Gara-gara Corona, Perawat Ini Tak Bisa Hadiri Pemakaman Ibunya!

Perawat menangis karena tak bisa lihat ibu meninggal | youtube.com

Perjuangan tim medis demi melawan virus corona patut diapresiasi

Virus corona masih terus menghantui dunia saat ini. Kalau dulu Indonesia hanya menjadi pengamat, sekarang sudah ditemukan beberapa kasus positif corona atau covid-19 di Indonesia. Nggak bisa lagi deh bercanda kalau virus corona minder melihat gaya hidup warga Indonesia yang serba bar-bar. Mulai dari makan bakso berformalin, gorengan plastik, dll.

Yang paling berjuang keras dalam hal ini tentu saja petugas medis. Mereka harus menghabiskan waktu di rumah sakit untuk merawat pasien, dengan potensi tertular virus corona. Bahkan, ada petugas yang sampai mengesampingkan kehidupan pribadi demi merawat pasien. Salah satunya dialami oleh seorang perawat wanita yang bekerja di salah satu rumah sakit di Wuhan ini.

Perawat bernama Wu Yaling ini bekerja di Fire God Mountain Hospital, salah satu rumah sakit yang dibangun secara kilat di Wuhan. Di sana, staf medis tidak diizinkan keluar dari rumah sakit sampai wabah itu mereda. Hal ini demi menghindari kemungkinan penularan virus terhadap masyarakat luar.

Akibatnya, perawat ini tak bisa datang melihat ibunya yang sedang sekarat. Dia hanya bisa memandang ibunya lewat layar ponsel saja. Bahkan, ketika sang ibu pada akhirnya meninggal, dia juga tidak diizinkan untuk ke rumah duka dan memberi penghormatan terakhir.

Baca Juga: Pura-Pura Terinfeksi Virus Corona, Perempuan Ini Batuk-Batuk untuk Takuti Perampok

Alhasil, suster ini hanya bisa memberi hormat via video call saja. Saat menghormat ke arah jenazah sang ibu, dia tidak kuasa menahan tangis. Dalam video yang beredar di media sosial, wanita ini menangis dan membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan kepada sang ibu.

Sementara itu, teman-teman sejawatnya mencoba memberi penghiburan dan menenangkan dirinya. Selain tak bisa memberi penghormatan yang layak untuk sang ibu, wanita ini juga tak bisa datang di acara pemakamannya. Video ini pun mendapatkan sejumlah tanggapan haru dari netizen. Mereka sedih melihat bagaimana pengorbanan para tim medis di tengah wabah corona.

restimustika15: Ya Allah kasian sekali semoga Virus Corona cepat slsai

kajian_ust_adi_hidayat: Mari kita berdoa agar kita terjaga dari virus Corona.

xxpanji: Masih ada yg tega jadiin becandaan ?

aasyahmii: Ya Allah nangis saya. semoga semua ini segera berakhir,,semoga semuanya sehat dan diangkat penyakitnya oleh Tuhan.....Wuhan Jiayou

yuriartanabil: Semoga bahunya di kuatkan hatinya dilapangkan, nilainya ditetapkan, mendapatkan penghiburan

Baca Juga: Bocor Surat Edaran PMI yang Sebut 65 Warga Jatim Terinfeksi Corona!

Ilustrasi pemakaman | unsplash.com
Artikel Lainnya

Sedih banget, ya? Seperti itulah perjuangan tim medis untuk menangani wabah corona. Karena itu, sudah sepantasnya juga kita menghargai mereka.

Tags :