Disebut Pemimpin Paling Miskin, Ini Kisah Kesederhanaan Eks Presiden Uruguay yang Gajinya Cuma untuk Sedekah

kesederhanaan Jose Mujica mantan presiden Uruguay | www.farklibirbakis.com

Kesederhanaan eks Presiden Uruguay yang donasikan sebagian besar gajinya untuk rakyat miskin

Menjadi pemimpin dari sebuah negara selalu lekat dengan gaji yang besar. Meski sudah bergaji besar, banyak sekali wakil rakyat yang masih nekat untuk korupsi. Hal sebaliknya justru terjadi pada Jose Mujica, mantan Presiden Uruguay.

Sosok Jose Mujica dijuluki sebagai pemimpin dunia paling miskin. Bukan karena negara Uruguay memberi gaji sedikit kepada Jose, melainkan Jose memberikan sebagian besar gajinya untuk disumbangkan.

Perjalanan hidup Jose-lah yang membentuknya menjadi pribadi yang sederhana. Bahkan selama ia menjabat sebagai presiden, Jose lebih memilih tinggal di rumahnya yang jauh dari kemewahan.

1.

Jose pernah menjadi pemberontak

Jose pernah menjadi pemberontak | www.farklibirbakis.com

Masa muda Jose dihabiskan untuk menjadi pemberontak melawan penjajahan Spanyol. Jose bergabung dengan kelompok Tupamaros pada tahun 1960-1970.

Gaya hidup Jose yang sederhana tak luput dari kehidupan masa mudanya. Jose bersama kelompok Tupamaros kerap merampok bank-bank dan membagikan uang hasil rampokan ke rakyat yang kurang mampu.

Dilansir dari Tribunnews.com, Saat bergabung dengan Tupamaros, Jose Mujica bergerilya melakukan pemberontakan terhadap penjajah Spanyol. Namun pemberontakan Tupamaros berakhir setelah banyak anggotanya dibunuh dan ditangkap pada 1972.

Jose Mujica pernah enam kali tertembak. Pemberontakannya ikut berakhir kala ia diisolasi dalam sebuah penjara selama 14 tahun.

Baca juga: Majalah Forbes Rilis Daftar Orang Terkaya, Banyak Nama dari Indonesia!

2.

Donasikan sebagian besar gajinya

Donasikan sebagian besar gaji untuk rakyat miskin | www.farklibirbakis.com

Jose Mujica kerap dijuluki sebagai pemimpin termiskin di dunia. Jose yang mulai menjabat sebagai Presiden Uruguay sejak tahun 2010 sampai 2015 tersebut hanya mengambil 10 persen dari gajinya.

Dilansir dari Kompas.com, sebanyak 90 persen gajinya senilai 12 ribu dollar AS atau setara Rp. 120 juta, didonasikan untuk kegiatan amal. Donasi tersebut diberikan kepada masyarakat yang kurang mampu dan pengusaha kecil.

Pertama kali menjabat sebagai presiden, Jose hanya memiliki harta kurang dari Rp. 10 juta. Dua tahun menjabat kekayaan Jose meningkat menjadi Rp. 2 miliar dan ditambah aset-aset kekayaan istrinya.

Meski kekayaannya bertambah, tapi untuk ukuran presiden masih tergolong kecil dibanding pemimpin dunia lainnya.

3.

Gaya hidup sederhana

Gaya hidup sederhana | www.farklibirbakis.com

Saat masih menjabat sebagai Presiden Uruguay, Jose menolak untuk tinggal di kediaman kepresidenan. Jose lebih memilih tinggal bersama istrinya di pinggiran ibu kota. Untuk menambah penghasilan, istri Jose menanam bunga untuk dijual.

Saat tinggal di kediamannya yang sederhana, Jose hanya dikawal oleh 2 orang polisi dan 1 anjing pelacak. Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai presiden, Jose terpilih menjadi senator.

Namun pada 16 Agustus tahun lalu Jose memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatanya. Gaya hidup Jose jauh dari kemewahan dan terlampau sederhana. Jose mengungkapkan dengan kesederhanaan adalah caranya menikmati hidup.

“Hampir seluruh hidup saya habiskan dengan cara seperti ini. Saya bisa hidup baik dengan apa yang saya miliki saat ini,” ujar Jose.

Artikel Lainnya

Sosok pemimipin seperti Jose Mujica sangat jarang ditemui. Kesederhanaan Jose patut ditiru oleh para wakil rakyat yang sudah seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat. Dengan begitu kasus-kasus korupsi tidak akan marak terjadi.

Tags :