Biadab! Di Tengah Wabah Corona, Oknum RS ini Curi Masker Buat Dijual Lagi!

Ilustrasi
Ilustrasi | google.com

Sungguh biadab!

“Mencari kesempatan di dalam kesempitan”, mungkin itulah peribahasa yang paling tepat untuk empat pelaku pencurian masker di salah satu Rumah Sakit di Jawa Barat ini. Bagaimana tidak, ketika masyarakat sedang sangat kesulitan untuk mencari barang langka tersebut, mereka malah mencurinya dan menjualnya untuk mendapat keuntungan.

Sebagaimana dikutip dari Kompas.com (27/03/2020) empat oknum Rumah Sakit di Cianjur tega mencuri 360 boks masker dari gudang Rumah Sakit. Peritiwa ini tepatnya terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Keempat pelaku tersebut adalah pegawai Rumah Sakit yang berinisial IS, RN, YH dan CR.

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga sudah mengamankan beberapa barang bukti seperti sepeda motor, empat boks masker, beberapa dus jarum suntik, dua genggam telepon seluler, kartu ATM serta beberapa lembar uang tunai pecahan Rp. 100.000.

Ilustrasi
pelaku pencurian masker diamankan polisi | ayobandung.com

Diantara empat pelaku itu, salah satunya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany menegaskan hal itu.

IS merupakan PNS dan pejabat struktural, sedangkan YN dan YH tenaga honorer. RN bawahan langsung IS, sedangkan YH sopir ambulans, tegasnya.

Ketika melakukan pencurian tersebut, mereka beraksi dengan sangat lancar karena salah satu dari pelaku memiliki kunci gudang penyimpanan masker dan alat kesehatan lainnya tersebut. Mereka juga mematikan CCTV terlebih dahulu ketika menjalankan aksinya.

Terlebih, setiap menjalankan aksinya, mereka mematikan dahulu CCTV yang terpasang di sekitar lokasi atau tempat penyimpanan masker itu, jelas Niki

Mereka mencuri 360 boks masker yang tersimpan dalam 9 dus itu tidak secara bersamaan melainkan bertahap.

Pertama mereka ambil dua dus, berikutnya dua dus, lalu tiga dus dan sisanya diambil di aksi terakhir mereka yang keempat kalinya itu, tambah Niki

Baca Juga : Tiba-Tiba Habis Saat Corona Masuk Indonesia, Penimbun Masker Terancam 5 Tahun Penjara!

Motif para tersangka mencuri masker itu tidak lain karena ingin mengeruk keuntungan yang besar di tengah meningkatnya pasien corona di Indonesia. Setelah mencuri masker, dalam proses pemasarannya mereka melibatkan sales obat dan alkes, inisal CR. Biasanya masker dijual di daerah Bogor dan sekitarnya. Selain itu mereka juga melayani pembeli yang meminta COD.

Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk menguak kemungkinan masih ada pihak lain yang terlibat dalam kejahatan ini, ujar Niki

Pencurian 9 dus masker ini diduga telah terjadi sejak Februari 2020 lalu. Keterlibatan orang dalam dapat diketahui dengan mudah oleh polisi sebab di TKP tidak ditemukan kerusakan pada pintu maupun jendela.

Baca Juga : Wabah Corona, Wali Kota Risma Akui Timbun Masker Sejak Januari. Alasannya Demi Warga!

Artikel Lainnya

Akibat perbuatannya ini, para tersangka dijerat Pasal 363 dan 480 KUHP dengan hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Tags :