Lagi Trend Topi Social Distancing, Bikin Berjauhan Sama Sesama Manusia!

Topi Social Distancing | www.tribunnews.com

Cocok Gak Nih Buat di Indonesia?

Setelah corona menyebar ke seluruh penjuru bumi pada awal tahun 2020, kehidupan manusia berubah drastis. Yang paling terasa adalah pembatasan interaksi dengan orang lain. Kini setiap orang harus menjaga jarak antara satu dengan yang lain. Paling tidak setiap orang harus memberi jarak satu meter demi mencegah penularan Covid-19.

Namun belum banyak orang terbiasa dengan kebiasaan baru ini. Untuk membantu mengingatkannya, di Tiongkok beredar topi unik yang dibuat khusus untuk membantu orang saling menjaga jarak aman satu sama lain. Kini, topi ini tidak hanya digunakan oleh anak-anak SD, tapi juga oleh turis yang datang ke Tiongkok.

Topi Social Distancing | kumparan.com

Berbagai macam strategi dikerahkan agar praktik social distancing bisa dilaksanakan secara optimal. Salah satunya adalah dengan menggunakan topi unik seperti yang dipakai oleh siswa-siswa Sekolah Dasar (SD) di Tiongkok. Topi unik ini pun kembali muncul dan kini dipakai pula oleh para turis untuk menjaga jarak di tempat wisata.

Sama seperti topi yang dipakai anak-anak sekolah di Tiongkok, topi unik ini memungkinkan arak sekitar satu meter antar orang. Topi tersebut dibuat dari balon dengan berbagai macam bentuk dan dibagikan secara gratis kepada wisatawan oleh pengelola objek wisata.

Dilansir dari South China Morning Post, topi berwarna-warni ini dibuat dengan berbagai model, baik yang polos hingga memiliki tongkat penjaga jarak. Tidak hanya untuk menjaga jarak aman, para turis memakai topi ini untuk hiasan saat mereka mengambil foto.

Baca Juga: Lockdown, Pria Ini Malah Temukan Terowongan 120 Tahun di Bawah Rumahnya

Topi Social Distancing | www.genpi.co

Sejak topi unik ini viral di media sosial, tidak sedikit warganet yang menyebut penggunaan topi ini sebagai ide yang brilian. Beberapa warganet pun berpendapat topi ini seharusnya dibagikan oleh semua objek wisata agar praktik social distancing bisa tetap dilakukan.

Topi ini sangat menggemaskan. Saya mau satu walau belum ada rencana keluar rumah tulis seorang warganet.

Berdasarkan laporan dari CNN Travel, sejak kasus positif virus corona mulai menurun pada akhir bulan Maret lalu, disusul dengan pencabutan aturan lockdown wilayah sampai Wuhan memberlakukan aturan serupa per 8 April 2020, kehidupan di Tiongkok telah berangsur kembali normal meski sejumlah aturan ketat masih diberlakukan.

Baca Juga: Ingin Keluar Rumah Saat Lockdown, Orang Ini Nekat Menyamar jadi Tanaman

Topi Social Distancing | www.liputan6.com

Tak hanya sekolah yag mulai dibuka tapi beberapa objek wisata di wilayah-wilayah tertentu pun sudah mulai beroperasi. Pada awal pencabutan aturan lockdown, beberapa objek wisata di Tiongkok langsung dibanjiri pengunjung dan praktik social distancing sulit diterapkan.

Seiring waktu, pengelola objek wisata mulai mencari strategi untuk tetap menjalankan bisnisnya namun dalam kondisi yang aman mengingat pandemi Covid-19 belum benar-benar selesai.

Akhirnya, muncullah ide topi unik ini sebagai solusi untuk praktik social distancing. Saat ini, kunjungan ke sejumlah objek wisata di Tiongkok masih didominasi oleh wisatawan domestik.

Baca Juga: Demi Semangati Warga, Tukang Pos Ini Antar Paket Gunakan Pakaian Cheerleader

Artikel Lainnya

Menjaga jarak tidak pernah dikenal manusia yang hidup saat ini. Kita hanya tahu aturan jaga jarak hanya berlaku untuk kendaraan di jalan. Namun corona telah mengubah segalanya. Kini kita pun harus dibantu oleh topi berdesain khusus untuk mengingatkan kita: corona masih ada, jangan terlalu dekat!

Tags :