Foto Borong Sembako Karena Corona ini Ditertawakan Netizen, Padahal Faktanya Berbeda 180 Derajat

Pria dituduh timbun sembako karena panic buying
Pria dituduh timbun sembako karena panic buying | twitter.com

Media sosial terkadang bisa kejam banget memfitnah orang

Wabah virus corona yang akhirnya menyerang Indonesia, menyebabkan terjadinya kepanikan massal. Masker dan hand sanitizer menjadi dua benda yang paling banyak diburu, sehingga menyebabkan kelangkaan. Belakangan, beredar juga informasi bahwa warga mulai memborong sembako dalam jumlah banyak sebagai bahan persediaan makanan di rumah.

Dengan begitu, mereka tidak perlu meninggalkan rumah sebelum wabah ini berakhir. Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial tersebut bisa dipercaya. Contohnya adalah informasi mengenai seorang pria yang memborong berdus-dus mie instan. Pria ini disebut mengalami panic buying sehingga memborong stok sembako.

Salah satu akun populer yang turut menyebarkan informasi ini adalah seorang dokter bernama Jiemi Ardian. Belakangan diketahui kalau ini adalah informasi yang salah. Pria tersebut memborong banyak mie instan bukan karena mengalami panic buying, tapi karena dia emang seorang pengusaha grosir yang kala itu sedang berbelanja.

Baca Juga: Sengaja Ludahi Gagang Pintu, Wanita dari Wuhan Ini Diduga Ingin Tularkan Virus Corona

Namun, ada orang yang memotret dirinya dan ditambahkan dengan narasi menyesatkan. Anak dari pria ini kemudian mengirimkan DM kepada dr. Jiemi mengenai kejadian yang sesungguhnya. Sang anak menjelaskan bahwa ayahnya emang sudah biasa berbelanja dalam jumlah banyak di Aeon Mall BSD City, dan bukan karena mengalami panic buying.

Salah satu yang turut mengunggah klarifikasi dari anak pria ini adalah akun Twitter @rehuellahangela. Dia meminta agar foto sang ayah yang beredar di media sosial dihapus dan klarifikasinya dimuat. Informasi salah ini cukup meresahkan dia dan keluarga. Setelah mendapatkan klarifikasi, dr Jiemi pun langsung menghapus informasi yang dia sebarkan dan meminta maaf.

Hai teman teman, tadi kan saya retweet foto bapak bapak dengan banyak kardus Mie Instan. Saya dengan cerobohnya menganggap itu histeria akibat corona, tapi ternyata itu bapak bapak yang sedang bekerja. Dengan ini saya minta maaf." tulis @jiemiardian.

Informasi salah yang menyebar viral ini pun mendapatkan beragam tanggapan dari netizen. Mereka mengingatkan agar sebaiknya di tengah-tengah wabah virus corona sekarang, harus lebih waspada bermain sosmed. Jangan sampai malah ikut menyebarkan berita yang belum pasti kebenarannya dan berakhir merugikan orang lain.

@paoppa: Dok, kayaknya kita butuh puasa sosmed, biar emosi bisa netral nanggepin setiap postingan

@lintang507: Buat pelajaran kita semua, informasi di sosmed ini sangat liar, siapapun bisa jadi korban informasi yg salah. Salut untuk yg berani berbesar hati untuk klarifikasi dan minta maaf. Yang tadi sudah terlanjur share, jangan lupa share info ini juga ya.

@Hastawisuda: Dulu saya pernah magang jadi kasir di salah satu swalayan. Udah lumrah orang beli kayak bapak2 tsb dan mereka udah tau hari apa aja diskon untuk barang tertentu. Dan gak Jarang Harganya dibawah pasaran. Belum lagi bisa pakai credit card, bisa buat putar uang.

@nurhlizah: Cuma mau ingetin tolong terapin "saring dulu baru sharing" ya siapapun. Karena dunia digital itu sangat berbahaya dampaknya kalo kita ga menggunakannya dengan baik. Kalo mau kasih berita tolong diresearch dulu. Sekian sekedar mengingatkan

Baca Juga: Takut Wabah Menular, Korea Utara Eksekusi Penderita Corona

Artikel Lainnya

Karena itu, kamu juga harus berhati-hati dan mengecek kembali informasi yang beredar di media sosial, terutama soal virus corona ini. Jangan sampai kamu malah jadi agen penyebar informasi hoax, ya.

Tags :