Gagal Berulang Kali, Ini Perjuangan Michelle Wanita Papua hingga Jadi Perwira TNI AL

Letda Laut Michelle Anggraeni | surabaya.tribunnews.com

Kisah perjuangan Michelle dalam menjadi perwira TNI AL

Letda Michelle Anggraeni seorang perempuan kebanggaan Papua berhasil menjadi perwira TNI Angkatan Laut (AL). Michelle yang kini ditugaskan di KRI terbesar milik TNI AL ini melewati perjuangan yang tidak mudah.

Meski berkali-kali gagal, tak membuat Michelle berkecil hati. Ia terus mencoba mengikuti tes masuk Taruni. Michelle mengaku keinginanya menjadi seorang perwira TNI AL terinspirasi dari sang ayah.

1.

Dari kecil ingin menjadi Perwira TNI

Letda Laut Michelle Anggraeni | regional.kompas.com

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (27/8/19), menjadi seorang perwira perempuan TNI Angkatan Laut merupakan cita-cita Letda Michelle Anggraeni sejak kecil. Keinginannya untuk menjadi perwira laut karena termotivasi akan kecintaan kepada TNI AL.

Michelle mulai pindah ke Biak, Papua, sejak kelas 5 SD, kemudian melanjutkan ke SMP N 1 Biak dan SMA N 1 Biak. Pada saat ayahnya berdinas di Guskamla Maritim, Michelle semakin bertekad menjadi Perwira TNI AL.

“Saya memiliki motivasi menjadi seorang TNI Angkatan Laut setelah melihat pekerjaan ayah saya yang berdinas di Guskamla Maritim pada waktu itu,” ungkap Letda Michelle.

Meski menjadi anak seorang perwira tak menjamin jalan Michelle menjadi Taruni berjalan mudah. Michelle mengaku bahwa ia berulang kali gagal saat daftar seleksi.

Baca juga: 6 Kali Gagal, Akhirnya Anak Petani Ini Dilantik Jokowi Jadi Perwira TNI

2.

Michelle yang pantang menyerah

Letda Michelle | papua.tribunnews.com

Setelah lulus SMA, Michelle mencoba mewujudkan cita-citanya dengan mendaftar sebagai Taruni. Perjuangan Michelle tak mudah. Ia selalu dihadapkan kegagalan dalam ujian seleksi. Faktor itu karena pembatasan pendaftaran untuk putra daerah dan juga posisi yang ada hanya untuk Taruna membuat Michelle selalu gagal.

“Maka dengan tekad yang bulat saya mencoba mendaftar menjadi Taruni melalui Lanal Biak namun Taruni pada saat itu terbatas dan dibatasi hanya bagi putra daerah maka saya mencoba di Makassar yang ternyata hanya untuk Taruna,” lanjut Michelle mengutip Tribunnews.com.

Tak juga menyerah, Michelle mencoba mengikuti tes online Taruni lewat Surabaya. Perjuangan Michelle akhirnya membuahkan hasil. Pada tahun 2014, Michelle lolos dan diterima sebagai Taruni Akademi angkatan kedua tahun 2014.

“Maka melalui tes online saya mengikuti tes menjadi Taruni melalui Panitia daerah (Panda) Surabaya dan mendaftar hingga mengikuti tahap tes di Malang. Dan akhirnya tanggal 1 Agustus 2014 diterima sebagai Taruni Akademi Angkatan Laut angkatan kedua Tahun 2014,” kata Michelle.

3.

Pesan Michelle untuk warga Papua

Letda Michelle | surabaya.tribunnews.com

Michelle ingin kisahnya bisa memotivasi warga Papua untuk tidak selalu minder dan berkecil hati dalam meraih cita-cita. Michelle mengatakan jika cita-cita bisa diraih dengan tekad yang kuat dan pantang menyerah. Menurut Michelle, manusia ditugaskan untuk berusaha, sisanya biar Tuhan yang menentukan.

“Maka anak muda Biak harus giat belajar, memiliki kemauan keras dan tekad yang kuat, setelah itu berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita yang diinginkan. Setelah itu pasrahkan kepada Tuhan karena Tuhan yang menentukan yang terbaik kepada kita,” ucap Michelle.

Michelle mengaku senang dan bangga dengan pencapaiannya saat ini. Baginya semua ini tak bisa diraih tanpa tekad dan kesungguhan.

“Saya sangat bangga menjadi perwira prajurit perempuan TNI AL dan tetap bekerja profesional menjalankan tugas di KRI Banda Aceh,” tutup Michelle.

Artikel Lainnya

Michelle berharap warga Papua untuk selalu memupuk rasa percaya diri dan selalu bekerja keras dalam mencapai cita-cita. Sebab tak ada yang sia-sia saat kita selalu berjuang dan pantang menyerah. Perjuangan Michelle menjadi salah satu bukti bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil.

Tags :