Inilah Dampak yang Dihasilkan Jika Meteor Raksasa Jatuh Menghantam Samudera

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh! | www.businessinsider.de

Semoga aja nggak kejadian meteor jatuh kayak gini deh.

Dalam catatan sejarah, dinosaurus punah akibat hantaman meteor yang jatuh ke bumi yang kemudian meluluhlantahkan seluruh penghuninya. Akibat hantaman tersebut, hewan-hewan serta tanaman purba pun punah dalam sekejap. Pasca-kejadian tersebut, bumi mengalami fase-fase sunyi hingga akhirnya bisa pulih kembali seperti sekarang ini.

Namun, benarkah ledakan meteor yang diyakini sebagai penyebab punahnya dinosaurus memiliki daya ledak sehebat itu? Lalu, bagaimana jadinya jika ada meteorit raksasa yang jatuh menghantam laut dan bukan permukaan bumi? Berikut ini beberapa info penting perihal tersebut.

1.

Sekilas tentang meteorit

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Sekilas tentang meteorit | tech.sme.sk

Melansir dari Bobo.grid, Rabu (29/5/2019), meteorit adalah sisa dari meteor raksasa yang berhasil lolos dari lapisan atmosfer dan jatuh ke permukaan bumi. Contoh efek dari jatuhnya meteorit pernah terjadi pada masa lalu ketika era dinosaurus.

Akibatnya, hewan-hewan purba mati seketika karena dihantam gelombang panas serta bebatuan yang disebabkan oleh jatuhnya meteorit tersebut.

Baca juga: Deretan Bencana Alam Teraneh yang Pernah Terjadi di Dunia

2.

Bisakah meteorit menghasilkan gelombang tsunami raksasa?

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Bisakah meteorit menghasilkan gelombang tsunami raksasa? | www.unitingaviation.com

Jika pertanyaannya demikian, jawabannya ada dua: bisa iya, bisa juga tidak. Meteorit yang jatuh dapat menghasilkan tsunami raksasa jika memang ukuran dari meteorit yang jatuh tersebut sangatlah besar.

Tsunami sendiri terjadi akibat adanya pergerakan dari dasar laut sehingga membuat air di permukaan menjadi naik. Simpelnya, ketika kita melemparkan batu ke dalam air, tentu air akan terangkat dan memunculkan gelombang yang tersebar ke berbagai arah.

3.

Kekhawatiran film “Deep Impact” dan “Armagedon”

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Kekhawatiran film “Deep Impact” dan “Armagedon” | decipherscifi.com

Nasa beserta para pakar astronomi tentu tahu betul bagaimana dampak dari benda angkasa luar ketika menghantam permukaan bumi. Salah satunya adalah Souheil Ezzedine.

Meskipun bukan berasal dari ilmu astronomi, namun pakar matematika ini memiliki kekhawatiran seperti yang terjadi dalam film “Deep Impact” ataupun “Armagedon”.

Oleh karena itu, ia bersama rekannya menciptakan simulasi komputer baru untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh meteorit berdiameter 50 meter saat menghantam samudera, tepatnya di pantai timur Amerika Serikat. Selain itu, ia juga membuat simulasi yang sama ketika meteorit menghantam lepas pantai barat negeri Paman Sam tersebut.

Dalam simulasi tersebut, ia mendapati bahwa di titik-titik tertentu, tsunami setinggi 3 meter kemungkinan besar bisa terjadi. Tentu hal tersebut bukanlah hal yang baik mengingat banyak pembangkit listrik yang berada di tepi pantai.

Selain itu karena ulah meteorit, pembangkit-pembangkit listrik tersebut juga beresiko terendam aibat pemanasan global. Bahkan pada 2012 silam, Komisi Energi Kalifornia sempat merilis laporan yang menyatakan meningkatnya ketinggian air laut bakalan merendam seluruh pembangkit listrik di sepanjang tepi pantai barat pada akhir abad ke-20 nanti.

4.

Pakar planet: Simulasi Ezzedine jangan dilebih-lebihkan

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Pakar planet: Simulasi Ezzedine jangan dilebih-lebihkan | www.alumni.caltech.edu

H.J. Melosh, seorang pakar planet asal Universitas Purdue menyatakan kalau dampak hantaman meteorit yang dibuat berdasarkan simulasi komputer Ezzedine tidak perlu dilebih-lebihkan.

Pasalnya banyak juga simulasi komputer yang tidak menggambarkan pergerakan gelombang di samudera secara realistik dan sejalan dengan tingkat kedalamannya. Ia pun mencontohkan kasus hantaman meteorit yang pernah terjadi di lepas pantai Eltanin, Chili, pada 2,1 juta tahun silam.

Meskipun ukuran meteorit yang menghantam samudera lebih besar daripada ukuran meteorit yang disimulasikan oleh Ezzedine, namun ternyata dampak jatuhnya meteorit tersebut tidak sampai menimbulkan tsunami.

Melosh lantas berasumsi jikalau meteorit yang besar saja tidak sampai menghasilkan tsunami, meteorit yang lebih kecil pun tidak akan menimbulkan tsunami pula.

5.

Gisler: Hantaman meteorit ke samudera hanya akan menghasilkan gelombang cipratan setinggi 400 meter

Inilah Dampak yang Dihasilkan Ketika Meteorit Raksasa Jatuh!
Gisler: Hantaman meteorit ke samudera hanya akan menghasilkan gelombang cipratan setinggi 400 meter | www.dailymotion.com

Hal senada turut diucapkan oleh ilmuwan Laboratorium Nasional Los Alamos, Galen Gisler. Menurut simulasi yang telah dibuatnya, hantaman meteorit dapat memicu terjadinya gelombang cipratan air setinggi 400 meter.

Meski demikian, energi dari hempasan air tersebut akan hilang dengan cepat dan hanya mampu menempuh jarak sejauh 10 km. Ia menambahkan kalau hasil simulasinya ini bisa dijadikan sebagai pertimbangan jika suatu hari nanti ada asteroid raksasa yang bergerak menuju bumi, para ahli diharapkan berusaha untuk mengarahkannya ke tengah-tengah samudera.

Artikel Lainnya

Itu dia akibat yang terjadi jika meteorit raksasa jatuh menghantam samudera. Semoga aja kalau kelak benar-benar ada asteroid raksasa yang tengah bergerak menuju bumi, para ahli sudah tahu betul apa yang semestinya mereka lakukan untuk menyelamatkan planet ini.

Tags :