Lagi Asyik Kumpulkan Telur, Nenek Ini Malah Tewas Dipatuk Ayam Jago

Tewas dipatok ayam jago | id.wikipedia.org

Dipatuk ayam jago hingga kehabisan darah

Insiden langka baru saja terjadi di sebuah desa di bagian selatan Australia. Seorang nenek berusia 76 tahun dilaporkan tewas setelah dipatuk ayam jago. Kejadian ini bermula saat nenek itu pergi ke halaman belakang rumahnya untuk mengumpulkan telur. Tak disangka, ayam-ayamnya tiba-tiba menyerang dan mematuk kaki kirinya.

Kejadian tersebut menyebabkan nenek itu mengalami pendarahan hebat yang berujung pada kematian. Setelah diautopsi, ternyata patukan ayam itu mengenai varises dan menyebabkan pendarahan.

1.

Dipatuk ayam hingga tewas

ilustrasi ayam jago | style.tribunnews.com

Dilansir dari World of Buzz, Rabu (4/9/19), wanita berusia 76 tahun itu sedang mengumpulkan telur ayam di kebun miliknya ketika seekor ayam jantan mulai secara agresif mematuk kaki kirinya.

Menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal Forensic Science, Medicine, and Pathology, patukan itu menyebabkan pendarahan yang signifikan hingga membuat wanita itu pingsan.

Nenek itu tak pernah menyangka jika ia akan diserang hewan peliharaannya sendiri. Awalnya nenek hanya ingin mengambil telur dan tiba-tiba diserang. Dikarenakan kandang ayam tersebut cukup sempit, sehingga membuat nenek sulit untuk berlari dan menyelamatkan diri dari serangan ayam.

Saat berita itu ditulis, belum diketahui penyebab nenek itu bisa sampai diserang oleh ayam. Polisi juga masih merahasiakan identitas nenek tersebut untuk menghindarkan keluarga dari rasa trauma.

Baca juga: Perusahaan Asal Malaysia Pamerkan Produk Kondom Rasa Rendang

2.

Idap varises dan komplikasi

ilustrasi dipatok ayam | www.worldofbuzz.com

Jenazah nenek itu akhirnya diautopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Ternyata patukan ayam itu mengenai varises yang ia idap. Nenek itu mengalami exhanguination dari pendarahan varises usai dipatuk ayam.

Sebenarnya varises bukanlah penyakit berbahaya, namun pada kasus tertentu varises menjadi bahaya jika mengalami komplikasi.

“Serangan oleh ayam jantan sangat jarang. Kasus ini menunjukkan hewan peliharaan yang umumnya tidak berbahaya sekalipun dapat menimbulkan cedera mematikan pada individu jika memiliki kerentanan vaskular spesifil," kata penulis laporan tersebut dikutip dari Detik.com.

Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata memang benar nenek itu mengidap komplikasi tekanan darah tinggi dan juga diabetes tipe 2.

3.

Fisik lansia yang lebih lemah

ilustrasi ayam | kaltim.tribunnews.com

Insiden tersebut menjadi viral di media sosial. Banyak netizen yang heran dengan penyebab kematian nenek tersebut hanya karena dipatuk ayam. Bagi lansia, kecelakaan kecil saja bisa membahayakan nyawa mereka.

Seperti yang disampaikan Profesor Roger Byard, pembuluh darah lansia lebih mudah robek bahkan hanya dipatuk ayam.

“(Kasus ini) membuat kita menyadari betapa rentanya lansia, (varises) sangat mudah rusak,” ucap Rogerd.

Ditambah kondisi fisik lansia tak sekuat fisik remaja maupun dewasa. Sehingga jika ada serangan mendadak, lansia tidak begitu lincah untuk menghindar.

“Orang yang lebih tua juga tidak bisa membela diri terhadap serangan binatang, keseimbangan mereka mungkin tidak sebagus itu,” imbuhnya.

Artikel Lainnya

Kasus ini harus menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada karena petaka bisa mengintai kita kapan saja dan dari mana saja, termasuk dari hal-hal yang tidak pernah disangka.

Tags :