Sudah Memaafkan Anak yang Tendang Kepalanya, Rusmini Titip Pesan Ini Sebelum Meninggal

Rusmini meninggal dunia | www.tribunnews.com

Rusmini sangat menyayangi Andri meski sudah pernah menendang kepalanya

Ibu di Surabaya yang kepalanya ditendang oleh sang anak meninggal dunia pada hari Selasa (27/8) kemarin. Rusmini yang diketahui mengidap penyakit komplikasi jantung dan paru-paru itu dirawat sejak hari Sabtu (24/8) di RSUD dr Soewandhi.

Andri, putra ketiga Rusmini yang menendang kepala ibunya itu terlihat termenung. Andri terpukul dengan kepergian ibunya. Andri kabarnya sudah berubah dan menyesali perbuatannya saat itu. Kala Rusmini dirawat di rumah sakit, Andri bahkan dengan setia mendampingi ibunya.

1.

Meninggal dunia karena komplikasi

Jenazah Rusmini saat dibawa ke rumah duka | news.detik.com

Dilansir dari Detik.com, Selasa (27/8/19), Rusmini meninggal sekitar pukul 14.00 WIB di RSUD dr Soewandhi, setelah menjalani perawatan sejak Sabtu (24/8/019). Andri, anak almarhum yang kabarnya sudah bertaubat itu tampak menandu jenazah ibunya dan terlihat meneteskan air mata.

Novi, kakak Andri mengatakan bahwa adiknya itu terpukul dengan kepergian ibunya. Saat ditanya oleh wartawan terkait penyebab meninggalnya sang ibu, Novi menegaskan bahwa sang ibu meninggal bukan karena ditendang oleh Andri. Rusmini meninggal karena karena penyakit komplikasi jantung dan paru-paru yang sudah diderita selama 26 tahun.

"Bukan-bukan karena kejadian itu (viral ditendang), ibu meninggal karena sakit komplikasi jantung dan paru-paru. Karena sudah ada riwayat sakit paru, kalau yang sakit jantung baru. Ibu dirawat sejak Sabtu (24/8) pagi di RS Soewandhi hingga tadi meninggal pukul 14.00 WIB," kata Novi Selasa (27/8/2019) malam.

Baca juga: Anak Tega Tendang Kepala Ibunya yang Tengah Sakit Keras, Videonya Viral!

2.

Andri sempat bisikan kalimat sebelum ibunya meninggal

Andri saat minta maaf kepada ibunya | www.jambiseru.com

Novi menyampaikan bahwa Andri sudah bertaubat. Andri bahkan dengan setia mendampingi sang ibu selama dirawat di rumah sakit. Sebelum sang ibu meninggal, Andri sempat membisikan kalimat yang membuat sang ibu tak kuasa meneteskan air mata.

“Adik saya bilang ‘bu kalau kuat ayo, aku akan kerja, aku nurut ibu, ibu minta apa saja aku turuti,” ujar Novi saat menirukan ucapan adiknya saat ditemui wartawan di rumah duka, Selasa (27/8/19) dikutip dari Tribunnews.com.

Saat itu kondisi sang ibu sudah drop akibat komplikasi yang dideritanya, namun masih merespon saat Andri membisikan kalimat tersebut, bahkan meneteskan air mata.

“Ibu masih merespon saat dibisiki adik saya. Langsung meneteskan air mata,” lanjut Novi.

3.

Pesan Rusmini sebelum meninggal

Andri saat dibawa ke kantor polisi beberapa waktu lalu | www.tribunnewswiki.com

Novi menceritakan kerja keras ibunya saat menghidupi keluarga. Meski menderita komplikasi sejak tahun 1993, Rusmini tetap berusaha untuk mencari uang tambahan dengan jualan es teh di rumah. Hal ini karena Rusmini tak mau merepotkan anak-anaknya yang sudah berkeluarga.

"Keseharian ibu berjualan es teh di rumah. Banyak tetangga yang beli. Ibu juga bilang aku tidak mau merepotkan anak-anakku," jelasnya.

Sebelum meninggal, Rusmini berpesan kepada ketiga anaknya untuk menjaga ayah mereka yang sudah berusia 71 tahun. Rusmini juga meminta untuk selalu menjaga Andri yang merupakan anak bungsu itu.

"Sebelum meninggal ibu berpesan, titip jaga ayah dan adik," tutup Novi.

Artikel Lainnya

Novi mengatakan bahwa ibunya itu selalu sayang kepada Andri meski dia sempat menendang kepala ibunya. Andri sendiri beberapa waktu lalu sudah minta maaf dan bersujud kepada sang ibu. Andri sudah menyesali perbuatanya dan bersyukur mendapat ampunan dari sang ibu.

Tags :