Ingin Diakui Sebagai Musisi Black Metal, Pria Ini Nekat Bakar 3 Gereja!

Padahal, ayahnya adalah seorang sheriff di daerahnya.
Padahal, ayahnya adalah seorang sheriff di daerahnya. | metalinjection.net

Kalau ujung-ujungnya dipenjara, buat apa?

Musik black metal memang kerap dianggap sebagai jenis musik yang identik dengan gagasan-gagasan satanis, anti-christ, dsb. Gagasan-gagasan tersebut biasanya tertuang dalam lirik-lirik lagu yang dibawakan oleh para musisinya.

Bahkan termanifestasi juga dalam skala nada augmented yang pada padanannya cenderung memancing amarah dan mendongkrak energi.

Selain itu, biasanya para musisi black metal akan membangun persona atau gimmick yang masih beririsan dengan semangat satanis meskipun tidak semua musisi black metal mempraktikkan hal tersebut.

Padahal, ayahnya adalah seorang sheriff di daerahnya.
Holden Matthews, musisi yang merasa pamornya sebagai musisi black metal akan meroket jika dia membakar gereja. | simpletruthtelevision.blogspot.com

Bicara soal musisi black metal, baru-baru ini berita yang menghebohkan datang dari wilayah Louisiana, Amerika Serikat. Dilansir dari Odditycentral.com (13/02/20), seorang remaja berusia 22 tahun bernama Holden Matthews harus berurusan dengan aparat karena dia telah membakar tiga gereja di sekitar St. Landry Parish, Louisiana.

Baca juga: Viral Penjelasan Ilmiah Wanita Bisa Hamil di Kolam Renang, Ini Kata Sarjana Sperma!

Saat diinterogasi, dirinya mengaku bahwa dia melakukan tindakan brutal itu dalam rangka mempromosikan dirinya sebagai musisi black metal. Matthews mengatakan bahwa dia mengadaptasi kasus pembakaran gereja yang pernah dilakukan oleh musisi black metal dari Norwegia pada tahun 1992.

Padahal, ayahnya adalah seorang sheriff di daerahnya.
Pada tahun 1992, kasus serupa pernah terjadi dan kasus itulah yang jadi inspirasi bagi Matthews. | www.lifeinnorway.net

Matthews melakukan tindakan kriminal ini sendirian. Dengan menggunakan bensin dan kain-kainan yang sudah diminyaki, dia membakar tiga gereja sekaligus dalam jangka waktu 10 hari.

Baca juga: Waduh! Driver Ojol Ini Dapat Order untuk Bukakan Pintu Toilet

“Holden Matthews mengambil keputusan secara sadar saat dia menghancurkan tiga gereja di lingkungannya sendiri,” ujar Bryan Vorndran, pihak FBI yang diserahi tugas untuk menangani kasus ini.

“Perbuatan amoralnya telah menyakiti perasaan para jemaat gereja dan seluruh penduduk St. Landry Parish," tambahnya.

Padahal, ayahnya adalah seorang sheriff di daerahnya.
Reruntuhan dari salah satu gereja yang dibakar Matthews di wilayah St. Landry Parish. | www.washingtonpost.com

Setiap kali dia baru membakar satu gereja, dia membagikan video dan foto-foto yang memperlihatkan aksinya via media sosial. Video yang dijadikan sebagai barang bukti itu pun turut dihiasi dengan lagu bernuansa black metal dan sampul album dari band yang menginspirasi perbuatannya.

Seperti halnya Varg Vikernes, band yang menginspirasinya itu, dia ingin menjadikan potret gereja yang sudah terbakar untuk sampul album baru untuk bandnya, Pagan Carnage.

Artikel Lainnya

Matthews, yang ayahnya kebetulan berprofesi sebagai sheriff setempat, ditangkap oleh departemen ayahnya sendiri dan mengaku bahwa dia hanya ingin meroketkan namanya sebagai musisi black metal.

Meski demikian, pengacaranya membelanya dengan mengatakan bahwa Mattthews memilih gereja sebagai sasaran tindakan brutalnya karena bangunan gereja terdiri dari material yang mudah terbakar.

Tags :