Gila! Demi Ritual Pengusiran Setan, Bocah Ini Dicambuk hingga Tewas

Bocah korban ritual pengusiran setan
Bocah korban ritual pengusiran setan | metro.co.uk

Bocah sembilan tahun jadi korban ritual pengusiran setan

Orang tua harusnya menjadi pelindung paling utama bagi seorang anak. Orang tua adalah orang yang seharusnya memberi kebahagiaan sekaligus kedamaian bagi seorang anak, bukan sebaliknya. Sulit sekali menerima jika terdengar kabar ada orang tua yang menyiksa anaknya bahkan hingga tewas. Apapun alasannya, seburuk apapun perbuatan anak tersebut, tidak ada orang apalagi orang tua yang berhak menghukumnya hingga tewas.

Tapi perbuatan semacam itu pasti pernah kita dengan di berita-berita kriminal. Belum lama ini, ada lagi seorang anak meninggal dunia setelah disiksa oleh orang tuanya dengan cara dicambuk. Menjadi lebih mengerikan lagi, anak itu dicambuk dalam prosesi atau ritual pengusiran setan yang dilakukan oleh orang tuanya.

1.

Dicambuk oleh orangtua

Bocah korban ritual pengusiran setan
Ibu korban yang ikut mencambuk sang anak | www.thesun.co.uk

Seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun menjadi korban dalam sebuah ritual pengusiran setan yang dilakukan sebuah sekte agama. Parahnya, orangtua bocah tersebut termasuk anggota sekte itu.

Dilansir oleh Metro, bocah malang tersebut dicambuk oleh sang ayah dan beberapa orang dewasa lainnya. Mereka menyumpal mulut bocah itu agar teriakannya tidak terdengar dan tidak dicurigai oleh orang luar.

Tak hanya sang ayah yang terlibat, ibu bocah itu pun disebut-sebut memegangi anaknya selama ia disiksa untuk ritual tersebut. Konon, mereka menyiksa bocah tersebut dengan tujuan mengusir setan.

2.

Pelaku ditahan kepolisian

Bocah korban ritual pengusiran setan
Orangtua dan anggota sekte ditahan polisi | dunia.tempo.co

Setelah bocah itu tewas, para anggota sekte pun berdoa untuk mayatnya selama dua hari dengan maksud untuk membangkitkannya. Upaya itu pun sia-sia hingga akhirnya anggota sekte memilih untuk mengubur jasad bocah itu di dekat sebuah danau di distrik Yugo Zapadny, Rusia.

Akibat tindakan yang sadis ini, kedua orangtua itu dan beberapa anggota sekte pun ditahan dengan dakwaan pembunuhan. Saat itu, ibu bocah tersebut sedang berada di Belarus dan ia diekstradisi karena kasus mengerikan ini.

3.

Tidak segan menyiksa sang anak

Bocah korban ritual pengusiran setan
Bocah korban sekte pengusiran setan | metro.co.uk

Sang pemimpin sekte, Zemfira Gainullina, juga ditahan oleh kepolisian. Sebelum dirinya ditahan, Gainullina sempat membuat unggahan di media sosial, “Sering kali kami dianiaya karena nama Yesus Kristus tetapi tidak ada yang bisa menyalahkan kami untuk apa pun karena tidak ada kejahatan di dalam diri kami. Tidak ada yang bisa melarang kami hidup seperti Tuhan Yesus Kristus menuntun kami,”.

Alexander Neveev, seorang ahli kutus agama di Rusia, mengatakan bahwa sekte ini meyakini bahwa dosa harus dikalahkan oleh anak-anak. Mereka pun tidak segan untuk menyiksa sang anak. Pasalnya, mereka tidak peduli jika anak yang mereka hukum itu terluka. Menurut mereka, siksaan di neraka akan lebih mengerikan dari yang mereka lakukan.

Artikel Lainnya

Orang tua menyiksa bahkan membunuh anak kandungnya sendiri, dengan alasan apapun, apalagi alasan yang berkaitan dengan dunia mistis, tentu tidak dapat dibenarkan. Seorang anak yang seharusnya masih panjang wakttunya untuk menikmati kehidupan, direnggut nyawanya demi ego dan halusinasi orang tuanya sendiri.

Tags :