Dokumen FBI Ini Ungkap Skandal Seks Trump dan Bintang Porno Stormy Daniels
19 Agustus 2019 by Lukyani
Donald Trump diduga menutupi skandal seks saat masa kampanye
Sebelum pemilihan Presiden AS pada tahun 2016, Donald Trump sempat terlibat skandal seks dengan bintang porno Stormy Daniels. Kini kabar mengejutkan kembali terkuak. Dokumen FBI mengungkapkan bahwa Donald Trump terlibat pembayaran uang tutup mulut untuk skandal seksnya.
Donald Trump berikan uang tutup mulut

Dokumen-dokumen FBI yang membuktikan Donald Trump memberikan uang tutup mulut untuk skandal seksnya dirilis atas perintah dari Hakim Distrik A. William Pauley di Manhattan.
Menurut informasi dari Reuters, dokumen tersebut digunakan olah para penegak hukum untuk memperoleh surat penggeledahan FBI atas kediaman serta kantor Michael Cohen, pengacara pribadi Trump yang terlibat dalam skandal seks.
Dokumen-dokumen tersebut memuat keterangan yang lebih detail terkait keterlibatan Trump dalam skema pembayaran uang sebesar USD 130 ribu atau setara dengan Rp 1,8 millar kepada Stormy Daniels demi menutup skandal seks ini selama masa kampanye pilpres.
Termuat dalam dokumen-dokumen tersebut komunikasi antara Trump dan Cohen serta Hope Hicks, sekretaris pers kampanye Trump yang kini menjabat sebagai penjabat senior Gedung Putih. Mengenai rilisnya dokumen FBI ini, pengacara Hicks dan pihak Gedung Putih pun belum memberikan keterangan.
Baca Juga: Banyak WNI Jadi Korban Pengantin Pesanan di Tiongkok, Kemenlu RI Ambil Langkah Ini
Trump menyangkal tuduhan

Sebelumnya, Michael Cohen mengaku dirinya bersalah telah melanggar hukum keuangan kampanye dengan mengatur pemberian uang untuk Stormy Daniels serta pembayaran lain sebesar USD 150 ribu (Rp 2 miliar) untuk model majalah Playboy, Karen McDougal. Pengakuan ini dibuat Cohen pada Agustus tahun 2018.
Kedua perempuan tersebut mengaku pernah melakukan hubungan seksual dengan Trump sekitar sepuluh tahun yang lalu. Keduanya pun mengaku bahwa uang diberikan kepada mereka sebagai uang tutup mulut. Meski demikian, Trump tetap menyangkal dan mengaku bahwa ia tidak tahu-menahu tentang pemberian uang kepada Daniels dan McDougal.
Baca Juga: Selain Indonesia, 5 Negara Ini Juga Sukses Terapkan Aturan Ganjil Genap
Informasi dalam dokumen FBI

Dokumen dari FBI ini menunjukkan bahwa Cohen terlibat komunikasi dengan Trump dan staf kampanyenya saat Cohen membicarakan hasil pertemuan dengan pengacara Daniels serta eksekutif American Media Inc., penerbit tabloid National Enquirer.
Sebelum negosiasi pembayaran dilakukan, Cohen berbicara via telepon dengan Trump sekitar satu sebulan sekali dan jarang melakukan kontak dengan staf kampanye Trump. Sebulan sebelum pemillihan presiden, Hicks, Cohen, dan Trump melakukan panggilan telepon tiga arah yang berlangsung selama lebih dari empat menit, menurut dokumen FBI.
Sepanjang malam itu, Cohen pun beberapa kali berinteraksi dengan Hicks, Presiden AMI David Pecker, Dylan Howard, dan kepala petugas konten AMI, sebelum menelepon Trump lagi selama delapan menit.
Dokumen FBI yang dirilis ini memuat bukti-bukti kuat tentang keterlibatan Trump dalam pemberian uang tutup mulut terkait skandal seks yang melibatkannya. Meski demikian, Trump tetap menyangkal dugaan ini dan hingga saat ini pihak Gedung Putih pun belum memberikan tanggapan.