Inilah Alasan Mengapa Ukuran Payudara Wanita Kanan dan Kiri Itu Berbeda

ilustrasi payudara | unsplash.com

Kira-kira kenapa ya?

Punya payudara mini minder, tapi punya payudara besar juga bikin risih. Apapun kondisinya, kaum perempuan tampaknya tak pernah puas dengan payudaranya. Jangan tanya lagi bila payudaramu asimetris, alias tak sama ukurannya antara yang kiri dan kanan. Pasti kamu resah selama hidupmu.

BACA JUGA: Cuitan Polusi Visual Revina VT Dianggap Body Shamming, Tuai Cibiran Warganet dan Publik Figure

1.

99 persen perempuan memiliki ukuran payudara tidak sama

Ilustrasi ukuran payudara | jogja.tribunnews.com

Padahal, seperti yang dikutip dari Kompas, payudara yang asimetris sebenarnya jamak ditemui di kalangan perempuan manapun. Bahkan sebuah survei di Inggris mengatakan bahwa 99 persen perempuan memiliki ukuran payudara kanan dan kiri yang berbeda, membuat 40 persen dari kita mengenakan bra dengan satu cup berukuran dua nomor lebih besar dari yang satunya.

Perbedaan ukuran yang cukup jauh seringkali membuat orang lain bisa mengamati perbedaan tersebut dari luar. Artinya, meskipun kamu berpakaian lengkap, namun perbedaan ukuran payudara tersebut tetap dapat dikenali. Kemudian pada perempuan yang memiliki payudara yang besar, ukuran yang berbeda ini bisa menyebabkan salah satu payudara lebih berat dari yang lain. Ada pula yang letak payudara yang satu lebih tinggi daripada yang kanan, dan lain sebagainya.

BACA JUGA: Cara Mengecilkan Paha dengan Olahraga dan Tanpa Olahraga

2.

Dalam kenyataannya, memang tidak ada ukuran atau bentuk payudara yang sama persis antara kiri dan kanan

Ilustrasi payudara | hellosehat.com

Namun, hanya sedikit jumlah perempuan yang perbedaan ukuran payudaranya jelas terlihat, kata Christiane Northrup, spesialis kandungan dan kebidanan yang juga penulis buku Women’s Bodies, Women’s Wisdom. Untuk kamu yang perbedaan ukurannya tidak terlalu signifikan, santai saja lah, toh tidak ada yang melihatnya.

Selain faktor genetik, kehamilan, dan menopause bisa menjadi penyebab ukuran dan bentuk payudara yang berbeda. Sementara faktor hormonal bisa menyebabkan ukuran payudara yang semula sama menjadi berbeda.

BACA JUGA: 16+ Cara Memerahkan Bibir Secara Alami dan Permanen

3.

Ini alasannya

llustrasi payudara | www.hipwee.com

Uniknya, payudara sebelah kiri adalah yang lebih sering berukuran lebih besar. Hal ini disebabkan payudara kiri terletak di dekat jantung, dimana terdapat lebih banyak pembuluh darah, urat nadi, dan lapisan lemak yang melindungi jantung. Kemudian, payudara yang berada di sisi yang sama dengan tangan yang kamu gunakan untuk menulis, biasanya memiliki otot yang lebih kuat.

“Kebanyakan perempuan memiliki satu payudara lebih besar daripada yang lain, dan kami selalu memberitahu mereka untuk tak usah malu. Namun mereka tetap saja merasa malu,” ungkap Dita Summerfield, dari perusahaan korset Rigby & Peller.

“Cara terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan tidak membesar-besarkannya,” sambungnya.

4.

Untuk para cewek, begini solusinya

Ilustrasi payudara | www.himedik.com

Dita mengatakan, biasanya ia menyarankan pelanggan untuk membeli bra dengan ukuran cup sesuai payudara yang lebih besar. Ia menawarkan untuk menambahkan bantalan pada cup yang satunya agar terlihat lebih seimbang. Alternatif lain yang ditawarkannya adalah membuat customized bra sesuai kondisi pelanggan. Dengan demikian, ukuran maupun bentuk cup-nya bisa disesuaikan dengan konstruksi payudara si pemakai.

Solusi yang lebih permanen tentunya melalui operasi plastik.

“Anda bisa memilih antara mengurangi ukuran payudara yang lebih besar, atau memasang implan pada payudara yang lebih kecil. Atau membuat kombinasi di antara keduanya,” papar Andrew Da Lio, associate professor bidang bedah plastik di David Geffen School of Medicine di UCLA.

Artikel Lainnya

Tentu, solusi permanen ini hanya ditawarkan untuk kamu yang perbedaan payudaranya cukup besar. Bila perbedaan payudaramu tidak terlalu signifikan, sebaiknya terimalah kondisi tersebut apa adanya. Kamu bukan satu-satunya perempuan dengan kondisi seperti. Jadi, mengapa harus resah?

Tags :