Lolos Seleksi Polisi, Anak Penjual Sate keliling Ini Viral Setelah Cium Kaki Ayahnya

Viral setelah cium kaki ayah
Viral setelah cium kaki ayah | regional.kompas.com

Sempat tak yakin sang anak bisa menjadi anggota kepolisian

Sebuah kebanggaan bagi orangtua bisa melihat anaknya mencapai apa yang dicita-citakan. Seperti kisah seorang pedagang gado-gado dan sate keliling asal Palu, Sulawesi Tengah yang sangat bersyukur bisa melihat anaknya lolos menjadi anggota polisi.

Kisah Supriyadi itu viral setelah foto saat sang anak Mohammad Risky Saputra mencium kakinya usai dinyatakan lolos menjadi anggota kepolisian. Risky mencium kaki sang ayah karena merasa berterimakasih berkat doanya ia bisa menjadi anggota kepolisian.

1.

Sujud dan cium kaki ayah

Viral setelah cium kaki ayah
Sujud dan cium kaki ayah | regional.kompas.com

Dilansir dari Kompas.com, Kamis (20/02/20), foto seorang berseragam polisi yang mencium kaki laki-laki paruh baya viral di media sosial. Ternyata sosok yang berseragam polisi itu adalah Mohammad Risky Saputra (19). Dia adalah siswa di Sekolah Pendidikan dan Kepolisian Negara (SPN) Labuan Panimba, Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam foto tersebut, Risky tampak bersujud dan mencium kaki sang ayah, Supriyadi (57). Risky merasa sang ayah sangat berjasa dalam mewujudkan mimpinya menjadi anggota kepolisian.

Baca juga: Terkuak! Netizen Buktikan Klarifikasi Korban Dedy Susanto adalah Palsu

Supriyadi yang merupakan seorang penjual gado-gado dan sate keliling itu memiliki penghasilan yang pas-pasan. Tentunya bukan perjuangan yang mudah mengantarkan anaknya menjadi anggota kepolisian.

Sejak tinggal di Palu pada tahun 1986, Supriyadi mulai berdagang gado-gado dan sate keliling menggunakan gerobak dorong. Supriyadi kerap berhenti menjajakan dagangannya di Mapolres Palu, Kantor KONI Palu, hingga Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

2.

Sempat tak yakin anaknya jadi polisi

Viral setelah cium kaki ayah
Supriyadi pedagang sate keliling | regional.kompas.com

Perjuangan berdagang keliling dari pagi hingga malam ia lakukan untuk membiayai kebutuhan keluarganya dan juga membesarkan anak-anaknya. Saat Risky mengatakan kepada ayahnya ingin sekolah polisi, ia sempat tak yakin bisa mewujudkan cita-cita sang anak.

Baca juga: Viral Teori Konspirasi Sebut Ahmad Dhani Sudah Meninggal, Sosok yang Sekarang Palsu?

Sekolah polisi sudah pasti membutuhkan biaya besar, sementara setiap harinya penghasilan Supriyadi sangat pas-pasan. Namun melihat semangat sang anak yang begitu besar untuk menjadi anggota kepolisian, Supriyadi akhirnya mendukung keinginan sang anak.

“Nanti dicoba lagi. Tidak boleh nangis kalau tidak lulus. Ya gitu saja saya pesan,” ujar Supriyadi, Rabu (19/02/20).

Berkat doa dan keyakinan Supriyadi, Risky yang merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara itu akan segera dilantik menjadi polisi pada Maret 2020 mendatang.

Baca juga: Viral Spanduk Ustaz Bangun Samudra Sebut Lulusan S3 Vatikan

3.

Ingin belikan orangtua rumah

Viral setelah cium kaki ayah
Sumarni, ibu Risky | regional.kompas.com

Sang ibu, Sumarni (51) juga sempat tak yakin bisa membiaya pendidikan anaknya hingga menjadi polisi. Sama halnya dengan sang suami, Sumarni pesimis karena penghasilan suaminya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya bilang ‘uangnya dari mana nak?’ Risky cuma bilang ‘saya minta restu dari orang tua, kalau orang tua merestui Insyaallah pasti ada jalan,” jelas Sumarni.

Baca juga: RUU Aktivitas Seks BDSM Tuai Kontroversi, Netizen: Pemerintah Ranjang Diurusin

Sejak Risky kecil, ia selalu tinggal di rumah berdinding papan. Untuk itu, ia memiliki harapan bisa membelikan orangtuanya rumah yang lebih layak saat ia menjadi polisi.

“Saya sebagai orangtuanya hanya bisa berdoa, apa yang menjadi keinginannya bisa terwujud,” imbuh Sumarni.

Artikel Lainnya

Supriyadi dan Sumarni lega anaknya lulus dan bisa segera dilantik menjadi anggota kepolisian. Pencapaian Risky menjadi kebanggaan tersendiri bagi orangtuanya. Meski hidup pas-pasan, semangat Risky patut diacungi jempol hingga bisa mencapai cita-citanya.

Tags :