7 Film MCU yang Membahas Isu Sosial yang Terjadi di Dunia

Black Panther
Film MCU | www.vox.com

Ternyata banyak hal yang bisa kamu pelajari!

Siapa yang mengira, film superhero menjadi film paling digandrungi saat ini. Tapi, jika kamu menilik kembali, nggak akan ada yang mengira jika pertarungan Iron Man dan Captain America ternyata memiliki pesan tersirat dan mengangkat isu sosial yang dihadapi oleh masyarakat modern.

Nggak hanya Tony Stark dan Steve Rogers, film MCU secara cerdik memasukkan pesan tersendiri bagaimana masyarakat modern menghadapi isu sosial di beberapa film yang pernah mereka buat.

Berikut 7 Film MCU yang Membahas Isu yang Terjadi di Dunia

Lepas dari berbagai macam CGI yang menghiasi keseluruhan film, MCU memiliki pesan yang cukup mendalam dan tamparan cukup keras untuk kalian yang tanpa sadar merupakan pelaku dari kejahatan sosial. Apa saja itu? Berikut daftarnya.

1.

Rasisme di Black Panther

Black Panther
Rasisme di Black Panther | marvel-cinematic-universe-accurate.fandom.com

Black Panther memang superhero yang cukup meninggalkan kesan di hati para penggemar di seluruh dunia, tapi lebih dari itu, film MCU satu ini menggambarkan dampak rasisme pada generasi selanjutnya dengan sangat baik.

Killmonger merupakan villain utama dalam film ini dan juga termasuk putra Wakanda, yang dibuang ke Amerika di usia muda tanpa adanya dukungan keluarga. Dia harus menghadapi kejamnya dunia dan rasisme terhadap dirinya, membuat jiwanya mengalami pergolakan dan memutuskan untuk membalas dendam.

Jalan hidupnya menunjukkan bagaimana rasisme bisa merubah hidup seseorang. Sejak kecil, Killmonger telah mengalami ketidakadilan dan dipaksa untuk menjadi masyarakat yang terpinggirkan.

Dia nggak terlahir sebagai penjahat, tapi rasisme yang memaksanya untuk menjadi penjahat. Itu semua terjadi karena rasisme telah mendarah daging di Amerika, dan itu benar terjadi di kehidupan nyata.

2.

Kesehatan mental di Iron Man 3

Black Panther
Iron Man 3 | screencrush.com

Dalam Iron Man 3 kita bisa melihat seorang Tony Stark yang memiliki segalanya dan superhero terkenal di dunia ternyata bisa mengalami kecemasan. Serangan panik yang dialaminya berasal dari traumanya di The Avengers.

MCU secara nggak langsung ingin memberitahu bahwa kecemasan bisa dialami oleh siapapun, superhero juga termasuk tanpa terkecuali. Pahlawan selalu digambarkan memiliki kekuatan yang besar dan akan terbebas dari tekanan batin, tapi dalam MCU, pahlawan selalu memiliki kekurangan tersendiri dan selalu ada jalan untuk menyembuhkan hal itu.

3.

Pemerkosaan di Jessica Jones

Black Panther
Jessica Jones | www.elitedaily.com

Jessica Jones memang bukan bagian dari film MCU yang kamu tahu, karena eksistensinya ada di serial tv saja. Tapi, Jessica Jones masih bagian dari MCU. Sebagian besar dalam Hollywood kisah yang mengangkat tema pemerkosaan atau kekerasan seksual selalu berakhir dengan si pelaku tertangkap dan masuk dalam penjara.

Sangat jarang pelaku yang berhasil tertangkap, dan justru kebanyakan malah menjadi sebuah hal yang tabu bagi para korban untuk menyampaikan kejadian yang dialaminya.

Budaya kita bahkan cenderung menyalahkan atas pilihan pakaian korban dan menjadikan korban malah terpojok dan merasa bersalah, bahkan nggak heran kebanyakan mereka terkena PTSD atau punya pikiran untuk mengakhiri hidup.

Dalam Jessica Jones, cerita dimulai dari setahun setelah Jessica lepas dari genggaman pelaku yang memerkosanya. Serial tv ini fokus dengan trauma psikologis yang dijalaninya dan bagaimana efek tersebut mempengaruhi hidupnya.

Keadaan yang dihadapi Jessica akan membuka mata tentang bagaimana seseorang harus hidup dan bangkit dari trauma masa lalunya yang sangat buruk.

4.

Propaganda dalam Captain Marvel.

Black Panther
Captain Marvel | www.comingsoon.net

Dalam Captain Marvel, Carol Danvers merupakan pilot bumi yang mendapat kekuatan super setelah melakukan kontak langsung dengan Tesseract. Para Kree menghapus ingatan dan berbohong padanya tentang perang alien dan menggunakan Carol sebagai senjata.

Film ini mengajarkan bagaimana efek propaganda bisa menjadi salah satu hal yang mematikan. Captain Marvel menunjukkan bahwa selalu ada dua sisi dalam sebuah cerita, membuat film ini merupakan gambaran yang nyata bagaimana media juga kadang melakukan propaganda dengan mudah dengan cara memainkan emosi para penontonnya.

5.

Permainan uang dalam Spider-Man: Homecoming.

Black Panther
Spider-Man: Homecoming | thegww.com

Spider-Man: Homecoming merupakan film yang terkenal dengan aksi laganya yang memukau, tapi lebih dari itu, Spider-Man juga menyindir bagaimana kebanyakan orang harus berjuang, bahkan dengan orang yang memiliki talenta sekalipun.

Adrian Toomes (The Vulture) percaya bahwa seseorang dapat sukses di Amerika asalkan dia mau berusaha keras. Tapi, bahkan setelah ia menyerahkan seluruh keringatnya demi pekerjaannya, dia masih kalah dengan orang-orang yang memiliki uang.

Ini sangat menyedihkan, karena bahkan dalam kehidupan nyata pun, orang-orang yang memiliki uang masih memiliki kuasa bahkan jika kemampuanya masih di bawah standar sekali pun.

The Vulture merupakan gambaran nyata bahwa seseorang kadang menjadi villain hanya untuk menghidupi keluarganya dan membawa mereka menjadi lebih baik, bukan untuk memenuhi ambisi semata.

Baca juga: 7 Film Superhero MCU yang Tayang Setelah Avengers: Endgame

6.

Kekerasan orang tua dalam Avengers: Infinity War.

Black Panther
Avengers: Infinity War | www.syfy.com

Hubungan antara Gamora dengan Thanos memang sudah diceritakan dalam film-film MCU sebelumnya, tapi dalam Infinity War hubungan keduanya menjadi lebih jelas. Diceritakan Thanos setelah Thanos membunuh setengah populasi planet Gamora, ia menculik Gamora agar bisa menjadi pembunuh yang mematikan.

Dalam Infinity War Gamora membunuh Thanos (yang ternyata hanya khayalan), kemudian ia menangis karena itu. Begitu pula saat Thanos membunuh Gamora. Keduanya menunjukkan perasaan sakit, menggambarkan hubungan mereka yang sangat rumit.

Adegan tersebut seakan mengatakan, bahwa, seberapa pun rumitnya hubungan sebuah keluarga, kamu nggak akan semudah itu untuk dilepaskan. Karena pada dasarnya, mereka pernah berbagi perasaan dan saling melindungi.

Artikel Lainnya
7.

Seksisme dalam Captain Marvel.

Black Panther
Captain Marvel | www.bloomberg.com

Captain Marvel merupakan film MCU pertama dengan pemeran utama wanita, dan hal itu cukup diacungi jempol. Selain kehidupan Carol Danvers, film ini juga menyoroti pengalaman seksisme yang dialami oleh wanita setiap hari.

Mulai dari komentar nggak sopan tentang pilot wanita, hingga pria tak dikenal yang menyuruh Carol untuk tersenyum di jalan.

Perlakuan merendahkan wanita sangat jelas di dalam film tersebut, meskipun Carol memang sama sekali nggak terpengaruh. Dia selalu melawan balik, dan selalu menjadikan hal itu sebagai sebuah tantangan untuk dirinya.

Baca juga: 8 Rahasia yang Terungkap dalam Captain Marvel

Itu tadi 7 film MCU yang membahas isu sosial yang terjadi di dunia. Dengan melihat film-film di atas, kita bisa lebih menyadari lagi bahwa isu sosial merupakan permasalahan yang dianggap serius, bukan hanya ungkapan semata. Jadi, sudah siapkah kamu berubah dan lebih peduli dengan isu sosial di sekitarmu?

Tags :