Sulit Sinyal, Kades di Flores ini Terpaksa Panjat Pohon Buat Rapat Virtual!
16 Mei 2020 by Amadeus Bima
Bukti kalau fasilitas dan infrastruktur di Indonesia belum merata
Pandemi corona menyebabkan banyak kegiatan sekarang ini dilakukan secara online atau virtual. Mulai dari belajar di rumah, bekerja di rumah, hingga urusan pemerintahan juga banyak dilakukan secara online. Misalnya adalah rapat virtual atau konferensi pers online. Masalahnya, tidak semua daerah sudah memiliki jaringan internet yang baik dan stabil.
Seperti yang terjadi di Desa Wolo Klibang, Kecamatan Adonara Barat, Flores Timur, NTT. Seorang Kepala Desa beserta sekretarisnya harus manjat-manjat pohon untuk mendapatkan sinyal dan jaringan internet yang baik.
Mereka harus mengikuti rapat virtual dengan Bupati Flores Timur, Jumat (8/5/2020). Rapat itu membahas koordinasi penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Flores Timur.
Tapi, karena di desa mereka tidak ada jaringan internet, terpaksa kedua pemimpin daerah ini memanjat pohon. Lokasinya pun bukan di tengah desa, tapi berjarak 1 km di luar Desa Klibang. Di situlah mereka baru bisa mendapatkan sinyal dan melakukan rapati virtual.
Mau bagaimana, kalau tidak naik, berarti tidak bisa terkoneksi dengan internet. Kalau tidak begitu, kami tidak bisa ikut rapat. Makanya kami rela panjat pohon, ujar Anselmus dilansir dari Kompas.
Baca Juga: Cara Mudah Atasi Internet Lemot, Nggak Pake Repot!

Rapat yang mereka ikuti itu berlangsung dua jam. Artinya, selama dua jam pula Kades dan Sekdes ini berada di atas pohon. Jauh dari kata nyaman, tidak seperti kepala daerah di kota lain yang bisa melakukan rapat di rumahnya yang sejuk dan aman. Jika ada hujan deras, maka buyar sudah rapat yang mereka ikuti karena harus buru-buru mencari tempat berteduh.
Anselmus menceritakan bahwa daerahnya memang cukup terisolasi. Warga sulit mengakses jaringan telepon, apalagi internet. Warga harus menempuh jarak 1 km dari desa untuk mendapatkan jaringan telepon. Ada yang menempuh jarak sejauh itu dengan naik kendaraan, ada pula yang berjalan kaki. Bisa dibayangkan seperti apa perjuangan keras yang harus mereka lakukan.
Anselmus hanya bisa berharap di tahun ini, Pemkab Flores Timur bisa bekerja sama dengan PT Telkom untuk membangun BTS di desa. Melihat kondisi ini, Wakil Bupati Flores Timur Agus Boli mengaku sudah menyurati Kemkominfo untuk mendatangkan tower mini. Tower tersebut telah dipasang di beberapa desa.
Baca juga: Ampuh! 10 Cara Memperkuat Sinyal Wifi Laptop Agar Internetan Lancar Terus

Tahun-tahun kemarin sudah terpasang tower mini di Desa Titehena Kecamatan Solor Barat, Desa Puhu Adonara Timur, Desa Latonliwo Kecamatan Tanjungbunga, Desa Lewoawang Kecamatan Ilebura dan beberapa desa lagi untuk jangkauan jaringan kurang lebih 10 KM, jelasnya.
Namun, masih ada satu atau dua desa yang tidak mendapatkan sinyal. Karena itulah, mereka berharap Kemenkominfo bisa menindaklanjuti hal ini dan bisa mengirimkan tower lagi.
Mudah-mudahan Kementerian Infokom cepat menjawab permintaan Pemda Flotim. Di Flotim secara wilayah besar rata-rata jaringan Telkom sudah baik. Hanya kadang jaringan eror sehingga sinyalnya kurang kuat, ujar Agus.
Baca Juga: Bocah Nangis Saat Diajak Mudik ke Kampung Kakeknya Karena Tak Ada Internet! Ada yang Gini Juga?

Pandemi virus corona ini seakan menguliti satu-satu permsalahan di Indonesia yang selama ini kerap ditutupi atau tidak tersentu. Mari berharap dengan adanya pandemi ini, pemerintah bisa memperbaiki kualitasnya dalam melayani masyarakat.