Patut Dicontek! Kreasi Artistik Seniman Mengolah Koleksi Buku Bekasnya Jadi Karya-karya Luar Biasa
05 Januari 2021 by Boy N.Barang bekas bisa jadi benda bernilai di tangan orang kreatif
Setelah lulus sekolah atau kuliah, biasanya buku-bukumu yang seabrek itu diapain? Paling gampang sih dioper saja ke tukang loak, daripada menuh-menuhi rumah. Pilihan lain ya cuma dijadikan ganjal meja atau pintu.
Mau disumbangkan ke taman baca? Wow, tunggu dulu. Belum tentu buku-buku itu laku, apalagi kalau sebagian besar cuma buku-buku pelajaran atau modul kuliah. Siapa yang tahu kalau ternyata buku-buku itu kembali teronggok tak terpakai di tempatnya yang baru.
Lalu diapain, dong?
Jangan buru-buru rombeng buku bekasmu! Contek nih kreasi artistik yang bikin buku lamamu jadi lebih "hidup"
Ada seorang seniman yang punya pemikiran berbeda dan barangkali saja menginspirasimu untuk melakukan hal yang sama atau serupa. Seniman cewek ini bernama Malena Valcarcel dan aslinya punya koleksi buku bertumpuk-tumpuk di rumahnya karena ia sendiri punya hobi membaca.
Bagi seorang penggila buku yang kebetulan juga berprofesi sebagai seniman, Malena punya solusi keren demi mengatasi persoalan buku-buku bekas yang membludak. Alih-alih membuangnya ke pasar loak, ia menyulap buku-bukunya menjadi karya seni tiga dimensi yang sangat artistik.
Bukti bahwa yang namanya barang bekas, kalau sudah di tangan orang kreatif, bisa berubah menjadi benda-benda lebih bernilai. Yuk, langsung saja simak galeri karyanya di bawah ini!
Baca Juga: 5 Alasan Kenapa Kamu Sebaiknya Rutin Membaca Buku, Banyak Manfaatnya!
Buat Malena, buku adalah kanvas.
Pelukis bisa bercerita lewat lukisannya. Penulis bercerita lewat barisan kata-kata. Malena, meskipun bukan penulis, bisa juga bercerita lewat buku yang disulapnya jadi miniatur taman ini. Lucu ya, pohonnya bukannya berbuah apel, malah berbuah buku.
Malena ingin mengembalikan buku jadi "bentuk asalnya".
Tahu kan, buku itu tersusun dari berlembar-lembar kertas? Dan kertas itu dibuat dari pohon. Lewat karya seni ini, Malena mencoba "mengembalikan" lembar-lembar kertas di buku bekas ini jadi wujud aslinya, yakni pohon.
Baca Juga: Seniman Jalanan Ini Ubah Sebuah Apartemen Tampak Seperti Rak Buku Raksasa
Cerita dalam buku yang penuh keajaiban.
Buat kamu yang hobi baca karya-karya fiksi seperti Harry Potter atau The Lord of the Rings pastinya merasakan sendiri sensasi liar imajinasi sewaktu membaca novel-novel fantasi itu. Begitu juga dengan Malena yang menafsirkan imajinasinya melalui bentuk tiga dimensi yang unik ini.
Buku adalah jendela dunia.
Pepatah ini pastinya sudah sering kamu jumpai. Buat Malena, buku adalah jendela yang menghadirkan imajinasi luar biasa. Namun, kadang jendela itu terlalu kecil atau tinggi sehingga ia membutuhkan buku-buku lain sebagai tangga untuk mengintip dunia imajinasi yang lebih luas.
Buku juga bisa jadi cerminan diri kita.
Selain jendela, buku juga bisa jadi cerminan diri kita. Istilahnya sih, "APA YANG KAMU BACA MENUNJUKKAN SIAPA DIRIMU". Di sini, Malena juga menyelipkan sedikit unsur dongeng, di mana cermin itu bisa jadi "gerbang" menuju dunia lain yang tidak disangka.
Ketika sosok penyihir tidak lagi menakutkan.
Penyihir sering identik dengan hal-hal klenik dan mistis yang bikin bulu kuduk merinding. Tapi tiga penyihir mungil ini malah kelihatan menggemaskan, ya? Malena ingin bilang bahwa dunia buku itu sangatlah luas. Ada banyak hal di dalamnya, baik hal buruk maupun menakutkan.
Baca Juga: Namai Diri Brigade Muslim Indonesia, Sekelompok Orang Razia Buku Berbau 'Kiri'
Hati-hati terkubur dalam dunia imajinasimu!
Membaca emang asyik banget, sambil ngebayangin adegan-adegannya. Tapi jangan lupa juga buat bangun dari dunia imajinasi atau kamu bakal terjebak dan terkubur di dalam sana.
Alice in Wonder-"Book"-land.
Siapa yang belum pernah dengar cerita dongeng populer "Alice in Wonderland" ini? Malena juga menggemari kisah Alice si gadis pemberani ini, sampai-sampai dia bikin buku cerita favoritnya jadi lebih "hidup". Hai, Alice!
Awas ada kucing raksasa!
Masih cerita tentang Alice. Tapi kali ini Malena memanfaatkan kertas berwarna buat tokoh Alice-nya. Kucingnya kok sekilas kelihatan gede banget ya dibandingin Alice?
Baca Juga: Judulnya Bikin Penasaran, Buku Ini Pernah Jadi Best Seller di Amazon!
Siapa yang tidak gemas melihat dua burung hantu kembar ini?
Dengan menggunakan sedikit teknik origami, Malena mengubah kertas-kertas buku yang lepas dari jilidannya jadi binatang-binatang kecil nan imut ini. Cocok juga buat gantungan kunci, ya kan?
Buku ibarat lautan kata-kata yang luas dan dalam.
Buat Malena, buku itu tak ubahnya sebuah lautan misteri yang luas dan dalam. Dia harus membaca sampai sedetail-detailnya buat memahami isi cerita di buku itu. Ada kalanya pembaca terombang-ambing di tengah laut lepas, kadang menepi juga ke dermaga dan kota-kota tepi laut.
Tempat paling nyaman buat kutu buku: kursi baca yang empuk.
Lihat diorama kursi baca yang nyaman ini pastinya bikin kutu buku mana pun kangen dan pengen cepet-cepet duduk di atasnya, bersandar dengan santai sambil menyelami dunia cerita yang baru. Nggak lupa ditemani lampu temaram yang bikin suasana jadi lebih cozy.
Buku-buku bekas tadi pasti merasa beruntung banget deh bisa ketemu sama Malena, soalnya mereka bukan lagi jadi buku bekas belaka. Isi di dalamnya bisa jadi dianggap kurang menarik lagi, tapi siap sih yang tega membuang buku-buku berharga seni tinggi ini.
Buat kamu yang punya buku segudang tak terpakai lagi di rumah, boleh banget tuh dicontek kreativitasnya Malena.