Dampak Pandemi Corona, Bank Dunia Perkirakan 60 Juta Orang Jatuh Miskin!

Wabah virus corona di India | unsplash.com

Bank Dunia pesimis dengan imbas dari krisis yang terjadi.

Pandemi virus corona masih belum berakhir dan dampaknya masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakat. Terkait hal ini, Bank Dunia menyebut pandemi virus corona bisa membuat 60 juta orang jatuh miskin. Pernyataan ini memperlihatkan pesimisme para ahli ekonomi tentang durasi dan sekala krisis yang tengah terjadi.

1.

Puluhan juta orang jatuh miskin

Wabah virus corona di China | www.businessinsider.com

Bank Dunia memperkirakan di tahun 2020 ini akan ada langkah mundur dalam sejarah kesenjangan. Bank Dunia menyatakan pandemi virus corona

“kemungkinan akan menyebabkan peningkatan pertama dalam kemiskinan global sejak 1998” dilansir oleh CNN.

Baca Juga: Tok! Langgar Pemblokiran Internet di Papua, Jokowi Divonis Melanggar Hukum oleh Pengadilan

Perkiraan terbaiknya, akan ada 49 juta orang jatuh miskin dalam tingkat kemiskinan yang ekstrem, yakni mereka harus hidup dengan USD 1,90 per hari atau sekitar Rp 27 ribu. Presiden Bank Dunia, David Malpass, dalam pernyataannya mengatakan kegiatan ekonomi yang ditutup dan langkah pengentasan kemiskinan yang mandeg membuat prospek kian buruk.

Merespons lonjakan kasus virus corona baru-baru ini di sejumlah negara, Bank Dunia menerapkan “respons krisis terbesar dan tercepat”. Upaya pemberian bantuan darurat disebut sudah menjangkau 100 negara berkembang.

2.

Dana bantuan dari Bank Dunia

Korban pandemi virus corona | www.businessinsider.com

Selama ini, Bank Dunia berkomitmen untuk membantuk masyarakat yang rentan secara ekonomi dengan memberikan pinjaman serta menangguhkan pembayaran utang bagi beberapa negara miskin di dunia.

Untuk mengatasi pandemi virus corona, Bank Dunia telah berjanji akan mengeluarkan dana sebesar USD 160 miliar atau sekitar Rp 2,3 triliun. Uang tersebut nantinya akan diberikan sebagai bantuan kepada masyarakat di negara miskin yang terdampak.

Baca Juga: Meski Sempat Disebut Zona Hitam, Ada 500 Pasien Positif Corona di Surabaya Yang Sembuh!

Saat ini, tidak sedikit pekerja migran yang telah kehilangan mata pencaharian. Akibatnya, Bank Dunia pun memperkirakan pengiriman uang global bisa turun sebanyak 20 persen atau sekitar USD 100 miliar atau Rp 1,4 triliun di tahun ini.

3.

Afrika dan Asia Selatan paling terdampak

Wabah virus corona di Afrika | www.aa.com.tr

Pada beberapa bulan lalu, Bank Dunia memperkirakan masyarakat yang berada di sub-Sahara, Benua Afrika, menjadi kelompok yang paling terdampak, secara ekonomi, dengan situasi pandemi virus corona.

Saat ini, 39 negara dari 100 negara tujuan penerima bantuan Bank Dunia berada di wilayah tersebut. Setidaknya, sekitar 23 juta penduduk di wilayah sub-Sahara Afrika diperkirakan akan menuju kemiskinan yang ekstrem karena wabah virus corona.

Baca Juga: Tak Punya Nurani! Kepala Dusun dan Anggota BPD Berkomplot Korupsi BLT Covid-19 di Sumsel!

Selain Benua Afrika, wilayah Asia Selatan juga masuk dalam perkiraan Bank Dunia sebagai yang paling terdampak. Selain Nigeria dan Republik Demokratik Kongo, India pun disebut-sebut oleh ekonom Bank Dunia akan mengalami lonjakan kemiskinan dengan 12 juta orang yang terkena dampaknya.

Artikel Lainnya

Tak bisa disangkal bahwa pandemi virus corona memang membawa penurunan bagi ekonomi dunia. Aktivis perekonomian di beberapa negara terhenti sejenak, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan selama berbulan-bulan. Dalam situasi ini, gotong royong masyarakat untuk saling membantu memang penting namun tanggungjawab negara sebagai penjamin hak-hak masyarakatnya pun sangat dibutuhkan.

Tags :