur Gaza. Serangan Israel ini sayangnya tidak hanya berdampak pada anggota Hamas saja melainkan masyarakat sipil termasuk di dalamnya seorang ibu dan anak perempuan.

Serangan berlangsung selama dua hari dengan total jumlah roket yang diluncurkan Hamas dari jalur Gaza mencapai 600 dan serangan udara Israel di 320 titik di Gaza. Konflik yang memanas ini tidak hanya menewaskan puluhan orang dari kedua sisi namun juga meninggalkan banyak lainnya terluka.

Sekolah-sekolah pun harus tutup di hari Senin ini meski gencatan senjata telah disepakati. Beberapa kota juga membuka shelter perlindungan bagi mereka yang harus mengungsi.

Artikel Lainnya

Konflik Israel dan Palestina memang menjadi salah satu konflik paling rumit dan paling tua di dunia yang tak kunjung menemui titik terang. Pemerintah Indonesia secara tegas menjadi salah satu negara yang membela Palestina dan mendorong perdamaian antara kedua negara tersebut.

Semoga konflik berkepanjangan ini akan segera menemui solusi yang diterima oleh kedua belah pihak dan dapat menemukan perdamaian antara keduanya.

Tags :