Tak Ingin Rugi, Wanita Ini Gunakan Kulit Hasil Amputasinya Menjadi Tas. Kok Serem, ya?

Ilustrasi tas kulit
Ilustrasi tas kulit | www.inverse.com

Unik sih tapi kok seram.

Tas kulit merupakan salah satu fashion item yang cukup banyak digemari oleh banyak orang. Harga barang-barang dari kulit cukup mahal karena biasanya terbuat dari kulit asli dari hewan seperti domba, sapi, buaya, dan lain sebagainya. Namun pernahkah kamu melihat tas yang terbuat dari kulit manusia? Eksotis atau menjijikan?

Joan, perempuan asal Inggris memanfaatkan kulitnya yang sudah diamputasi untuk dijadikan tas tangan. Ia tidak ingin membiarkan kulitnya menjadi sampah medis secara sia-sia. Bagian tubuh manusia yang diangkat pada umumnya memang akan dibuang setelah operasi selesai.

Ilustrasi tas kulit
Ilustrasi operasi | hellosehat.com

"Saya pernah membaca tentang skandal sampah manusia di mana mereka hanya membuang bagian tubuh ke tempat sampah yang (menjadi) membusuk dan aku tidak ingin itu terjadi kepada saya. Itu bagian dari diriku dan aku ingin menyimpannya (dalam bentuk tas tangan)," jelas Joan.

Joan dibantu oleh sebuah produsen pakaian Inggris bernama Sewport. Ia rela membayar sekitar Rp55.843.00,00 untuk tas tangan yang diinginkannya. Ia tidak pernah menganggap hal itu aneh dan menjijikan.

Ilustrasi tas kulit
Sewport London | www.freeindex.co.uk

"Aku tahu itu agak aneh dan menjijikkan, dan beberapa orang mungkin berpikir aku gila, tapi ini kakiku dan aku tidak tahan memikirkannya dibiarkan membusuk di suatu tempat," tambah Joan.

Sewport, pabrik pakaian jadi di pusat kota London itu berusaha untuk mewujudkan keinginan klien mereka. Perusahaan tekstil itu terinspirasi dari pengalaman seorang perempuan yang mempercayai mereka untuk membuat gaun dari rambut ibunya.

Sewport sangat mengapresiasi ide Joan dan mengatakan alasan Joan dapat dimengerti. Ide Joan bukanlah sesuatu yang aneh, menjijikan, dan kotor. Salut!

"Kami belum pernah menemukan desainer yang ingin membuat tas tangan dari kulitnya sendiri. Setelah berbincang dengannya, terungkap bahwa ia menghubungi kami setelah melihat permintaan dari perempuan yang menginginkan gaun yang dibuat dari rambut ibunya, dan terinspirasi untuk melakukan hal serupa. Sebelum kamu mengatakan 'kotor', kita sudah bicara dengan perempuan itu dan alasannya di balik itu sangat bisa dimengerti dan bersifat pribadi," kata pihak Sewport.

Ilustrasi tas kulit
Ilustrasi tas kulit | www.dessign.com
Artikel Lainnya

Bagian kulit yang akan dijadikan tas adalah bagian kaki. Joan mengatakan keputusannya untuk menjadikan kulit kaki amputasinya tas tangan adalah keputusan yang sudah final. Ia ingin bisa menyimpan bagian tubuh tersebut dalam waktu yang lama. Unik, ya?

Joan sendiri menderita penyakit arteri perifer yang merupakan penyempitan atau penyumbatan arteri ekstremitas bawah yang membatasi aliran darah ke kaki. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan tubuh tersebut terinfeksi atau mati. Penyakit ini mengakibatkan Joan harus mengalami amputasi di bagian kaki.

Tags :