Menguak Sejarah Menyeramkan Kursi Kematian Thomas Busby yang Terkutuk. Duduk di Sini Bisa Mati!

Kursi Thomas Busby
Kursi Kematian Thomas Busby | topfoundfootagefilms.com

Siapa yang duduk di kursi ini akan mati mengenaskan!

Pada salah satu museum yang berada di North Yorkshire, Inggris, terdapat sebuah kursi yang sengaja dipasang tergantung di pojok sebuah ruangan. Bukan tanpa alasan pihak museum meletakan kursi tersebut seperti itu. Berdasarkan catatan, kursi yang tergantung itu memiliki sejarah yang sangat kelam.

Para penduduk setempat menamai kursi tersebut sebagai “Chair of Death” atau kursi kematian. Kenapa bisa mendapat julukan yang mengerikan seperti itu? Berikut ulasannya untuk kamu semua!

1.

Kursi kesayangan Thomas Busby

Kursi Thomas Busby
Kursi kesayangan Thomas Busby | megamein.com

Pada akhir tahun 1600-an, hidup seorang pria bernama Daniel Auty. Ia merupakan seseorang yang rela melakukan apa pun demi keberlangsungan hidup keluarganya. Mulai dari pencurian perhiasan hingga pemalsuan mata uang di seluruh kota pun ia lakoni.

Nah, Daniel ini memiliki seorang putri bernama Elizabeth Auty. Putrinya ini jatuh cinta kepada seorang pria yang tidak lain adalah rekan kerja dari Daniel, yakni Thomas Busby. Akhirnya Elizabeth dan Thomas pun kemudian menikah.

Thomas Busby sendiri merupakan seorang pria normal yang senang berbuat kejahatan. Ketika sedang berisitirahat di tempat penginapannya, ia selalu menduduki sebuah kursi. Jadi itu kursi menjadi kursi kesayangannya.

Pada suatu hari setelah Daniel dan Thomas melakukan pemalsuan uang bersama-sama, terjadi selisih pendapat perihal pembagian jatah hingga berujung pada adu mulut. Namun, belum juga mencapai kesepakatan, mereka berdua mengakhiri pertengkaran tersebut dan kembali pulang ke rumahnya masing-masing.

Besoknya, Daniel datang ke rumah Thomas. Beberapa versi menyatakan jika Daniel ingin membawa putrinya, yakni Elizabeth pulang bersamanya. Namun, ada juga versi yang menyatakan jika Daniel hanya ingin berkunjung ke rumah rekan kerjanya tersebut.

2.

Pembunuhan Daniel Auty

Kursi Thomas Busby
Pembunuhan Daniel Auty | theforteanslip.blogspot.com

Thomas Busby yang pada saat itu baru saja pulang dari pesta mabuknya bersama teman-temannya terkejut melihat kedatangan Daniel. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat Daniel duduk di kursi kesayangannya. Emosi Thomas kemudian naik yang ditambah dengan pengaruh dari alkohol. Pertengkaran jilid dua dari mereka pun terjadi.

Mengetahui kalau Thomas tengah berada dalam pengaruh alkohol, Daniel kemudian memutuskan untuk mengakhiri pertengkarannya tersebut. Ia kemudian berpamitan kepada putrinya tanpa memberitahu Thomas.

Nah, Thomas yang pada akhirnya mengetahui kepergian dari Daniel yang begitu saja menjadi marah besar. Ia pun mengikuti Daniel yang tengah pulang menuju rumahnya dengan membawa palu. Ketika tiba di rumah Daniel, Thomas secara membabi buta memukul kepala Daniel hingga Daniel terkapar dengan darah yang mengelilingi tubuhnya. Thomas pun pergi meninggalkan tubuh Daniel yang sudah tak bernyawa.

3.

Sumpah Thomas Busby

Kursi Thomas Busby
Sumpah Thomas Busby | www.anehdidunia.com

Ketika tubuh Daniel Auty ditemukan tak bernyawa, tersangka utama langsung mengarah kepada Thomas Busby. Ia pun kemudian ditangkap oleh pihak kepolisian setempat dan diadili atas kasus pembunuhan dengan ancaman hukuman mati.

Sebelum dieksekusi mati, ia pun meminta waktu untuk mengucapkan permintaan terakhirnya. Ia kemudian pergi ke tempat penginapannya dan mengunjungi kursi favoritnya. Sambil mengelus-elus kursi kesayangannya, ia mengucapkan sebuah sumpah yang mana akan menjadi legenda hingga kini, yakni “semoga kematian datang kepada siapa saja yang berani duduk di kursi saya.”

Setelah itu, ia pun dieksekusi mati dengan cara digantung tepat di sebelah penginapan tempat tinggalnya. Selang beberapa waktu, pihak pengelola kemudian mengganti nama penginapan tersebut menjadi “Busby Stop In” karena melihat peluang bisnis akan kepopuleran nama Thomas Busby.

4.

Kutukan berjalan

Kursi Thomas Busby
Kutukan berjalan | aminoapps.com

Menurut cerita penduduk setempat, banyak kematian yang disebabkan oleh kursi kutukan milik Thomas Busby tersebut. Misalnya, banyak prajurit selama Perang Dunia II yang duduk di kursi Thomas tewas dan beberapa di antaranya tidak kembali dengan selamat. Selain itu, masih banyak lagi kisah-kisah menyeramkan lainnya.

Kisah pertama berasal dari seorang pembersih cerobong asap pada tahun 1894. Setelah minum-minum di bar, orang tersebut memutuskan untuk menginap di penginapan tempat kursi tersebut berada. Ia pun duduk di atas kursi kutukan. Pada keesokan harinya, ia ditemukan meninggal dengan posisi tergantung di tiang depan penginapan.

Selanjutnya ada kisah seorang pekerja yang menantang teman-temannya untuk berani duduk di kursi Thomas Busby. Sorenya ia ditemukan meninggal tak jauh dari tempat penginapan karena kecelakaan yang misterius.

Ada pula kisah tentang dua orang pemuda yang pada awalnya tidak berani untuk duduk di kursi terkutuk itu. Namun, mereka berdua akhirnya memberanikan diri dengan saling bergantian duduk di kursi tersebut. Alhasil, mereka berdua tewas dalam kecelakaan mobil ketika kembali ke pangkalan udara.

5.

Kursi kutukan akhirnya dipindahkan

Kursi Thomas Busby
Kursi kutukan akhirnya dipindahkan | hauntedpalaceblog.wordpress.com

Melihat berbagai kematian yang terjadi setelah menduduki kursi kutukan tersebut, sang pemilik penginapan kemudian memindahkan kursi itu ke ruang bawah tanah. Namun, tetap saja ada korban dari keganasan kutukan Thomas Busby.

Pada tahun 1970-an, sang pemilik penginapan yang bernama Tony Earnshaw memindahkan kursi tersebut ke ruangan bawah tanah agar tidak ada lagi yang duduk di sana. Namun, harapannya gagal dan kali ini korban dari kursi kutukan itu adalah seorang sopir pengantar barang yang tengah mampir ke penginapan tersebut.

Pada dasarnya ia tidak tahu menahu tentang kutukan dari kursi itu hingga akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat sambil duduk di kursi Thomas Busby. Setelah merasa cukup beristirahat, ia kembali melanjutkan perjalanannya. Ia pun ditemukan tewas dalam kecelakaan mobil beberapa jam kemudian.

Akhirnya Tony Earnshaw memutuskan untuk menghibahkan kursi mengerikan itu ke museum lokal bernama Museum Thrisk dan meminta agar kursi tersebut diletakan di tempat di mana orang-orang tidak bisa mendudukinya. Jadilah kursi kutukan Thomas Busby diletakan tergantung.

6.

Kursi yang digantung ternyata bukanlah kursi asli kesayangan Thomas Busby

Kursi Thomas Busby
Kursi yang digantung ternyata bukanlah kursi asli kesayangan Thomas Busby | www.thirskmuseum.org

Mengetahui cerita horor dari kursi tersebut, pihak museum kemudian melabelkan kisah kursi Thomas Busby dan kisah-kisah para korban. Di kursi terkutuk itu juga dipasang sebuah peringatan untuk tidak menyentuh kursi demi keamanan diri sendiri.

Mendengar kepopuleran kursi Thomas Busby, seorang ahli furnitur yang bernama Dr. Adam Bowett datang dan memutuskan untuk meneliti kursi tersebut. Hasilnya cukup mengejutkan. Menurutnya, kursi yang berada di Museum Thrisk bukanlah kursi kesayangan Thomas Busby.

Ia menuturkan jika kursi tersebut dibuat sekitar tahun 1840 atau 138 tahun setelah kematian Thomas Busby. Meski bukan kursi asli milik Thomas Busby, namun tetap saja menyeramkan. Sementara itu, keberadaan dari kursi asli kesayangan Thomas Busby tidak diketahui hingga sekarang.

Artikel Lainnya

Itu dia kisah menyeramkan dari “Chair of Death” alias kursi kematian milik Thomas Busby. Cerita tentang kursi ini memang begitu melegenda. Bagi kamu yang penasaran, kamu masih bisa menemui kursi tersebut dengan mengunjungi Museum Thrisk yang terletak di 14-16 Kirkgate, Thirsk YO7 1PQ, Britania Raya.

Tags :